jenis-jenis kandang ayam yang baik dan perawatan kandang ayam

JENIS KANDANG AYAM

Kontruksi dan kapasitas kandang DOC

        Kontruksi kandang untuk DOC (anak ayam) sebetulnya sama dengan kandang untuk ayam dewasa. Akan tetapi, harus diingat bahwa DOC memerlukan sumber pemanas dan kehangatan untuk mengganti induknya, terutama pada saat bulunya belum tumbuh. Sisi luar kandang DOC sebaiknya diberi penutup atau tirai penahan diingin dari hembusan angin maupun hujan. Selain itu, kandang DOC juga diberi lampu atau sumber pemanas lainnya untuk menghangatkan tubuh anak ayam. Bila kandang memakai lantai litter, setelah kandang dibersihkan dan disemprot dengan desinfektan, dibuatkan lingkaran pembatas yang terbuat dari seng berdiameter 3 M dan tinggi 40 CM untuk setiap 500 ekor ayam. Pada lantai, ditaburkan litter dari kulit gabah atau serutan kayu setebal 6-9 CM. Lantai dari kawat, sebelum ditabur litter, harus diberi kertas koran sebagai penahan agar litter tidak jatuh.

        Letak kandang memanjang dari barat ketimur agar ayam tidak terkena panas matahari yang berlebih. dengan demikian, kandungan amoniak di kandang tidak tinggi sehingga udara segar dapat membuat pertumbuhan ayam menjadi baik.
kandang ayam

        Kandang secara khusus yang hanya dipergunakan untuk DOC atau masa brooding saja jarang dibuat. Biasanya, kandang tersebut juga dipergunakan untuk membesarkan anak ayam sampai siap bertelur. Setelah itu, ayam dipindahkan kekandang baterai agar telur yang dihasilkan bersih dari kotoran ayam.

Kandang untuk DOC Ayam Petelur Hingga Dewasa

        Keperluan kandang untuk ayam ras petelur sebetulnya tergantung pada rencana kita. Kalau akan memelihara ayam dari DOC (anak ayam umur sehari) sampai dengan dewasa dalam satu kandang maka kita hanya perlu memperhitungkan keperluan ruang (space) dari setiap umur ayam. Untuk ayam ras petelur dengan telur cokelat yang dipelihara di lantai litter dapat digunakan patokan sebagai berikut.
  • DOC sampai dengan umur 5 minggu : 12,7 ekor/m²
  • DOC umur 6 sampai 16 minggu : 7-8 ekor/m²
  • umur 17 minggu sampai dengan bertelur : ± 5,5 ekor/m²
Bila pemeliharaannya di kandang dengan lantai baterai (cage), patokannya sebagai berikut:
  • DOC sampai dengan umur 6 minggu : 55,25 ekor/m²
  • DOC umur 7 sampai dengan 16 minggu : 28,17 ekor/m²
  • Umur 17 minggu sampai dengan bertelur : 22,12 ekor/m²
        Peternak biasanya memelihara DOC hingga anak ayam umur 16 minggu di kandang litter. Bila telah berumur 17 minggu atau 1 minggu sebelum bertelur, ayam dipindahkan ke kandang baterai (baterai ditempatkan dalam kandang juga).
        Penggunaan kandang baterai memiliki lebih banyak keuntungan diantaranya:
  1. telur lebih bersih
  2. tempat lebih hemat sebab per m² luasan kandang dapat menampung ayam lebih banyak,
  3. produksi setiap individu mudah diketahui, dan
  4. kanibalisme atau saling patuk antar ayam maupun ayam mematuk telur
Kandang Untuk Ayam Kampung
        Kontruksi kandang untuk pemeliharan ayam kampung secara intensif sebenarnya sama dengan kandang ayam ras. Ayam kampung dapat dipelihara dalam kandang litter maupun kandang baterai. Prinsip dalam pembuatan kandang adalah membuat ayam merasa nyaman berada di kandangnya. Dalam keadaan nyaman, ayam dapat berkembang dengan baik sehingga beratnya bertambah dan produksi telurnya juga lebih baik.

Kandang Untuk Ayam Pedaging
        Ayam pedaging bisa dipelihara dalam kandang litter, baterai, maupun slat. Kandang litter biayanya lebih murah, tetapi ayam cenderung lebih mudah terserang penyakit pernafasan. selain itu, kapasitas kandang atau jumlah ayam per m² luasan kandang lebih banyak.

Bahan Untuk Alas Litter Kandang Ayam
        Untuk alas litter, dapat digunakan bahan-bahan berpotensi untuk menyerap air. Pemilihan bahan litter tergantung pada ketersediaan bahan di dekat lokasi peternakan maupun harganya. Bahan-bahan tersebut sebaiknya juga tidak menyebabkan timbulnya debu dan tidak beracun. Bahan-bahan yang berpotensi sebagai bahan litter yaitu serbuk gergaji (tahi gergaji), serutan kayu, sekam padi, kulit kacang, dan tongkol jagung. Bahan-bahan litter yang sering dipergunakan di peternakan besar ayam ras maupun buras yaitu kulit padi dan serutan kayu. Hal ini disebabkan ketersediaan bahan tersebut cukup banyak dan harganya cukup murah.

Bambu dan Kawat Sebagai Bahan Kandang Ayam
        Kandang baterai dapat dibuat dari bambu maupun kawat. Masing-masing bahan tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan. 
Adapun kelebihan kandang baterai dari bahan bambu sebagai berikut ini :
  1. Kandang dapat dibuat sendiri oleh peternak
  2. Bila di daerah tersebut cukup banyak bambu dan sangat murah harganya, peternak ayam dapat menghemat biaya pembuatannya
Kekurangan bahan bambu antara lain sebagai berikut :
  1. lebih cepat lapuk sehingga tidak dapat bertahan lama
  2. biasanya, bilah-bilah bambu dibuat agak besar sehingga kotoran ayam lebih banyak menempel pada lantai beterai, Akibatnya, telur yang dihasilkan akan lebih kotor
Kandang baterai dari kawat mempunyai kelebihan yaitu sebagai berikut:
  1. lebih rapi dan bisa dipakai lebih lama
  2. lebih mudah dalam merawat dan membersihkannya, dan 
  3. telur yang dihasilkan lebih bersih
Kekurangan kandang baterai dari kawat antara lain :
  1. harganya relatif lebih mahal dan
  2. tidak dapat dibuat sendiri, tetapi harus membelinya.
        Pemilihan bahan yang akan dipakai untuk kandang baterai tergantung dari ketersediaan bahan yang dimiliki oleh peternak. kalau peternak memiliki pohon bambu sendiri dan memiliki waktu untuk membuat kandang ayam tersebut, tentunya bahan bambu lebih menguntungkan. Umumnya, peternak besar lebih mementingkan efisiensi dan kepraktisan sehingga mereka memilih kandang baterai dari kawat.

Kandang Ayam Perlu Dibersihkan
        Kandang ayam dapat dibersihkan dengan air. Namun, untuk membersihkannya kandang harus ditunggu sampai kosong. Ini berkaitan dengan siklus peremajaan ayam yang telah direncanakan. Untuk ayam potong, bisa setiap 5-6 minggu sekali kandang dibersihkan dengan air, sedangkan untuk ayam petelur, 75-80 minggu sekali. Membersihkan kandang ayam dari laba-laba yang sering bersarang di kawat kandang bisa setiap minggu sekali dengan menggunakan sikat kawat bergagang panjang. Pembersihan kandang ayam dengan desinfektan dilakukan sesudah kandang ayam dibersihkan dengan air.
        Sesudah kandang ayam dibersihkan dengan menggunakan air dan desinfektan, kerangka kandang baterai perlu dicat ulang supaya tidak cepat karatan. Untuk kandang ayam petelur, pengecatan dilakukan sekali setiap siklus peremajaan. Adapun untuk kandang baterai ayam potong yang kerangkanya dari besi, pengecatan ulang bisa dilakukan lebihkurang 10 siklus peremajaan.

Belum ada Komentar untuk "jenis-jenis kandang ayam yang baik dan perawatan kandang ayam"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel