TIGA 3 JENIS KELINCI LUAR NEGERI YANG COCOK UNTUK DI TERNAKKAN

PETERNAKAN

PETERNAKAN

PETERNAKAN KELINCI  LUAR NEGERI

1. KELINCI DUTCH

SEJARAH KELINCI DUTCH
Disebutkan bahwa Kelinci Dutch berasal dari Negara Belanda sekitar tahun 1850 atau juga dikenal dengan nama Hollander Rabbit. Jenis kelinci ini juga mulai berkembang biak di Inggris pada tahun 1864 di mana popularitas jenis kelinci ini kian dikenal masyarakat, maka dampaknya terjadilah ekspor ke seluruh dunia. Kelinci dutch merupakan salah satu jenis kelinci domestik tertua yang dikenal oleh masyarakat. Jenis kelinci ini juga dianggap sebagai kelinci yang fancy karena ciri-ciri khusus pada kelinci jenis ini (Kelinci Dutch).

BENTUK FISIK KELINCI DUTCH
Memiliki telinga yang tegak dan kaki belakang yang kuat serta lebih panjang dari kaki depan. Kelinci dutch cirinya berwarna putih dengan penambahan warna dasar yang lain. kelinci dutch adalah salah satu kelinci yang populer karena banyak diternak atau dipelihara sebagai binatang peliharaan. Rata-rata kelinci dutch dewasa akan memiliki bobot antara 4 sampai 5 ½ kg dengan umur hidup selama 5 sampai 8 tahun. Namun harapan hidup kelinci dutch dapat ditingkatkan dengan proses kembiri (neutered / spayed). Berdasarkan catatan umur kelinci dutch yang tertua pernah tercatat adalah 15 tahun.

STANDAR KESEMPURNAAN KELINCI DUTCH
Setiap 5 tahun komite standar American Rabbit Breeder Association (ARBA) dan dewan direksi akan menerbitkan apa yang disebut sebagai Standard of Prefection untuk setiap jenis kelinci yg diakui. Panduan ini menyediakan satu standar yang diadopsi oleh hakim dan peternak sama untuk kompetisi atau menilai kualitas kelinci tersebut untuk reproduksi. Kelinci Dutch dapat dikenali dengan tanda-tanda berikut:

KERAGAMAN KELINCI DUTCH
American Rabbit Breeder Association, (ARBA), mengakui ada enam jenis varietas warna khusus untuk kelinci dutch yaitu Blue, Chocolate,  Black, Gray, Tortoise dan Steel.

Namun begitu ada juga warna - warna yang lain yang dikembiakan seperti dibawah ini:

KEPALA KELINCI DUTCH
Kepala kelinci Dutch bentuknya bulat dan penuh, tidak berbentuk seperti buah pir, dengan leher yang pendek serta posisi kepala dekat dengan bahu. Idealnya tidak lebih dari satu setengah lebar ujung jari dan satu jari tengah harus memuat antara kepala dan awal bahu pada kelinci dutch yang berusia 6 bulan ke atas.

TELINGA KELINCI DUTCH
Telinga harus kekar (stocky), berbulu dengan baik, dan berbentuk tegak serta seimbang dengan ukuran kepala dan tubuh kelinci tersebut.

MATA KELINCI DUTCH
Mata harus terang dan jelas, bebas dari bintik-bintik atau perubahan warna di iris. Warna iris haruslah sama di kedua mata dan harus cocok dengan warna kelinci tersebut. Misalnya kelinci dutch Hitam, Coklat, Steel, Gray atau Tortoise harus memiliki warna mata coklat gelap. Sedangkan kelinci dutch biru (blue) harus memiliki warna mata biru abu-abu (blue gray).

KAKI KELINCI DUTCH
Kaki harus lurus dan panjang yang tepat dan ukuran kaki sesuai untuk menyeimbangkan tubuh kelinci dutch. Kuku kaki haruslah berwarna putih di semua jari. Kuku yang berwarna selain putih adalah tidak layak diakui sebagai keturunan dari kelinci dutch.

BULU KELINCI DUTCH
Bulu haruslah pendek dan padat, bahkan jika dibelai bulu ke arah kepala maka ketika itu bulu kelinci dutch harus terbang kembali ke posisi biasanya dan bulunya yang halus menutupi ke seluruh tubuh kelinci.

2. KELINCI NEW ZEALAND

Kelinci New Zealand merupakan jenis kelinci yang berasal dari negara Amerika meskipun namanya Selandia Baru. Kelinci New Zealand terdapat dalam 4 warna yang diakui American Rabbit Breeders Association(ARBA) yaitu  
  1. New Zealand Red - kelinci merah,
  2. New Zealand White - kelinci putih,
  3. Selandia Baru Broken - kelinci warna dicampur dengan putih,
  4. Selandia Baru Black - kelinci hitam
Reproduksi silang kelinci ini dapat menyebabkan banyak kombinasi warna yang berbeda dari 3 pigmentasi dasar yaitu Putih, Hitam dan Merah. Ada upaya mendapatkan sertifikat pengembangan ke atas warna biru. The Red memiliki bulu merah yang terang keemasan dengan lemak yang lebih keras sedikit. Meskipun warna yang berbeda, semua daging kelinci adalah daging putih. Ini merupakan salah satu jenis kelinci yang lebih besar dari kelinci biasa, bobotnya dapat mencapai 5 kg. New Zealand merupakan jenis kelinci yang dapat digunakan untuk ternak pedaging, kulit bulu dan sebagai eksperimen laboratorium. Isi daging lebih banyak dibandingkan ukuran tulang. Biasanya kelinci New Zealand kurang agresif dibandingkan dari jenis kelinci lain. Kelinci New Zealand juga sesuai untuk dijadikan induk pengganti kepada anak kelinci lain.

3. KELINCI LIONHEAD

Kelinci Lionhead berasal dari Belgia hasil dari crossbreeding antara kelinci Swiss Fox dan kelinci Belgian Dwarf. Setelah itu disilangkan lagi dengan kelinci jenis berbulu. Sebagian menyatakan Jersey Wooly. Tapi ada pendapat lain yang menyatakan kelinci Lionhead bukan berasal dari Belgia dan bukan hasil dari crossbreeding. Ini dihasilkan dari mutasi pada kelinci Dwarf Anggora.

kelinci Lionhead bisa dibagikan kepada tiga genetik yaitu double mane, single mane dan no mane.
Pada usia 8 sampai 10 minggu, kadang biasanya Lionhead juga digelar "powder puffs" "floatballs" atau "dust Mops" karena bulu yg panjang mencakup seluruh tubuhnya.

Secara kesimpulan. Walau apa pun jenis genetik kelinci Lionhead kita, kelinci Lionhead adalah jenis kelinci yang manja dan bijak. sangat cocok untuk dipelihara di dalam rumah. Apalagi jika dipelihara dari kecil.

4. KELINCI HOLLAND LOP

Kelinci Holland Lop merupakan jenis kelinci terkecil didalam keluarga lop rabbit yang terdiri dari
English Lop, French Lop, American Fuzzy Lop. Berdasarkan namanya "LOP" berarti telinga yang jatuh ke sisi pipi.
Kelinci Holland Lop disebut Junior dari umur 0 sampai 6 bulan dan Senior ketika berusia 7 bulan dan keatas.

Sejarah Kelinci Holland Lop:
Jenis kelinci holland lop dimulai ketika seorang peternak kelinci Dutch, bernama Adrian de Cock mengkaji untuk mengawinkan kualitas yang terbaik dari dua jenis kelinci yang berbeda yaitu kelinci jenis French Lop (jenis yang besar dan punya telinga yang jatuh) dan jenis kelinci Netherland Dwarf, untuk menghasilan keturunan baru.
Pada musim dingin 1949-50, de Cock telah mengawinkan keturunan kelinci Netherland Dwaft betina dengan kelinci French Lop jantan, dan hasilnya tidak memuaskan. Tidak puas, ia kemudian mengambil keputusan untuk mengawinkan kelinci Netherland Dwaft jantan dengan kelinci French Lop Betina, hasil nya 6 miniatur lop.
Selanjutnya, De Cock mengawinkan keturunan jantan English Liop dengan kelinci Netherland Dwarf betina, ia menghasikan dua kelinci bertelinga tegak dan tiga bertelinga setengah lop. Dia kemudian berangapan yang bahwa akan mendapat kelinci bertelinga Lop, dan dia akan mendapat keturunan kelinci Holland Lop, tapi kecewa dengan penghasilan kelinci diluar jangkaunya. Akhirnya, di mengawinkan kelinci betina dengan telinga yang setengah Lop dengan salah satu kelinci jantan dari 6 yang pertama, dan menghasilkan apa yang kita kenal pada hari ini sebagai kelinci Holland Lop.

Ciri-ciri kelinci Holland Lop:
Kelinci Holland Lop sangat populer dan sangat disukai oleh penggemar peternak kelinci dan juga untuk dijadikan hewan peliharaan. Ini adalah karena ukurannya yang kecil. ciri-ciri nyata kelinci Holland Lop yaitu badan yang padat dan berukuran kecil, dan bobot tubuh yang ideal adalah 1.4kg yang dilulusan oleh American Rabbit Breeder Association (ARBA) bagi kelinci kualitas Show, bagaimanapun juga berat bisa mencapai 1.8kg keatas.

Perlakuan kelinci Holland Lop:
Kelinci Holland Lop diketahui sangat manja dan tidak terlalu menunjukkan sikap agresif. Ketika ia merasa nyaman, senang dan sehat ia akan melakukan "Binky" atau "blink" yang mana ia akan melompat tinggi diikuti dengan berlari berputar-putar. Ini dapat jelas terlihat ketika ia dilepaskan bebas dikawasan yang luas.
Sebaliknya, jika merasa terancam, kelinci Holland lop akan menghentak kaki sebagai tanda peringatan kepada kelinci yang lain. Seperti jenis-jenis lain, kelinci mudah merasa takut dan terancam jika berada dalam kondisi yang tidak nyaman.

Perawatan Kelinci Holland Lop:

Mengingat kelinci Holland Lop memiliki bulu yang agak tebal, kelinci Holland Lop harus kerap.Grooming atau disikat atau dirapikan jika anda tertarik untuk berpartisipasi atau ingin memastikan kelinci Holland Lop ada memiliki bulu yang indah dan rapi. 

Baca juga cara beternak ayam pedaging, cara beternak ayam kate, cara beternak ayam serama, cara beternak ayam petelur, cara beternak ayam kalkun, cara beternak ayam kampung dan cara beternak ayam aduan

Belum ada Komentar untuk "TIGA 3 JENIS KELINCI LUAR NEGERI YANG COCOK UNTUK DI TERNAKKAN"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel