Ciri-ciri Burung cucakrowo dan perbedaan burung cucakrowo jantan dan betina

BURUNG CUCAKROWO(PYCNONOTUS ZEYLANICUS)

BURUNG CUCAKROWO

PETERNAKAN- Burung cucakrowo dengan nama ilmiah Pycnonotus zeylanicus merupakan salah satu dari anggota suku merbah atau disebut juga dengan cucak-cucakan dari familia Pycnonotidae yang juga suku burung pengicau dari Asia dan Afrika, dalam bahasa inggris burung cucak rowo dikenal sebagai Bulbuls. Burung cucakrowo kebanyakan mempunyai suara yang merdu dan kicauannya yang beraneka ragam, burung cucakrowo biasanya lebih sering berkicau pada pagi dan petang hari.
Tubuh berukuran sedang, burung-burung ini pada umumnya bertubuh agak ramping, leher pendek, dan ekor nya panjang.
Sebagian spesies dari burung ini mempunyai warna-warni yang cerah:  merah, jingga, kuning, pada perut, dada atau seluruh tubuhnya. Namun, kebanyakan burung ini berwarna keabu-abuan, suram coklat zaitun atau kekuningan, dengan warna kuning, merah atau jingga di pantatnya. Baik pada Jantan maupun betina berwarna serupa.
Namun ada beberapa dengan memiliki warna hitam di kepala, jambul yg bisa digerak-gerakkan atau janggut putih.
Suku Merbah terutama yaitu burung pemakan buah-buahan dan pemakan serangga yang berukuran kecil. Disamping itu burung jenis ini juga sering berkelompok atau didapati berpasangan, burung-burung ini juga terkadang didapati bercampur dengan jenis yang lain.
Burung dari suku Merbah membuat sarang di atas pohon, berbentuk cawan dari rumputan, tangkai-tangkai daun atau serpihan daun, yang di campur dengan serat-serat lain. Burung jenis ini juga bertelur 2-3 butir.
Dari sebuah sumber menyebutkan bahwa Burung ini dimasukkan oleh IUCN kedalam hewan yang dilindungi karena populasinya dialam bebas yang terus menurun disebabkan oleh perburuan liar.
Burung cucakrowo memiliki ukuran sedang dengan panjang totalnya bisa mencapai 28centimeter. Terkait dengan ukuran, burung cucakrowo jantan mempunyai ukuran tubuh agak lebih besar dibanding yang betina.
Burung cucakrowo memiliki mata yang berukuran kecil dengan iris yg berwarna kemerah-merahan dengan paruhnya yang berbentuk lancip berwarna hitam.

Burung jenis ini mempunyai tingkatan suara yang biasa dikelompokkan oleh para penggemar burung hias dan hal tersebut biasanya berpengaruh pada saat individu burung yg bersangkutan diikutkan dalam sebuah perlombaan. Berikut ini beberapa tingkatan individu burung cucakrowo.

a. Engkel. Sebutan ini diberikan pada burung cucak rowo yang mempunyai kwalitas suara satu tingkat lebih tinggi dari pada burung cucak rowo gedongan. akantetapi, suara yang dihasilkan tidak senyaring jika dibandingkan suara burung lain.

b. Gedongan. Untuk sebutan ini diberikan pada burung cucak rowo yang memiliki suara kicauan hampir mirip seperti kicauan burung lain dan pada umumnya jenis gedongan ini mempunyai jenis kelamin betina yg kurang terlatih dan juga kurang terawat.

c. Engkel panjang. Sedangkan sebutan yang satu ini diberikan kepada cucak rowo jantan yang pandai berkicau, akantetapi suara kicauan yg dihasilkannya masih terdengar tanpa irama yang begitu jelas. Untuk jenis yang satu ini, pada umumnya kicauan yang dihasilkan akan semakin bagus jika perawatan lebih baik dan pelatihan dilakukan lebih sering.


CARA MEMBEDAKAN BURUNG CUCAKROWO JANTAN DAN BETINA


Ciri fisik
Cucakrowo Jantan: Kepala agak bulat, dengan bulu berwarna lebih tua, terlihat ada semacam belahan bulu; Bulu pada rahang lebih putih dan terlihat bersih cerah; Pada bulu punggung dan bulu sayap lebih abu-abu, terlihat garis-garis hitam putih lebih jelas; Ekor panjang dan menyatu; paruh terlihat lebih kokoh kuat; kemudian garis hitam di bawah mata terlihat lebih jelas.
Cucakrowo Betina: Kepala sedikit lebih datar, bulu berwarna lebih ringan, tidak ada belahan bulu seperti pada yang jantan; Bulu pada rahang lebih kotor, terlihat putih keabu-abuan; Garis hitam putih tidak begitu jelas; Ekor agak lebih pendek dan agak mengembang.

Perbedaan Tingkah Laku dan Gerakan
Bila dilihat dari tingkah laku dan gerakannya, burung ini bisa diketahui sekaligus membedakan antara yang jantan dan betina. Terutama bila cucakrawa telah jinak dan gerakannya sudah menunjukkan kebebasan tanpa ada rasa takut.
Cucakrowo Jantan: Gerakannya lebih agresif, seakan-akan terlihat berani; sering melompat, jika melihat lawan jenisnya seakan-akan merayu; gerakan kaki dan tubuh seakan-akan mau mengangkat ke atas dan ekornya mengarah ke bawah;
Cucakrowo Betina: Gerakan sedikit lebih lamban dan tampak halus; jika melihat lawan jenisnya betina akan menggerak-gerakkan sayap yg sedikit dikembangkan. kemudian paruh terbuka dan lidahnya digerak-gerakkan seperti anak burung yang minta disuapi induknya; Yang betina sambil mendekat menyuarakan kicauan yang lembut, kepala sering merendah ke depan serta merendah sejajar dengan punggungnya.

Perbedaan jenis kelamin burung cucakrowo dari suaranya
Bila dilihat dari kicauan atau suaranya, burung cucakrawa bisa dibedakan jenis kelaminnya.
Cucakrowo Jantan: Lebih sering mengeluarkan nada panggil tinggi, melengking dan keras; Banyak variasi irama yang sering diperdengarkan, Yang jantan jika berkicau berpasangan atau bersama akan memimpin irama nya.
Cucakrowo Betina: Suara terdengar besar, Variasi kicauan lebih monoton dan seakan-akan hanya mengikuti saja; Perbandingan ini akan terlihat jelas lagi jika dua burung, yang jantan dan betina, sedang bernyanyi bersaut sautan saling didekatkan. Akantetapi ada betina yang bisa bersuara doble atau ropel, sehingga dalam hal ini sulit untuk menentukan antara jantan dan betina.

Belum ada Komentar untuk "Ciri-ciri Burung cucakrowo dan perbedaan burung cucakrowo jantan dan betina"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel