Cara memelihara atau beternak kelinci secara kecil-kecilan atau secara besar-besaran

PETERNAKAN KELINCI

PETERNAKAN

BAGAIMANA CARA MEMELIHARA KELINCI DENGAN BAIK ??

Tujuan seseorang memelihara kelinci mungkin hanya dijadikan sebagai binatang peliharaan atau untuk tujuan ternak.
Kelinci sebagai hewan peliharaan kita harus menentukan jumlah kelinci yang ingin dipelihara. Tentu saja kita ingin memiliki kelinci peliharaan sampai 30 atau 40 ekor. Di sini kita memiliki pilihan:
  1. memelihara hanya seekor kelinci
  2. memelihara kelinci yang sama gender,
  3. memandulkan kelinci dengan bantuan dokter hewan.
Jika ini tidak diperhitungkan, kelinci akan membiak. Ingatlah !, kelinci dapat berkembang biak dengan sangat cepat dan dalam waktu singkat kita akan memiliki terlalu banyak kelinci. kita dapat memilih apakah untuk memelihara kelinci peliharaan di dalam rumah atau di luar rumah. Jika kita ingin memelihara kelinci di dalam rumah, banyak hal yang harus diperhatikan diantaranya yaitu:
  1. harus melatih kelinci untuk membuang kotoran dan kencing di tempat yang disediakan,
  2. harus mencuci tempat kotoran dan kencing ini selalu karena bau kencing kelinci cukup kuat kecuali jika kelinci sudah dikebiri, baunya akan sedikit berkurang,
  3. harus selalu menyediakan air bersih dan tempatnya dicuci setiap hari,
  4. harus menyediakan kandang yang baik untuk kelinci tidur,
  5. harus membawa kelinci keluar untuk berolahraga dengan membiarkan kelinci berlari dan melompat di luar rumah
  6. jangan meletakkan kawat dan kabel listrik karena kelinci suka menggigitnya.
Sangkar atau kandang kelinci:

Jika kita memelihara kelinci peliharaan di luar rumah, harus pula disediakan kandang yang baik dan mudah dibersihkan. Kandang kelinci yang biasa harus berlantaikan jaring kawat berukuran 1 inci x 0,5 inci sehingga kotoran dan kencingnya tidak menumpuk di dalam kandang. Selama kelinci masih kecil, gunakan alas lantai berjaring halus. Jika tidak kaki kelinci bisa terjepit di celah jaring lantai dan kemungkinan akan patah. Jika lantai kandang kelinci terbuat dari papan, kelinci kita mungkin terinfeksi bakteri dan berkudis di telapak kakinya. Kudis ini biasanya bernanah. Ukuran kandang kelinci yang cocok yaitu 2,5 x 2,5 x 2,5 kaki. Satu kandang untuk seekor kelinci hanya untuk menghindari perkelahian dan cedera. Tempatkan kandang kelinci di tempat yang teduh, memiliki ventilasi udara yang baik dan tidak panas, misalnya, tidak menggunakan atap seng. Siapkan sebuah papan kecil di dalam kandang sebagai tempat kelinci baring karena kelinci lebih suka berbaring di atas permukaan yang rata.

Makan dan minum kelinci:

Perawatan makan dan minum sangat penting untuk menentukan kesehatan ternak kelinci. Ketika berumur 1 sampai 3 bulan, kita bisa memberikan makanan ternak kelinci yang bisa dibeli di kebanyakan toko hewan. Setelah usia 3 bulan, kita harus menyediakan sedikit rumput, sayuran dan sedikit buah - buahan, sesekali (berikan sayuran dan buah-buahan segar saja). Hindari memberikan kangkung terlalu banyak karena dapat menyebabkan kelinci sakit perut. Kelinci juga suka makan daun kelapa, daun pisang dan suka mengunyah rumput kering. Jika kita hanya menggunakan pakan pabrik untuk kelinci dewasa tanpa kontrol, kelinci tersebut akan menjadi terlalu gemuk dan terlihat tidak menarik lagi. Bahkan kadangkala kelinci peliharaan kita akan mengalami masalah sembelit karena kekurangan serat dalam makanannya. harus diingat juga, kelinci akan bersalin bulu setiap 3 bulan dan bulu yg telah gugur banyak yg tertelan ketika membersihkan dirinya. Jika di dalam makanannya tidak ada serat (rumput dan sayuran) kelinci peliharaan kita mungkin akan mati sakit perut! Ini disebabkan bulu akan bergumpal dalam tali perut dan menjadi macet. Kelebihan makanan harus dibuang setiap hari untuk menghindari kandang kelinci menjadi kotor dan berbau busuk.
Jangan gunakan tempat makanan yang terbuat dari plastik karena kelinci akan menggigitnya dan menumpahkan air dan makanan. Gunakan tempat makan dan minum yang berat seperti mangkuk tanah liat atau pot kecil. Air harus bersih dan harus diganti setiap hari. Jangan lupa mencuci tempat air setiap kali mengganti air. Kelinci peliharaan tidak akan minum air yang asam dan kelinci yang haus akan berhenti makan.
Kandang kelinci harus dicuci setiap minggu dengan menggunakan air yang bersih. Biarkan kandang kelinci tersebut kering sebelum memasukkan kembali kelinci. Sebaiknya gunakan obat pembasmi kuman yang bisa dibeli di toko-toko obat hewan.
Jika area rumah tidak berpagar, awasilah kelinci peliharaan kita ketika ia dilepaskan. Jika kita lalai, kelinci peliharaan kita mungkin akan diserang oleh anjing ataupun sesat dan tidak tau lagi jalan pulang!
Hewan yang satu ini (Kelinci) dapat hidup lama atau masa hidupnya yang panjang, beberapa jenis kelinci dapat mencapai usia 5 sampai 8 tahun. Jadi, memelihara kelinci sebagai hewan peliharaan bukan pekerjaan yang mudah. Tugas memberi makan dan menjaga kebersihan serta kesehatan ternak kelinci setiap hari tidak dapat diabaikan begitu saja. Jika tidak, itu bukanlah hewan peliharaan!

HAL YANG TIDAK BOLEH DILAKUKAN PADA TERNAK KELINCI:

  1. Jangan mengangkat kelinci pada bagian telinga;

  2. Kelinci tidak suka dipegang pada bagian telinga. kemudian tubuh kelinci berat tetapi tulang- tulangnya lembut. Kelinci akan melawan atau meronta bila dipegang telinganya. Jika kelinci meronta dengan kuat, kemungkinan besar tulang leher atau tulang belakangnya akan cedera atapun patah. Cara mengangkat kelinci yaitu dengan mencekup telinga sekaligus dengan kulit di bagian belakangnya dengan tangan kanan, sementara tangan kiri kita menyangga di bagian punggungnya. bila kelinci meronta-ronta, biarkan sebentar dan ulang kembali pada waktu yg lain. 

  3. Jangan sergap kelinci;

  4. kelinci sangat sensitif terhadap suara yang kuat dan yang mengejutkan. Ia akan melompat dan berlari ketakutan. Kelinci yang ketakutan mungkin tidak ingin makan untuk beberapa hari. 

  5. Jangan perlakukan kelinci seperti seekor kucing;

  6. Anda tidak dapat memperlakukan kelinci seperti seekor kucing. Anda bisa memegang dan membelai kelinci tetapi beberapa kelinci hanya suka dibelai tanpa dipeluk. Tendangan kaki belakang dan cakaran kaki depannya kuat dan dapat melukai tangan. Berhati-hatilah !. 

  7. Jangan abaikan kelinci ;

  8. Ketika membeli kelinci, kita harus siap untuk menjaganya. Jangan beli jika tidak memahami beban yang mungkin kita tanggung. Jangan juga memberikan kelinci (yang awalnya terlihat sangat lucu) kepada anak-anak yang tidak mengerti perawatan kelinci karena ketika ia telah besar, cantiknya mungkin akan hilang dan kelinci itu diabaikan.
Kelinci sebagai hewan ternak:
Kelinci telah lama dijadikan sebagai hewan ternak peliharaan dan juga sebagai sumber protein yang baik. Daging kelinci sangat lembut, halus dan kurang lemak. Untuk memelihara kelinci ternak, kita harus memilih jenis kelinci yang sesuai, karena tidak semua jenis kelinci baik untuk diternak. jenis kelinci yang baik untuk di ternak memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
  1. pertumbuhan tubuh cepat 9-10 minggu,
  2. cepat berkembang biak - 3-4 bulan,
  3. induk kelinci memiliki susu yang banyak,
  4. jumlah anak yang banyak (10 sampai 12 ekor dalam sekali beranak).
Ada dua jenis kelinci yang baik untuk diternakan diantaranya yaitu:
  1. New Zeland white
  2. Californian white.
Kelinci dari jenis lain yang turut dibesarkan yaitu jenis Standard Rex, yang biasanya dikembangbiakkan untuk industri kulit. Lebih dari 30 jenis kelinci yang lain biasanya dipelihara sebagai hobi, kelinci peliharaan atau untuk tujuan pameran. Pastikan kita memilih jenis kelinci yang tepat!
Kelinci yang banyak dijual di toko-toko atau di pasaran biasanya sudah disilangkan dengan berbagai jenis kelinci. jenis kelinci murni tersedia dari pemasok komersil atau melalui departemen terkait. Perlu diingat yang bahwa ternak kelinci tidak dapat mendatangkan keuntungan yang cepat. Ini membutuhkan kerja keras penuh waktu dan penjagaannya yang benar untuk mendapatkan keuntungan yang memuaskan. Ternak kelinci yang dilakukan dengan sembarangan akan membawa kerugian bagi peternak sendiri.

Beternak kelinci kecil-kecilan:

Beternak kelinci bisa dilakukan secara kecil-kecilan. banyaknya kelinci untuk beternak jenis ini biasanya antara 50 sampai 100 ekor kelinci berbagai tingkat umur. Kelinci dapat berkembang biak dengan sengat cepat, jika dibiarkan bebas, kelinci peliharaan kita mungkin akan beranak sebulan sekali! Untuk tujuan ternak dan perawatan yang baik, kelinci betina harus dipisahkan dari kelinci jantan segera setelah beranak. Biarkan ia memelihara anaknya sampai berusia sebulan sebelum diperbolehkan kawin kembali. Dengan metode ini kelinci dapat membesarkan anaknya dengan baik dan ia akan beranak setidaknya 5 kali setahun. Jika kita memulai beternak dengan 3 ekor induk betina dan seekor jantan, maka kita akan mendapatkan sebanyak 90 ekor anak kelinci setahun (rata-rata 6 ekor seinduk sekali beranak dan beranak 5 kali setahun).

Mengawin: Kelinci kawin dalam waktu yang singkat, kira-kira 2 detik saja. Kelinci betina subur sepanjang masa. Jadi ketika kawin, kemungkinan besar ia akan bunting. Kelinci bunting selama 30-32 hari. Pada minggu kedua atau ke tiga setelah kawin, kelinci betina akan mulai membuat sarang. Jika kelinci peliharaan kita bergerak bebas di atas tanah, kelinci betina akan menggali lubang dan membawa rumput untuk membuat sarang. Ini harus diperhatikan karena biasanya lubang sarang ini akan ditutup kembali dan kita tidak tahu. Jangan dibiarkan kelinci peliharaan kita beranak dalam lubang tanah ini karena anak-anak kelinci biasanya akan mati karena:
  1. digigit semut,
  2. dimakan oleh predator seperti tikus dan kucing atau anjing,
  3. lemas ketika hujan lebat.
Idealnya, masukkan induk kelinci yg bunting tersebut ke dlam kandang pada akhir minggu ke 4. dan berikan rumput kering dan letakkan sebuah kotak sarang di dalam kandang tersebut. Kotak ini bisa terbuat dari papan berlantaikan jaring kawat. Ukurannya yaitu 1,5 x 1 kaki. Kelinci peliharaan kita akan mulai menyusun rumput dan membuat sarang di dalam kotak tersebut. Sehari sebelum ia beranak, ia akan mencabut bulu badannya untuk ditempatkan di dalam sarang. kita dapat melihat proses melahirkan pada hari ke 30 atau 31 setelah kawin, yaitu setelah ia selesai mecabut bulu. Jangan diganggu kelinci yang sedang melahirkan karena jika ia terperanjat, ia mungkin akan:
  1. memakan anaknya,
  2. melompat dan menginjak anaknya
  3. menghentak kaki belakang dan secara tidak sengaja dapat menginjak anaknya.
Perlakuan bagi induk kelinci:
  1. Jika induk kematian semua anaknya setelah 2 kali beranak, maka induk kelinci tidak cocok lagi dijadikan induk.
  2. kita dapat membagi anak-anak kelinci kepada induk lain yang jumlah anaknya sedikit sehingga anak mendapat susu yang cukup. jenis kelinci New Zealand white dapat menghasilkan 10 sampai 12 ekor anak sementara kelinci jenis Californian white dapat menghasilkan 8 sampai 10 ekor anak. Periksalah anak-anak kelinci tersebut setelah sehari dan buang anak yg mati. Berikan makanan dan air yang bersih. Kelinci biasanya makan sepanjang waktu tetapi lebih banyak makan pada waktu pagi dan waktu sore hari.
  3. Seekor induk kelinci bisa beranak dengan baik selama 2 tahun. Setelah itu ganti dengan induk yang baru.
  4. Kelinci dapat menghasilkan daging yang baik setelah berumur 9 atau 10 minggu. Ketika ini dagingnya lembut dan halus. Setelah umur 10 minggu, kelinci ini tumbuh dengan lambat tapi kuat makan. kita juga bisa rugi jika menyimpannya terlalu lama.
Beternak kelinci secara besar-besaran:

Beternak kelinci secara besar-besaran membutuhkan manajemen dan pemilihan jenis kelinci serta perawatan kesehatan yg khusus. Oleh karena penghasilan anak kelinci yang cepat, para peternak harus menentukan jumlah ternak yg sesuai dibandingkan dengan permintaan pasar.


Baca juga cara beternak ayam pedaging, cara beternak ayam petelur, cara beternak ayam serama, cara beternak ayam hutan, cara beternak ayam aduan, cara beternak ayam kate dan cara beternak ayam kampung

Belum ada Komentar untuk "Cara memelihara atau beternak kelinci secara kecil-kecilan atau secara besar-besaran"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel