informasi seputar ternak keledai dan negara-negara pemakai jasa tranportasi hewan ternak keledai

PETERNAKAN

PETERNAKAN

PETERNAKAN KELEDAI

Keledai (Equus africanus asinus) yaitu merupakan sejenis hewan mamalia dari kelompok keluarga equidae dan sangat jarang ada di indonesia sebagai hewan ternak peliharaan. Keledai sering dikaitkan dengan salah satu hewan ternak yang sangat setia kepada manusia dan juga merupakan termasuk hewan yang cukup jinak yang digunakan untuk alat transportasi dan juga pekerjaan lain untuk membantu kegiatan manusia. Dibanyak negara yang ada ternak keledai, mereka itu menggunakan keledai untuk menarik gerobak kuda ataupun dimanfaatkan untuk membajak ladang atau lahan pertanian lainnya, disamping itu mereka ada juga yang memanfaatkan susu keledai untuk diminum. Dari beberapa sumber disebutkan bahwa hewan ternak ini (keledai) dapat memiliki anak campuran dengan kuda. Anak kuda betina dan keledai jantan disebut sebagai 'bagal'. Anak keledai betina dan kuda jantan disebut 'hinny'. Bagal juga merupakan jenis hewan ternak yang telah digunakan untuk tujuan alat transportasi manusia. Hewan ternak yang satu ini (keledai) telah dijadikan hewan transportasi dan dipelihara oleh manusia sejak 5.000 tahun yang lalu. hewan ini telah menyebar keseluruh penjuru dunia dimana populasinya hanya banyak dibeberapa negera tertentu yang masih memerlukan keledai ini sebagai hewan untuk transportasi publik.

Keledai merupakan jenis hewan ternak yang berkaki empat dengan memiliki berbagai ukuran dan ketinggian. biasanya tinggi keledai adalah antara 80 sampai 100 centimeter dengan bobot badan antara 80 - 480 kg tergantung pada jenis dan cara pemeliharaanya. masa hidup keledai di negara miskin didunia adalah pendek sekitar 12 sampai 15 tahun dibandingkan dengan masa hidup atau umur dinegara maju sekitar 30 sampai 50 tahun ini karena cara perawatan dan makanan yang diberikan serta manajemen kesehatan keledai tersebut. hewan ternak ini dapat sesuai berada dikawasan gurun sederhana dengan menghasilkan suara yang walau pun tidak seberapa kuat tetapi dapat didengar sejauh 3 kilometer jauhnya. hewan ternak ini memiliki ukuran telinga yang besar yang memungkinkan ia mendengar suara dari keledai lain dengan sangat jelas. Keledai akan mempertahankan dirinya jika diganggu oleh pemangsa dengan cara menendang menggunakan kaki belakang dan depan serta dapat mengigit dengan menggunakan giginya. Namun Keledai liar sering dijadikan mangsa atau makanan oleh hewan pemangsa lain seperti hyena, singa, serigala dan harimau. Bagaimana pun keledai juga merupakan hewan ternak yang bisa berlari dengan sangat cepat untuk menyelamatkan dirinya dari predator. Paling hebat adalah dimana hewan ternak ini (keledai) mampu menarik beban yang lebih berat atau volume yang banyak ditarik dibelakangnya dalam sektor pertanian. Keledai juga hewan ternak yang mudah mengikuti perintah tuannya jika disuruh berhenti maka ia akan berhenti sesuai instruksi dari tuannya. 
Keledai akan matang dalam waktu 12 - 14 bulan sebelum ia siap untuk terus beranak. Periode kehamilan selama 12 bulan dimana biasanya hanya melahirkan seekor anak saja. sangat jarang keledai melahirkan 2 ekor anak. Keledai dilihat sebagai hewan yang jinak, cerdas dan mudah diajarkan ketika pemilik keledai telah dapat kepercayaan dari keledai tersebut. Bagaimana pun sebenarnya sangat sulit untuk menjinakkan keledai yang baru akan kenal dengan pemiliknya dan butuhkan banyak latihan serta kesabaran. Dari segi populasi terdapat sebanyak 41 juta ekor keledai diseluruh dunia dengan negara Cina hanya memiliki sebanyak 11 juta ekor. Ini diikuti dengan negara Ethiopia, Meksiko dan Pakistan. Ulasan oleh FAO menemukan populasi keledai semakin meningkat setiap tahun terutama dibeberapa negara tertentu yang mengalami krisis energi bahkan secara menurun dari pada 43,7 juta pada tahun 1995 menjadi hanya 41 juta pada tahun 2006. negara Pakistan adalah negara yang mana populasi ternak keledai terus meningkat karena negara tersebut memiliki krisis energi

Keledai juga termasuk salah satu kendaraan transportasi yang termurah didunia terutama digunakan untuk bidang pertanian. hewan ternak yang satu ini juga digunakan sebagai sumber energi untuk memutar penggiling gandum atau tebu, menenggala (plough) tanah, melerai sereal dan juga menjalankan pompa air dinegara - negara yang miskin. Ini berbeda dengan posisi ternak keledai dinegara yang maju dimana keledai dijadikan sebagai hewan ternak peliharaan, Dilaporkan tidak banyak keledai di ternakkan untuk tujuan mendapatkan daging dan susunya. Hanya sekitar 1.000 ekor dari 41 juta ekor keledai yang dipotong untuk dijadikan daging keledai dengan perkiraan produksi daging sekitar 100 mt saja. Itu pun hanya beberapa negara saja yang makan daging keledai sebagai makanan eksotis mereka seperti di Italia dan Cina. Keledai adalah jenis hewan ternak merumput dimana sebagian besar ia hanya merumput tanaman yang rendah kualitasnya dinegara miskin berbeda dengan negara kaya. keledai bisa makan jerami padi terutama pada musim dingin dan masih bertenaga untuk berkerja kuat. Kewujudan ternak keledai di negara - negara tertentu masih dilambangkan sebagai kemiskinan dimana ternak keledai masih memainkan peran penting dalam kehidupan harian mereka dibandingkan dengan negara maju yang menggunakan mesin yang moderen. Semoga artikel ini dapat memberi infomasi yang berguna bagi kita semua. Wasallam !

Baca juga cara beternak ayam, cara beternak bebek, cara beternak ayam pedaging, cara beternak ayam ayam kampung dan cara beternak ayam hutan

Belum ada Komentar untuk "informasi seputar ternak keledai dan negara-negara pemakai jasa tranportasi hewan ternak keledai"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel