perlakuan yang benar terhadap penetasan telur ayam dan bibit ayam

PROSES PENETASAN TELUR AYAM

PENETASAN TELUR AYAM

PENYEBAB TELUR AYAM TIDAK MENETAS SEREMPAK

Saya mempunyai masalah dengan penetasan telur. 
Kadang telur tidak serempak menetas, DOC terlalu kecil, DOC tampak lemah. Apakah semua kejadian ini diakibatkan oleh mesin tetas yang saya miliki hanya sederhana?? Mengapa hal-hal tersebut bisa terjadi??
Bagaimana teknik penetasan yang baik??

Mesin tetas sederhana tidak selalu menghasilkan hasil tetasan yang jelek apabila dikelola dengan baik dan benar, terlebih pada suhu dan kelembapannya. Artinya, prinsip kerja mesin tetas harus dibuat mendekati proses penetasan alami dengan menggunakan ayam atau entok. Mengenai kasus seperti yang disebutkan diatas, kami dapat memberikan penjelasan sebagai berikut ini:
  1. Bila menetaskannya telur tidak serempak maka kemungkinan penyebabnya adalah :
    • telur berasal dari induk yang tidak sama umurnya,
    • penyebaran panas didalam mesin tetas tidak merata, dan
    • ukuran telur tetas beragam.
  2. Bila DOC terlalu kecil dan tampak lemah maka kemungkinan penyebabnya adalah seperti dibawah ini:
    • anak ayam yang ditetaskan berasal dari telur yang kecil dan dari induk muda, serta
    • suhu di dalam mesin tetas tinggi dan kelembapan mesin tetas rendah
PERLAKUAN TELUR AYAM SEBELUM DITETASKAN

Prinsip menata ruangan mesin tetas adalah mengatur arah angin sedemikian rupa sehingga bertiup dari bagian bersih ke bagian kotor.

Untuk memudahkannya, penempatan ruang penetasan menggunakan one way system (telur berjalan satu arah dari tempat penerimaan telur yang bersih kearah tempat pengeluaran anak ayam yang bisa dikatakan kotor, penuh debu dan bulu ayam).
Sebelum ditetaskan, telur diseleksi dulu berdasarkan kebersihan, besar dan bentuk. Setelah itu, telur ayam difumigasi. Bila belum mau dimasukkan kemesin pengeraman (inkubator/setter), Sebaiknya telur tetas dimasukkan dahulu ke ruang penyimpanan yang bersuhu 15°Celcius dengan kelembapan 70%. Bila akan ditetaskan, telur dikeluarkan dari ruang penyimpanan dan dibiarkan terkena udara di ruangan (pre-heating) selama lebihkurang 6 jam. Setelah itu, telur ayam dimasukkan ke mesin pengeraman.

TERMOREGULATOR UNTUK MESIN TETAS TELUR AYAM

Termoregulator bisa dibeli di toko-toko yang menjual peralatan listrik. Alat ini berfungsi untuk mengatur suhu, bila suhu telah tercapai, aliran listrik akan putus. Sebaliknya, bila suhu belum tercapai, elemen penghasil panas tetap bekerja.

PENYEBAB SEDIKIT TELUR AYAM KAMPUNG YANG MENETAS

Saya mempunyai kesulitan dalam penetasan telur ayam kampung. 
Dari beberapa kali penetasan hanya sekitar 20% yang menetas. 
Padahal saya berkeinginan telur yang menetas bisa mencapai 90%. 
Apa sebenarnya kesalahan yang terjadi?? Mohon Penjelasannya.

Telur ayam kampung yang tidak menetas berdasarkan persentase yang diharapkan dapat disebabkan oleh bermacam-macam faktor antara lain seperti dibawah ini:
  1. Faktor Induk
  2. Induk ayam tidak mendapatkan gizi yang diperlukan, misalnya kekurangan vitamin E. Hal ini terutama terjadi bila banyak embrio yang mati pada awal penetasan di mesin (pengeraman). 
  3. Faktor penanganan telur tetas
  4. Apabila telur telah lebih dari 1 (satu) minggu disimpan dengan suhu >15°C dan kelembapan  < 70%, akan terjadi proses penguapan isi telur.
  5. Faktor mesin penetasan
  6. Kondisi mesin penetasan tidak sesuai dengan kebutuhan untuk pertumbuhan embrio, misalnya suhu dalam mesin penetasan terlalu panas atau terlalu dingin (suhu optimum sekitar 37,6° C), fluktuasi kerap terjadi akibat matinya sumber pemanas, atau kelembapan dan sirkulasi udara tidak sesuai dengan kondisi yang diperlukan.
PENGARUH HILANGNYA SIFAT MENGERAM

Apakah penghilangan sifat mengeram pada ayam tidak 
berpengaruh pada kesehatan ayam??

Penghilangan sifat mengeram tidak memberi efek negatif pada ayam, terutama bila ayam dimandikan dan diberi vitamin serta elektrolit pada saat mengeram. Vitamin dan elektrolit ini digunakan untuk mencegah ayam stres karena dimandikan.

AYAM KAMPUNG PETELUR POTENSIAL
Pada umumnya, ayam kampung hanya sekedar bertelur dalam
jumlah yang sedikit. Namun, saya ingin ayam kampung yang 
saya pelihara menjadi ayam petelur yang potensial.
Bagaimanakah caranya menjadikan ayam kampung sebagai petelur potensial?? 
Bagaimanakah menghilangkan sifat mengeramnya ??

Ayam kampung dapat diusahakan menjadi petelur potensial dengan cara sebagai berikut:
  1. Perbaikkan genetik ayam melalui proses seleksi dalam perkawinan antar ayam kampung tersebut. Ayam yang dikawinkan merupakan ayam betina yang kemampuan bertelurnya baik.
  2. Pemberian pakan atau ransum ayam dengan komposisi yang baik dan seimbang.
  3. Waktu istirahat bertelur ayam diperpendek dengan jalan tidak boleh menetaskan telurnya ataupun mengasuh anak-anaknya. Telur ditetaskan dengan mesin tetas dan anak ayam dipelihara dengan induk buatan dengan menggunakan pemanas berupa lampu pijar atau sumber pemanas yang lain. Selain itu, waktu istirahat bertelur juga dapat diperpendek dengan menghilangkan sifat mengeram ayam. Induk yang terlihat mengeram (berbunyi kruk-kruk dengan bulu yang mengembang bila didekati ) dimandikan dua kali sehari selama 6 hari untuk menghilangkan sifat mengeramnya. Selain itu, sifat mengeram juga dapat dihilangkan dengan memberi ayam parasetamol 60-65 Mg/Kg bobot badan ayam selama 6 hari. 

Belum ada Komentar untuk "perlakuan yang benar terhadap penetasan telur ayam dan bibit ayam"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel