Cara pengemasan daging ayam dan metode pemotongan ayam yang benar

PETERNAKAN AYAM
PETERNAKAN AYAM


Pengemasan Daging Ayam (Karkas)
        Pengemasan daging ayam (karkas) untuk di jual dalam kota, antarkota, maupun antar pulau sebenarnya tidak ada bedanya. setelah didinginkan, daging ayam (karkas) di masukkan ke dalam kantung plastik berukuran sesuai dengan besar ayam yang di potong. Setelah itu, ujung katung plastik di ikat, jika penirisan darah cukup baik maka tidak akan tanpak lagi tetesan darah di dalam kantong plastik, jika masih akan di simpan untuk waktu yang cukup lama, karkas yang sudah di bungkus kantong ini di masukkan ke dalam lemari pendingin bersuhu -25 - 50° F (-31,67 - 10° C).

Metode Pemotongan Ayam
        Penampilan ayam yang baru dipotong kandang terlihat
kurang segar dan tidak menarik. Apakah ada metode
pemotongan ayam yang baik agar penampilan ayam
setelah di potong tetap segar dan menarik ??

        Perlu di ingat bahwa ayam yang sehat, tidak lemas, atau tidak lelah akan menghasilkan karkas yang baik. Beberapa hal berikut perlu di perhatikan dalam pemotongan ayam :
  1. Ayam yang akan dipotong di gantung pada kakinya
  2. Pada beberapa rumah potong ayam (RPA), di lakukan penyentruman dengan kejutan listrik voltage rendah (55 - 60 Volt) pada ayam - ayam yang akan di potong. Tujuannya adalah supaya daging ayam lebih kendor sehingga pencabutan bulu lebih rendah
  3. Setelah leher aya di potong, penirisan darah harus sempurna agar di peroleh daging ayam (karkas) berkualitas prima. Jika pengeluaran darah tidak baik maka
    • kualitas simpan daging ayam (karkas) menjadi buruk
    • cepat muncul aroma yang tidak enak dan
    • penampilan daging ayam (karkas) sangat buruk

    Tanda - tanda pengeluaran darah yang buruk antara lain yaitu:
    Tampak bintik - bintik darah dari pembuluh darah kapiler pada dada, punggung, sayap, dan paha serta kadang - kadang penampilan daging ayam (karkas) menjadi kemerah - merahan, kemudian akan berlanjut menjadi berwarna gelap.
Memasarkan Ayam Pedaging

        Berdasarkan teori, salah satu syarat yang harus di penuhi dalam mendirikan sebuah peternakan adalah lokasi yang di pilih dapat berhubungan dengan jalan umum dan jarak antara lokasi dengan jalan umum tidak terlalu jauh. Akan tetapi, jika peternakannya sudah berdiri, saran yang dapat di berikan untuk masalah di atas sebagai berikut ini:
  1. Usahakan tempat itu di pindahkan ke tempat yang ideal, yaitu lokasi yang memenuhi persyaratan mendirikan peternakan. Dengan demikian, di harapkan biaya pengangkutan sarana produksi dan pemasaran hasil (produk) relatif lebih murah.
  2. Jika saran pada butir a belum dapat di jalankan maka peternak ayam haruslah mempelajari cara memproses ayam broiler hidup menjadi karkas. Dengan cara ini maka volume barang yang akan di angkut menjadi lebih kecil dan murah.
Pengemasan Ayam Pedaging Hidup
        Bagaimana bentuk dan cara pengemasan ayam pedaging
hidup untuk dalam kota, antar kota, maupun 
antar pulau?? Bagaimana cara perawatan ayam selama 
dalam perjalanan??

        Untuk menjawab pertanyaan di atas, perlu di jelaskan lebih dahulu bahwa pengemasan ayam pedaging hidup yang di maksud tentunya adalah pengemasan ayam pedaging yang sudah siap potong di angkut menuju tempat pemotongan ayam (procesing plant). Perlu di tegaskan bahwa petunjuk yang di berikan di sini hanyalah pengemasan untuk waktu tempuh perjalanan sekitar ± 1 - 2 jam, tidak tergantung ke dalam kota, luar kota, maupun antar pulau.
        Ayam pedaging hidup yang siap di potong tentunya mempunyai bobot paling tidak 1,5 kg/ekor. Pada masa pemeliharaannya, biasanya untuk setiap 1 m² ruangan dapat di tempatkan 10 - 12 ekor ayam pedaging. Berdasarkan angka - angka itu, sudah dapat di perhitungkan luas dan tingginya keranjang yang kita gunakan sebagai wadah angkutnya. oleh sebab itu kita perlu memperhatikan hal - hal seperti berikut:
  1. Jumlah ayam yang akan di masukkan ke dalam satu keranjang yang tersedia di batasi oleh :
    • Besar / berat ayam per ekor yang akan di angkut,
    • luas keranjang pengangkut (terbuat dari plastik, bambu, atau kayu) yang juga di batasi oleh panjang dan lebar dari bak mobil pengangkut serta 
    • ruang ventilasi keranjang yang akan di gunakan, terutama jika keranjang di tumpuk beberapa tingkat
  2. Saat pengangkutan, hendaknya di pilih cuaca yang sejuk sehingga nyaman bagi ayam sejak berangkat sampai di tujuan.
  3. Setelah tiba di tujuan, ayam di beri istirahat yang cukup, di beri makan dan minum sebelum di potong agar kehilangan berat badan selama penangkapan dan perjalanan dapat di kembalikan seperti semula.
        Perlu di ingat bahwa ayam - ayam tipe berat, seperti ayam pedaging, sangat peka terhadap kekurangan oksigen dan suhu udara sekeliling yang tinggi. Pengisian keranjang yang telalu penuh sesak haruslah dihindari untuk memperkecil resiko kematian selama di perjalanan.

Kriteria Daging Ayam yang Baik
       Sejauh ini mengkonsumsi daging ayam dalam jumlah yang banyak belum pernah di laporkan ada yang menurunkan kesehatan konsumennya. Daging ayam mengandung protein hewani sehingga sangat baik untuk menunjang kesehatan dan pertumbuhan badan.
       Untuk membeli daging ayam segar, beberapa hal yang perlu di perhatikan antara lain yaitu :
  1. Warna daging (asli, tidak di olesi dengan pewarna), tidak terlihat perubahan warna daging, misalnya menjadi warna kebiru - biruan yg mencirikan mulainya pembusukan dan
  2. bau yang masih normal dan konsistensinya masih baik, yaitu bagian daging yang di tekan masih dapat dan cepat kembali pada posisi semula
Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Daging dan Telur Ayam
       Sesungguhnya, kualitas produk daging ayam dan telur hanya dapat di pertahankan untuk jangka waktu yang relatif sedikit lebih lama melalui pengendalian kesehatan ternak ayam serta penyimpanannya yang baik, Selain itu, juga di usahakan agar komoditas tersebut cepat sampai di tangan konsumen.
       Peningkatan kualitas produk banyak di batasi oleh harga jual, daya beli, serta tingkat apresiasi masyarakat  terhadap komoditas tersebut. Tidak ada gunanya kualitas produk daging ayam dan telur ayam di tingkatkan jika harganya terlalu mahal sehingga tidak terjangkau daya beli masyarakat atau jika tingkat apresiasi masyarakat terhadap komoditas tersebut belum begitu tinggi karena tingkat pendidikan yang masih rendah. Lain hal nya jika perternak ayam itu sudah mempunyai pemasaran lain yang berhubungan dengan perdagangan bebas yang akan datang. Dengan kata lain, upaya peningkatan kuantitas produk daging ayam dan telur ayam haruslah di ikuti usaha perluasan pemasarannya.

Belum ada Komentar untuk "Cara pengemasan daging ayam dan metode pemotongan ayam yang benar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel