PETERNAKAN KELULUT DAN LEBAH MADU, JENIS-JENIS LEBAH KELULUT DAN CARA BETERNAK LEBAH KELULUT

PETERNAKAN

PETERNAKAN

PETERNAKAN KELULUT DAN LEBAH MADU
TERNAKAN KELULUT DAN LEBAH MADU kini semakin mendapat perhatian dan minat banyak orang terutama mereka dari kalangan muda. kita harapkan kepada pemerintah supaya mau membantu masyarakat yang mempunyai minat untuk beternak kelulut dan lebah madu dan mengembangkan lebih banyak lagi pengusaha yang mampu mempelajari dan terampil dalam peternakan kelulut dan lebah madu di negara kita. indonesia merupakan sebuah negara tropis yang memiliki sinar matahari dan musim 'summer' sepanjang tahun sangat cocok untuk kegiatan peternakan kelulut dan lebah madu. ada 2 jenis lebah madu yang cocok diternakkan di negara kita yaitu Leban Keran atau Lebah Lokal (Apis cerana) dan Lebah Impor (Apis mellifera). Selain itu dihutan dan daerah perkampungan ada spesies lebah liar yaitu Lebah Tualang (Apis dorsata) yang juga merupakan spesies lebah yang dapat menghasilkan madu. kini banyak di bicarakan untuk membesarkan Kelulut (Trigona spp) karena diduga dapat memberikan keuntungan yang lumayan bila di ternakkan dengan baik.

Biaya awal beternak lebah tidaklah begitu tinggi jika dibandingkan dengan biaya awal beternak ayam pedaging maupun ayam petelur, yang paling penting sebelum memulai beternak lebah madu yaitu ilmu serta keahlian dan pengetahuan tentang perlebahan. Seorang yang ahli dan terlibat dalam beternak lebah dapat disebut sebagai 'Apiarist' ketika telah menjadi ahli atau mahir dalam selukbeluk beternak lebah madu. Pengalaman dan juga ilmu yang diperoleh tidak hanya tentang marfologi lebah dan kebutuhan makanannya saja tapi tentang aspek seperti reproduksi, manajemen koloni, panen hasil, pasar produk lebah dan sebagainya. .

MENTERNAK kelulut (Trigona spp) merupakan satu jenis hobi yang dapat membawa keuntungan jika dilakukan dengan benar dan terencana. Kini telah banyak dikalangan masyarakat kita di indonesia yang mulai meminati mengembangbiak kelulut setelah mendengar bahwa kelulut adalah lebah yang tidak menyengat (stingless bee) dan akan menghasilkan jenis madu yang khasiatnya sangat baik untuk kesehatan manusia. Ada banyak cara mendapatkan ilmu beternak kelulut baik melalui kursus formal atau melakukan kunjungan sendiri kelokasi ternak kelulut di mana-mana peternakan kelulut komersil di indonesia. Bagaimana pun sebelum kita memulai beternak lebah kelulut sebaiknya jika kita tahu apa hal dasar yang harus kita lakukan. Hal ini dapat dikatakan sangat penting agar mengurangi tingkat resiko kegagalan peternak nanti terutama bila kita adalah dari kelompok peternak amatir. beternak lebah kelulut membutuhkan komitmen tinggi dan minat mendalam dan jangan jadi ikut-ikutan karena melihat pengusaha lain yang telah berhasil atau sukses. Informasi awal tentang potensi ternak lebah kelulut untuk menghasilkan pendapatan telah disampaikan oleh media dan berhasil membangkitkan minat banyak calon pengusaha baru dalam bidang ternak lebah kelulut. Banyak tantangan dan ilmu yang harus di pelajari untuk mengetahui manajemen ternak lebah kelulut dari awal sehingga dapat menghasilkan produk madu yang berkualitas. Artikel ini menjelaskan tentang apa saja yang harus dilakukan oleh calon pengusaha ternak lebah kelulut agar berhasil.

JENIS-JENIS LEBAH KELULUT

dalam beternak lebah kelulut hal yang paling dasar yang harus diketahui adalah seseorang itu harus tahu tentang marfologi, biologis dan perbedaan antara Lebah Madu dengan Kelulut. Ini karena kedua spesies ini berbeda yaitu antara Jenis Apis spp dan Trigona spp. Perbedaan jelas antara spesies lebah kelulut dan lebah Apis adalah terkait marfologi, warna, kebiasaan dan juga ukurannya. Kelompok Lebah Madu di negara kita terdiri dari Lebah Keran (Apis cerana), Lebah Impor (Apis mellifera), Lebah Hutan atau Lebah Tualang (Apis dorsata). lebah Kelulut memiliki banyak spesies dan genus dari yang sesuai diternak hingga kelulut liar. Sarang lebah kelulut biasanya di dalam tunggul kayu alami tetapi sekarang telah di sesuaikan dengan kotak dan kotak super tetapi sarang lebah madu kebanyakannya sekarang menggunakan haif kotak komersil. Lebah kelulut membuat sarang berbentuk seperti tempayan dengan satu pintu masuk yang terbuat dari propolis. Lebah Apis membuat sarang dengan bentuk heksagonal dan dalam cara moderen diletakkan dalam urutan frame yang disusun antara 8 sampai 10 bingkai dalam haif. Keduanya akan menyimpan madu dalam haif super yang disediakan. Kebanyakan lebah kelulut adalah berwarna hitam tetapi lebah madu kelabu kekuningan menurut jenis dan spesies. Bagaimana pun seseorang calon peternak harus perlu untuk menghadiri kursus atau setidak-tidaknya buat kunjungan belajar kelokasi ternak lebah kelulut.

CARA BETERNAK LEBAH KELULUT

Hal dasar adalah pemilihan lokasi untuk beternak lebah kelulut dimana ini sangat penting di pelajari tentang banyak faktor terutama kesesuaian, keamanan dan juga memiliki sumber makanan cukup. Esensinya adalah tempat yang cocok untuk diternak lebah kelulut perlulah tempat yang kaya dengan pohon bunga, redup, ada sumber air dan tidak ada predator atau musuh lebah. Pohon bunga tersebut perlulah kaya dengan nektar dan pollen serta ada jenis tanaman yang menghasilkan resin. Bunga-bungaan yang lebah kelulut suka hinggap biasanya memiliki nektar dan serbuk sari serta sumber resin untuk dijadikan propolis. apabila kekurangan sumber makanan, peternak harus tanam tanaman yang sesuai seperti Tunera, Honolulu Creepers, Rumput Israel, Pohon Ceri Hutan, Pohon Pinang, Kelapa, manila, Belimbing, dokong, Rambutan, Duku dan sebagainya. Saat ini banyak spesies yang cocok untuk di ternak yang terdiri dari lebah kelulut lokal. kalau di Malaysia ada lebih dari 80 spesies lebah kelulut dan kurang dari 10 spesies yang cocok untuk diternak dan dikomersilkan. Bukan semua spesies lebah kelulut yang kita jumpa dapat diternak untuk diambil madu. Ada juga lebah kelulut yang dibesarkan hanya untuk menjadi agen penyerbukan terutama buah-buahan seperti belimbing. jika ada agen penyerbukan biasanya pohon seperti durian, kelapa, langsat, rambutan dan lain-lain mampu menghasilkan buah hingga 3 kali lipat hasilnya. Bayangkan jika sebelumnya hanya ada sepuluh biji buah per tanaman tetapi dengan bantuan lebah kelulut hasil akan meningkat sampai tiga puluh buah.
Peternak yang berkursus pastinya akan kenal dan tahu apakah spesies lebah kelulut yang akan di ternak. Setiap nama lebah kelulut ini ada nama ilmiahnya dan juga kelebihan serta kelemahannya. Umumnya kita menemukan 2 jenis lebah kelulut saja yang mendapat permintaan tinggi dan lebah kelulut tersebut adalah natif lokal. lebah kelulut memang serangga yang tidak bersengat yang menghasilkan madu (Stingless bee). kini ada 2 spesies lebah kelulut yang populer yaitu terdiri dari spesies Geniotrigona thoracica (disebut torasika) dan spesies Heterotrigona itama (disebut itama). Permintaan kedua spesies lebah kelulut ini sangat tinggi. Spesies lebah kelulut ini sangat diminati peternak karena manajemen ternak yang mudah dan penghasilan madu dan roti lebah yang banyak. Banyak juga yang menemukan spesies thoracica karena ia lebih besar, cepat menghasilkan madu dan mampu terbang lebih jauh sekitar lebih dari 1 km radius jarak dan terbang lebih tinggi. Spesies itama ukurannya kecil sedikit dan bergerak perlahan tetapi cocok untuk jangka panjang kedua spesies lebah kelulut ini memberikan hasil pengembalian madu lebah kelulut dan produk lain yang sama saja. Bagaimana pun biaya lebah kelulut membeli koloni spesies thoracica memang lebih mahal.

HASIL DARI BETERNAK LEBAH KELULUT

Produk lebah kelulut terdiri dari tiga produk utama yaitu madu, roti lebah dan propolis. Setiap produk tersebut ada cara pengolahan yang benar. Hal ini sangat penting karena jika salah proses maka madu lebah kelulut tersebut dapat menjadi racun bagi pengguna. Banyak yang panen madu lebah kelulut tanpa menggunakan alat yang tepat. Hindari memasukkan madu lain dalam 'cup plastik' untuk ditutup oleh lebah kelulut yang dijual sebagai madu lebah kelulut asli. Sebaiknya di pastikan bahwa tingkat kebersihan memproses produk madu lebah kelulut mestinya memuaskan dan baik. Jika makanan produk lebah kelulut dijual kepada pengguna harus dipastikan cara memanen madu kita benar. Kebersihan adalah hal yang paling utama untuk memproduksi madu berkualitas dan tidak terjadi fermentasi ketika proses penyimpanan dan penjualan. Pemasaran produk lebah kelulut dan produk hilir masih ditahap tidak stabil dan tidak ada kontrol atau panduan harga. Jangan melihat produk lebah kelulut sekedar madu, roti lebah dan propolis saja. Tingkatkan diri untuk mempelajari juga produk hilir lebah kelulut seperti membuat sabun, kapsul dan shampo. Pastikan strategi pemasaran lebih awal agar produk lebah kelulut akan dapat dijual secara berkelanjutan dan dijamin.
demikian cara beternak lebah kelulut yang dapat kami sampaikan, data ini kami rangkum dari beberapa sumber.

Baca juga cara beternak ayam pedaging, cara beternak ayam petelur, cara beternak ayam serama, cara beternak ayam aduan, cara beternak ayam kampung dan cara beternak ayam hutan.

Belum ada Komentar untuk "PETERNAKAN KELULUT DAN LEBAH MADU, JENIS-JENIS LEBAH KELULUT DAN CARA BETERNAK LEBAH KELULUT"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel