cara beternak ayam pedaging, cara beternak ayam petelur dan cara beternak ayam kampung PART III

PETERNAKAN

Ayam Pedaging
PETERNAKAN

Gambar yang tertera di atas ini adalah ayam pedaging yang biasa di jual di pasar lokal. Ayam pedaging ini memiliki berbagai jenis seperti Arbor Acre, Cobb Ross,  Avian, Lohmann, Hybro, Shaver dan Hubbard jenis ayam ini biasa di ternak di Malaysia. Biasanya ayam pedaging ini dapat di panen selama lebih kurang 42 hari tetapi ada jenis ayam pedaging tertentu dapat di panen pada kurang dari 42 hari.

Dibawah ini adalah cara-cara beternak ayam pedaging yang umumnya dilakukan:
Sebelum kedatangan anak ayam: -
  1. Kandang ayam harus dikosongkan setidaknya 21 hari setelah kelompok ayam terdahulu dijual.
  2. Dinding, langit-langit, lantai dan alat yang telah digunakan harus dicuci dengan bersih dan dikeringkan.Kemudian disemprot dengan obat pembasmi kuman (disinfekten).
  3. Tabur sisa ketaman kayu di dalam kandang dan ratakan
  4. Memasang alat pemanas lebih kurang 6-8 jam sebelum kedatangan anak ayam
Peralatan yang harus ada di dalam kandang ayam pedaging: -
  1. Alat Pemanas
  2. Tempat Makanan
  3. Tempat Minuman
minggu Ke 1 (Pertama) 
  1. Memastikan ayam kondisinya nyaman
  2. Memberi makanan pembuka
  3. Memberi Minuman
  4. Alat pemanas di pasang secara terus menerus sehingga anak ayam mendapat panas yang cukup.
  5. Lampu selalu di pasang bertujuan untuk memungkinkan anak ayam mencari sumber panas, makanan dan minuman.
  6. Bekas minuman dibersihkan setiap hari dan diganti dengan air yang bersih.
  7. Mencatat makanan yang telah diberikan dan tingkat kematian setiap hari.
Minggu Ke 2 (dua)
  1. Memasang lampu dan alat pemanas pada waktu malam.
  2. Suhu panas diturunkan 28-30 C.
  3. Lingkaran alat pengepung melebar.
  4. Menambahkan wadah makanan dan minuman.
  5. Mencatat makanan yang telah diberikan dan tingkat kematian.
Minggu Ke 3 (tiga)
  1. Mengubah makanan permula ke makanan pengemuk secara bertahap sesuai dengan rasio yang di rekomendasikan.
  2. Bekas makanan dan minuman dapat di tukar jenis gantung.
  3. Mencatat makanan yang diberi dan tingkat kematian setiap hari.
  4. Mengontrol penyangkit menular.
Mimggu Ke 4 (empat)
  1. Menggunakan 100% makanan pengemuk.
  2. Memberi makanan beberapa kali sehari dan memastikan ayam mendapat makanan dan air yang bersih.
  3. Mencatat makanan yang diberikan dan tingkat kematian.
  4. Memberhentikan pemberian makanan yang mengandung bahan tambahan seminggu (minggu ke lima) sebelum ayam dijual dan beralih ke makanan tanpa bahan tambahan.
Berikut ini cara beternak Ayam Petelur
Ayam Petelur

Ayam Penelur merupakan ayam yang menghasilkan telur yang sering kita membeli di pasar dan memakannya.Tetapi banyak yang tidak tahu telur ayam yang di keluarkan oleh ayam Penelur ini tidak dapat diperbanyak itu karena penyebab produksi telur ini bukan dari proses kawin tetapi dari proses diet yang ditetapkan. proses pemerliharaan ayam Penelur ini memakan waktu yang lama dan mengunakan biaya harga yang sangat tinggi.Kebiasaanya baka ayam Penelur yang sering di komersialkan di malaysia adalah Golden Comel, Hisex, Isa Brown dan Babcock.Babcock adalah jenis yang paling banyak di ternak di Malaysia.Baka ini memiliki sifat yang baik dari segi harga konversi makanan, penghasilan dan mutu telur, umur, tingkat dan keseragaman bertelur serta ukuran telur yang memenuhi selera konsumen.

Cara-cara beternak ayam pedaging
Sebelum kedatangan anak ayam: -
  1. Kandang ayam harus dikosongkan setidaknya 21 hari setelah kelompok ayam terdahulu dirilis.
  2. Dinding, langit-langit, lantai dan alat yang telah digunakan harus dicuci dengan bersih dan dikeringkan.Kemudian disemprot dengan obat pembasmi kuman (disinfekten).
  3. Memasang alat pengepung.
  4. Tabur dan ratakan sampah ke dalam pengepung
  5. Memasang alat pemanas lebih kurang 6-8 jam sebelum kedatangan anak ayam
Peralatan yang harus ada di dalam kandang: -
  1. alat Pemanas
  2. Pengepung
  3. bidai
  4. bekas Makanan
  5. bekas Minuman
Minggu 1 (Pertama) Hingga ke 3 (tiga)
  1. Memastikan ayam kondisinya nyaman
  2. Memberi makanan pembuka
  3. memberi Minuman
  4. Alat pemanas di pasang secara terus menerus sehingga anak ayam mendapat panas yang cukup.
  5. Lampu selalu di pasang bertujuan untuk memungkinkan anak ayam mencari sumber panas, makanan dan minuman.
  6. Tempat minuman dibersihkan setiap hari dan diganti dengan air yang bersih.
  7. Mencatat makanan yang telah diberikan dan tingkat kematian setiap hari.
Minggu ke 4 (empat) Hingga 19 (Sembilan Belas)
  1. Mengubah makanan permula ke makanan pengemuk secara bertahap sesuai dengan rasio yang di rekomendasikan.
  2. Tempat makanan dan minuman dapat di tukar dengan jenis gantung.
  3. Memasang lampu pada waktu malam.
  4. Mengontrol penyangkit menular.
  5. Melakukan vaksinasi yang di tetapkan.
  6. Selalu melakukan pemantauan terhadap ayam.
  7. Mencatat makanan yang telah diberikan dan tingkat kematian setiap hari.
Minggu ke 20 (dua Puluh) Hingga 75 (Tujuh Puluh Lima)
  1. Memindah ayam dari tempat pengepung ke dalam sangkar bersekat.
  2. Mengubah makanan pengemuk ke makanan Petelur untuk proses produksi telur.
  3. Melakukan proses pembersihan seperti membuang kotoran, membersihkan lantai dalam kandang.
  4. Membersih telur dan mengutip telur pada pagi dan sore.
  5. Menjual telur berdasarkan harga pasar yang di tetapkan.
  6. Mengontrol penyakit menular.
  7. Melakukan vaksinasi sesuai jadwal yang di tetapkan.
  8. Selalu melakukan pemantauan terhadap ayam.
  9. Mencatat makanan yang telah diberikan dan mencatat telur yang telah dikutip.
Diatas telah dijelaskan cara beternak ayam pedaging secara sederhana, kemudian dibawah ini akan di jelaskan cara beternak ayam kampung yang sederhana dan mudah.

Ayam Kampung

Adalah untuk mendorong peternak kecil memelihara ayam kampung. Melalui kegiatan ini negara dapat mengimpor bahan-bahan makanan ayam disamping meningkatkan produksi bahan-bahan makanan ayam tempatan. Di samping itu, telur dan daging untuk dimakan, telur bisa ditetaskan dan dapat dijual untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Kelebihan Ayam Kampung, dibanding dengan jenis ayam yang lain.
  1. Dapat diperbanyak sepanjang tahun
  2. Dapat dipelihara secara bebas
  3. Sisa makanan rumah dapat diberikan tanpa batas
  4. Induk betina dapat menetaskan telur dengan sendirinya.
  5. Induk betina bisa mengontrol anak-anaknya dari cuaca dingin dan gangguan musuh (pemangsa).
Sistem Perkandangan Ayam Kampung
  1. Kandang diperlukan untuk melindungi dari cuaca buruk dan gangguan musuh (pemangsa). Bisa dibuat menggunakan "Sistem Lantai Bawah" atau "Sistem Lantai Atas".
  2. 1 ekor ayam kampung membutuhkan 1 kaki persegi. Jika 20 ekor ayam kampung luas lantai yang diperlukan adalah 20 ekor kaki persegi. Kandang seluas 4 kaki X 5 kaki memadai.
  3. Kayu balok, bambu, kawat mata punai atau pukat
  4. Gunakan peralatan makanan dan minuman yg murah.
Nutrisi Ayam Kampung
Ada dua jenis makanan/pakan ayam yaitu: -
  1. Makanan / pakan komersil / perdagangan
  2. Makanan / pakan ayam awal (Layer Starter Mash)
  3. Makanan / pakan ayam membesar (Layer Grower Mash / Pallet)
  4. Makanan / pakan ayam penghabisan (layer Finisher Mash / Pallet)
  5. Makanan / pakan campuran atau sisa makanan
  6. Lebihan nasi, ampas kelapa, isi kelapa
  7. Dedak, beras hancur, padi, ubi jalar / kayu
Minggu ke 1 (Pertama) Hingga ke 4 (Empat)
  1. Pastikan anak ayam kampung mendapat suntikan pencegahan penyakit.
  2. Berikan makanan yang bermutu dan minuman secukupnya
  3. Pastikan ada lampu untuk memberi panas hingga umur 2 minggu
Minggu Ke 5 (lima) Hingga Ke 12 (dua Puluh Dua)
  1. Pastikan anak ayam kampung mendapat vaksin pencegahan penyakit
  2. Dapat dilepaskan pada siang hari
  3. Makanan campuran atau sisa makanan bisa diberi.
  4. Sediakan sarang tempat bertelur
  5. Hindari mengganggu induk yang sedang mengeram
Reproduksi
  1. Melibatkan perkawinan asli
  2. Satu ekor ayam jantan untuk sepuluh ekor ayam betina
  3. Dipelihara di dalam kandang dan di sediakan sarang bertelur
  4. Tempat yang sunyi, kering dan bebas dari gangguan
  5. Kebiasaan dapat mengeram sampai 15 biji telur dalam jangka waktu 21 hari.
Kontrol Dan Pencegahan Penyakit Pada Ayam Kampung

Penyakit ayam dapat disebabkan oleh beberapa sebab diantaranya yaitu: -
  1. bawaan
  2. nutrisi
  3. manajemen/pemeliharaan
  4. lingkungan
  5. infeksi
Langkah-langkah Dalam Pencegahan Penyakit Pada Ternak Ayam
  1. Kandang selalu bersih
  2. Anak ayam bebas dari penyakit
  3. Jauh dari ternak dan hewan lain
  4. Pengunjung harus dikontrol
  5. Pencegahan lebih baik dari pengobatan
  6. Semua ayam harus diberi suntikan pencegahan penyakit.
  7. Ayam yang mati harus dikubur atau dibakar untuk menghindari infeksi kepada yang sehat.
Tanda-tanda Umum Ayam Berpenyakit
  1. Ayam kurang nafsu makan
  2. Terlihat lemah dan tidak aktif
  3. Tampak pucat, bersin, keluar ingus dari hidung
  4. Muka terlihat bengkak
  5. Berak cair atau berdarah
  6. Gangguan saraf seperti sayap lemah, kepala berputar, kaki lemah dan sebagainya.
Jenis-jenis Penyakit Ayam
  1. Penyakit Gumboro (IBD)
  2. Sampar ayam (ND)
  3. Puru
  4. Pasteurellosis
  5. Salmonellosis
  6. Lainnya
Baca juga cara beternak ayam kate, cara beternak ayam arab, cara beternak ayam serama, cara beternak ayam turky dan cara beternak ayam aduan

Belum ada Komentar untuk "cara beternak ayam pedaging, cara beternak ayam petelur dan cara beternak ayam kampung PART III"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel