Habitat hidup burung Maleo

BURUNG MALEO

BURUNG MALEO

PETERNAKAN- Burung maleo atau sering juga disebut dengan nama maleo senkawor merupakan burung endemik, burung maleo hanya hidup secara alami di suatu kawasan lebih tepatnya di Pulau Sulawesi, dengan nama ilmiahnya yaitu Macrocephalon maleon.
Burung maleo endemik di hutan tropis pada wilayah dataran rendah pulau Sulawesi seperti di daerah Gorontalo (Pohuwato dan Bone Bolango) dan di pulau Sulawesi Tengah (Banggai dan Sigi). Pada saat ini, ladang peneluran burung maleo hanya ditemukan di wilayah yang memiliki geologi yg berhubungan dengan lempeng pasifik / Australasia. Burung maleo memiliki ciri yaitu tonjolan besar di atas kepalanya yang berfungsi sebagai alat untuk mendeteksi panas guna untuk menetaskan telur-telurnya.
Burung Maleo bersarang di daerah yang berpasir terbuka atau di daerah sekitar pantai gunung berapi ataupun pada daerah yang hangat dari panas bumi untuk menetaskan telur-telurnya. Besar telur burung maleo kira-kira 5 sampai 8 kali lebih besar dari pada telur ayam kampung.
Disebutkan pada saat ini populasi burung maleo di pulau Sulawesi diperkirakan lebih kurang sekitar 4000 sampai 7000 ekor saja. Burung Maleo di pulau Sulawesi telah terjadi penurunan populasi sekitar 90 % sejak tahun 1950-an.
Jenis burung ini tergolong burung yg hidup tidak berkelompok. Burung maleo cara hidupnya sangat unik, ke mana-mana burung maleo selalu berdua dengan pasangannya. Disamping itu Burung Maleo hidup secara monogami. Burung maleo pada saat ini terancam punah akibat perburuan manusia untuk mendapatkan daging dan telurnya, maka dari itu saat ini burung maleo menjadi hewan yang dilindungi di indonesia.
Sedangkan yang menjadi makanan burung maleo yaitu aneka biji-bijian atau buah-buahan, kumbang, semut serta berbagai jenis hewan kecil lainnya.

Karakteristik Morfologis Burung Maleo
Ukuran besar 55 hingga 60 centimeter, warna badan didominasi warna hitam dan di bagian perut putih kemerahan, dengan panjang ekornya sedang sampai panjang. Pada bagian muka kuning gundul dan tungkai abu-abu. sedangkan Mahkota abu-abu atau kekuningan tua tidak bertanduk.

Habitat Hidup Burung Maleo
Burung Maleo banyak dijumpai sepanjang sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara dengan sedikit daerah bersarang di Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.

Perilaku Burung Maleo
Populasi hewan endemik Asli Indonesia ini hanya bisa dijumpai di hutan tropis pada dataran rendah pulau Sulawesi. Burung Maleo pada umumnya bersarang di daerah berpasir terbuka atau di daerah sekitaran pantai gunung berapi ataupun pada daerah yang bersuhu hangat untuk menetaskan telur-telurnya. Telur burung maleo berukuran besar dapat mencapai 5 x lebih besar dari telur ayam biasa. Setelah telur burung maleo menetas, anak Burung Maleo akan menggali jalan keluar dari dalam tanah yang kemudian akan bersembunyi ke dalam hutan untuk menghindari pemangsa. Biasanya Anak Burung Maleo sudah bisa terbang dan mencari makan sendiri. Yang menjadi hewan pemangsa anak burung maleo atau telur burung maleo seperti, seperti ular, kucing, kadal, babi hutan, burung elang dan anjing.

Reproduksi
Burung Maleo Berkembang biak dengan bertelur secara komunal di suatu area peneluran, Telur akan menetas tanpa bantuan induknya atau tanpa pengeraman. Pada umumnya sarang burung maleo terletak di dekat sumber mata air panas geothermal atau di area pantai. Pasangan Burung Maleo bersama-sama mendekati lokasi tempat bertelur, pada awal paginya burung maleo membuat lubang telur percobaan sebelum bersungguh-sungguh membuat lubang tempat bertelur asli. 

Diolah dari berbagai sumber

Belum ada Komentar untuk "Habitat hidup burung Maleo"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel