pengertian ayam kampung dan asal usul ayam cemani

A. MENGENAL BEBERAPA JENIS AYAM KAMPUNG
peternakan ayam kampung


        Pengertian Ayam Kampung

        PETERNAKAN- Ayam kampung adalah ayam indonesia asli yang banyak hidup berkeliaran di kampung. Ayam ini di sebut ayam lokal dan akhir - akhir ini sering di sebut ayam buras atau ayam bukan ras. Dikalangan pedagang ayam, sering di sebut ayam sayur sebab sangat laku di jual sebagai ayam potong. Daging ayam kampung lebih di sukai karena lebih gurih dan lebih lezat.
        Asal usul ayam kampung ini belum di ketahui dengan pasti. Menurut dugaan ayam kampung ini berasal dari turunan ayam hutan merah atau gallus gallus bankiva (red jungle Fowl) yang banyak hidup di sekitar hutan sumatra barat, malaysia, filipina, sumatra selatan, dan pulau jawa. Ayam kampung yang banyak hidup di pedesaan ini mempunyai morfologo yang beraneka ragam dan sulit untuk di golongkan. Hal ini karena bentuk dan warna bulunya sangat bervariasi, bentuk badan dan pialnya juga bervariasi. Ayam kampung ini tidak mempunyai tanda khusus sehingga dapat di kelompokkan ke dalam golongan tertentu. Ayam ini termasuk yang sudah jinak dan kebanyakan di pelihara masyarakat sebagai kegiatan sambilan dan biasa di lepas di pekarangan untuk mencari makan sendiri.

       Jenis - Jenis Ayam Kampung
       Jenis ayam kampung ini sebetulnya cukup banyak dan biasanya pemberian nama di sesuaikan dengan asal daerah ayam. Namun demikian, ada juga pemberian nama berdasarkan besar, bentuk, suara, dan warna bulunya. Adapun contoh beberapa ayam kampung adalah sebagai berikut ini :
  1. Ayam Pelung
  2. Ayam pelung adalah ayam lokal yang berasal dari daerah Cianjur, Jawa Barat, Keistimewaan, selain bentuk tubuhnya tinggi besar juga punya kokok suara yang sangat enak di dengar, yaitu volume besar, mengalun panjang, dan berirama merdu menggema. Jika sedang berkokok, maka lehernya yang panjang akan terlihat melung (melengkung) ke bawah dan kadang - kadang sampai menyentuh tanah sehingga ayam cianjur itu dikenal sebagai aya pelung.
  3. Ayam Kedu
  4. Ayam kedu adalah ayam lokal yang banyak sekali terdapat di desa kedu Kabupaten Kedu. Warnanya sangat bervariasi dari putih, blorok, wido, abu - abu, hitam, sampai warna merah. Umumnya ayam kedu ini hampir sama dengan ayam kampung lainnya kecuali yang berwarna hitam mulus atau sering juga di sebut kedu cemani. Ayam kedu cemani memiliki keistimewaan, yaitu seluruh anggota badannya berbulu hitam mengkilap dan jenis ayam ini sangat tahan terhadap serangan penyakit. Karena ayam kedu cemani masih tergolong ayam langka dan banyak penggemarnya, maka nya harga ayam ini sangat mahal
  5. Ayam Nunukan
  6. Disebut ayam nunukan karena ayam ini pernah di kembangkan di pulau Nunukan walaupun bukan ayam lokal daerah Nunukan. di duga ayam ini berasal dari cina daratan sehingga sering di sebut ayam cina. di kalangan masyarakat cina, ayam nunukan sangat di perlukan untuk perlengkapan upacara keagamaan. Menurut mereka, ayam nunukan tidak dapat di gantikan dengan ayam kampung lainnya karena punya warna spesifik yaitu warna merah cerah.warna itu melambangkan keselamatan dan kesuksesan. Populasi ayam nunukan masih terbatas karena belum banyak peternak yang tertarik untuk mengembangkan secara serius.
  7. Ayam Ciparage
  8. Ayam ciparage merupakan ayam lokal yang berasal dari ciparage, Karawang, Jawa Barat sehingga biasa di sebut juga ayam karawang. Ayam ciparage ini terkenal sebagai ayam aduan. Konon kabarnya, nenek moyang ayam karawang yang berwarna jalak dan jali emas itu semula hewan piaraan Adipati Karawang yang bernama Singaperbangsa yang memerintah pada zaman sultan agung. kedua ayam piaraan itu lepas dan berkeliaraan di kampung - kampung dan kawin dengan ayam kampung biasa sehingga menghasilkan ayam ciparage seperti yang terdapat di karawang saat ini.
  9. Ayam Gaok
  10. Ayam gaok termasuk ayam kampung yang banyak hidup di pulau madura, jawa timur. Ayam ini memiliki suara merdu dan bentuk tubuh yang besar, mirip ayam pelung yang banyak hidup di cianjur. Ayam gaok jantan dewasa rata - rata mempunyai bobot badan 2,5 - 3 kg sedangkan yang betina mempunyai berat 2 - 2,5 kg. Ayam gaok jantan kebanyakan mempunyai warna wido (hijau), tetapi ada pula yang berwarna lain. ayam jenis ini belum banyak dikenal di masyarakat karena populasinya sangat terbatas dan belum ada yang mengembangkan secara intensif.
B. MENGAIS ASAL - USUL AYAM CEMANI
peternakan ayam cemani

       Ayam Cemani sebagai sarana upacara adat
       Ayam cemani di kenal di indonesia sejak berabad - abad yang lalu. Hal ini bisa kita lihat dalam cerita perwayangan yang juga menyebutkan ayam cemani. Tepatnya saat Kresn, raja Dwaranti, yang berkulit hitam di samakan dengan hitamnya ayam cemani. Kita ketahui bahwa cerita wayang yang tumbuh subur di jawa sebenarnya merupakan kebudayaan tua yang berasal dari india.
       Selain itu, ayam cemani sering di pakai sebagai sarana dalam upacara adat yang sampai saat ini masih kita jumpai. Upacara adat selamatan sebenarnya merupakan tradisi yang sudah berabad - abad hidup di indonesia, bahkan sebelum zaman majapahit. Upacara selamatan dalam pembuatan candi misalnya, di kandung maksud agar sejak mulai hingga selesai pelaksanaan pekerjaan berjalan lancar dan selamat. Bahkan upacara - upacara tradisional di keraton Yogya, Solo, Cirebon terutama pada upacara grebeg maulud dan sekatenan selalu di sertai dengan upacara selamatan yang salah satu sarananya adalah ayam cemani
        Tidak mustahil bila sejak zaman Hindu Budha sosok ayam cemani sudah ada di Nusantara. Meskipun ayam cemani telah berada di indonesia berabad - abad lamanya, namun para pakar belum dapat menentukan asal - usul ayam cemani. Berdasarkan hal di atas, sebagian berpendapat bahwa ayam cemani merupakan ayam indonesia asli. Namun pada periode berikutnya yaitu tahun 1924, di daerah kedu jawa tengah muncul jenis ayam cemani baru yang menurut cerita pemiliknya merupakan hasil keturunan silang antara ayam kampung dengan ayam impor jenis Australorp yang di kenal dengan sebutan kedu cemani.

Belum ada Komentar untuk "pengertian ayam kampung dan asal usul ayam cemani"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel