perlakuan pascapanen telur ayam, cara menyimpan telur ayam dan kegiatan pascapanen daging ayam

PETERNAKAN AYAM


peternakan ayam

PASCAPANEN TELUR AYAM

        Telur Ayam yang baik dan kelainannya

        Kelainan telur dari penampakan luar ada bermacam-bermacam antara lain : telur kecil tanpa kuning telur, kulit telur lembek tanpa cangkang, kulit telur berkerut pada satu sisi, kulit telur bergelombang, kulit telur kasar seperti berpasir dan telur sangat besar akibat ada dua kuning telur di dalam satu butir telur, Kelainan telur dari penampakan luar tersebut bisa di sebabkan oleh bermacam-macam hal, seperti adanya serangan penyakit, komposisi kalsium dan fosfor yang tidak seimbang di dalam ransum ayam, atau stres.
        Selain kelainan dari luar, dapat juga terjadi kelainan pada bagian dalam telur, seperti kuning telur yang pucat, kuning telur, atau putih telur terdapat bintik-bintik darah, bintik daging, dan putih telur yang encer pada bagian putih telur yang seharusnya pekat. Hal ini tampak bila telur telah dipecahkan.
        Telur - telur seperti di atas masih dapat dikonsumsi sepanjang telur tersebut tidak busuk. Kualitas telur tersebut di bawah telur normal sehingga hargannya pun lebih murah.
Ciri - ciri telur ayam yang baik antara lain yaitu kulit bersih, kulit halus, berwarna mulus, rongga kantung udara kecil, kuning telurnya terletak di tengah dan tidak bergerak, putih telur bagian dalam kental dan tinggi, pada bagian putih telur maupun kuning telur ayam tidak ada noda darah maupun dagingnya dan bentuk telur serta besarnya juga proporsional dan normal.
        Untuk dapat menghasilkan telur yang baik, kandungan kalsium dan fosfor dalam ransum harus seimbang serta cukup konsumsinya. Ayam harus dijaga supaya tidak stress akibat bermacam - macam sebab dan di jaga supaya ayam tidak sakit, terutama penyakit infeksi bronchitis. Adanya serangan penyakit tersebut akan sangat merugikan karena produksi ayam akan konstan rendah, kulit telur lembek, dan kuning maupun putih telur menjadi encer serta tidak terpusat di tengah.

        Daya Simpan Telur Ayam

        Telur ayam akan memberikan perubahan, terutama kekentalan putih telunya, kalau sudah tujuh hari di penyimpanan pada suhu kamar ± 28° C dan kelembapan 70 - 80 %. Cara memperpanjang daya simpan telur dengan cara seperti berikut ini :
  1. Dry packing merupakan pelapisan kulit telur ayam dengan bahan tertentu, seperti campuran garam dengan pasir atau abu batu - bata.
  2. Immersion Liguid merupakan perendaman telur ayam segar dalam cairan yang dapat menutup pori - pori kulit dan bersifat antiseptik. Cairan tersebut antara lain air kapur, air garam, ekstrak akasia, atau ekstrak daun biji.
  3. Shere sealing merupakan penutupan permukaan kulit telur ayam dengan bahan pengawet sehingga uap air dan gas Co2 hanya sedikit yang menguap dari telur. Bahan - bahan untuk proses ini antara lain minyak kelapa dan parafin.
  4. Cold Storage merupakan penyimpanan telur ayam di ruangan bersuhu dingin. Sebelum di simpan pada ruangan bersuhu -0,5 sampai dengan -22° C dan kelembapan 80 - 90 %, telur ayam tersebut dimasukkan ke dalam larutan penutup  permukaan kulit telur ayam.
  5. Dibuat bubuk telur ayam dengan cara telur ayam dipecahkan kemudian di awetkan dalam bentuk bubuk kering.
PASCAPANEN DAGING AYAM

        Pemprosesan Ayam Hidup

        Di indonesia, pemrosesan ayam hidup menjadi karkas ada dua metode. Metode pertama adalah pemrosesan secara sederhana dengan peralatan sederhana pula. Kaki dan kepala ayam yang sudah di bului tidak dipisahkan dari tubuhnya dan biasanya ayam - ayam tersebut di bawa kepasar dengan wadah karung plastik. Metode yang kedua adalah metode yang di jumpai di rumah potong ayam (RPA) modern dengan memakai peralatan dan metode yang sudah sangat maju. Karkas ayam yang di produksi di rumah potong ayam (RPA) ini biasanya di bungkus di dalam kantung plastik, baik karkas utuh maupun bagian per bagian, misalnya semua sayap, paha, atau dada di jadikan satu wadah.
        Untuk memperoleh karkas ayam yang bagus, baik dari segi berat, penampilan, maupun daya tahan untuk di simpan, di perlukan persyaratan sebagai berikut ini :
  1. Ayam yang baru tiba dari peternakan perlu di beri makan dan istirahat secukupnya sebelum di potong. Hal ini dimaksudkan supaya memulihkan berat badan yang biasanya susut sekitar 3 % selama dalam perjalan, Kemudian daging ayam (karkas) yang di hasilkan tampak menarik dan dapat lebih lama untuk di simpan.
  2. Pendarahan harus sempurna agar di peroleh karkas yang bermutu baik. Dengan pendarahan yang baik maka, penampilan daging ayam (karkas) akan lebih menarik dan juga tidak segera timbul aroma yang tidak di sukai serta daya tahan simpan menjadi lebih lama.
  3. Daging ayam (karkas) yang siap di bungkus atau di masukkan ke dalam kantung plastik perlu segera di dinginkan dengan merendamnya di dalam air yang di beri pecahan es. daging ayam (karkas) demikian akan tampak menarik karena berpenampilan putih segar.

Belum ada Komentar untuk "perlakuan pascapanen telur ayam, cara menyimpan telur ayam dan kegiatan pascapanen daging ayam"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel