cara beternak ayam pedaging dan memilih bibit ayam pedanging yang bermutu baik

PETERNAKAN

PETERNAKAN

JENIS ANAK AYAM PEDAGING.

Pengadaan jenis ayam pedaging yang baik sangatlah penting. Pemilihan jenis yang potensial dan sesuai harus diberi pertimbangan utama untuk menjamin hasil yang bermutu dan keuntungan. Manajemen pemeliharaan di tingkat anak penting dan agak rumit di dalam manajemen perawatan ayam. suatu perusahaan peternakan ayam tidak akan berhasil jika anak ayam tidak diurus dengan sempurna. Perawatan yang benar diperlukan untuk mendapatkan manfaat sepenuhnya dari potensi genetik suatu jenis ayam yang dipelihara.

Sumber Anak Ayam.
Dinegara malaysia mengeluarkan 60 - 70% anak ayam pedaging ke pasar lokal dan sisanya diimpor dari Negara yang bebas dari penyakit tertentu dan diakui oleh pemerintah Malaysia. Kini ada 29 buah
perusahaan Integrator dan bukan integrator ayam pedaging jenis yang mengeluarkan anak ayam pedaging antara 1.35 ke 110 juta per tahun pada tahun 2006.

Jenis Ayam.
Semua ayam yang ada pada saat ini berasal dari ayam hutan yaitu Gallus gallus atau Gallus bankiva. Ada berbagai jenis ayam dan ayam yang telah dimodifikasi untuk mendapatkan hasil yang maksimum.
Antara lima jenis ayam pedaging yaitu:
  1. Arbor Acres
  2. Cobb
  3. Ross
  4. Hubbard
  5. Avian
Mutu Atau Kualitas Anak Ayam.
Anak ayam dibeli dari peternak yang bermutu, diakui dan sesuai dengan pasar.

Fitur Anak Ayam Yang Bermutu:
  1. Memiliki berat sekurangnya 35 gram dan ukuran yang seragam.
  2. Memiliki mata yang bulat dan bersinar.
  3. Terlihat sehat dan bugar.
  4. Bulu tubuh berada dalam kondisi kering dan kembang.
  5. Pusat yang kering.
  6. Dubur bersih.
  7. Tidak ada cacat.
Manfaat anak ayam yang bermutu baik yaitu:
  1. Memiliki ketahanan penyakit yang baik.
  2. Konversi makanan yang baik.
  3. Pertumbuhan yang baik dan dapat dipasarkan dengan cepat.
  4. Biaya produksi yang rendah.
  5. Tingkat keseragaman yang tinggi.
  6. Bentuk tubuh sesuai keinginan pasar.
LOKASI PETERNAKAN.

Untuk membuka sebuah peternakan ayam Pedaging, pengusaha harus memilih lokasi yang sesuai. Pemilihan lokasi yang kurang sesuai dapat mempengaruhi efisiensi operasi dan dayamaju peternakan.

Fitur-fitur lokasi peternakan yang baik yaitu:
  1. 0.20 kilometer dari daerah kota, perumahan, pariwisata, industri, pemukiman dan fasilitas umum.
  2. Jauh dari sumber reservoir air bersih untuk penggunaan sipil.
  3. Memiliki prasarana yang baik untuk tujuan transportasi barang 'Input' dan 'output' ladang.
  4. Memiliki fasilitas komunikasi cepat.
  5. Jauh dari danau, kolam dan sungai yang selalu disinggahi burung hijrah.
  6. Sistem drainase air yang baik tanpa masaalah air tergenang atau banjir.
  7. Ventilasi yang baik tidak kurang dari 0,5 kilometer dari peternakan unggas lain.
  8. Dataran tanah yang memungkinkan sumbu panjang kandang menghadap ke arah timur / barat dan tepinya menghadap utara / selatan. untuk mengurangi pancaran matahari ke dalam kandang.
  9. Masterplan lokasi untuk perkembangan proyek akan datang.
SISTEM PEMELIHARAAN AYAM PEDAGING.

 Ayam pedaging dipelihara secara intensif di dalam kandang.
  1. Lantai tinggi / bawah dari kayu / semen.
  2. Luas lantai dari 0.80 ke 1.00 kaki persegi seekor.
Sistem Lantai Kandang Ayam Pedaging
Sistem Lantai Sampah
Lantai kandang terbuat dari semen dan ditutupi dengan sampah kayu / jerami padi. Jenis sampah yang digunakan tergantung apakah ia mudah diperoleh, sesuai untuk menyerap air dan murah harganya. Jenis-jenis sampah yang biasa digunakan adalah ketaman kayu, jerami dan sekam padi. Sampah diisikan setebal 8 - 10 centimeter dari lantai.

Sistem Lantai Tinggi
Lantai kandang dinaikkan lebihkurang 1,8 meter dari permukaan tanah. lantai biasanya terbuat dari kayu berketam berukuran 2.54 cm x 2.54 cm dan diatur jarak 2.54 cm antara dua kayu. Lantai bisa juga terbuat dari BRC keras (sejenis kawat) berukuran 2.54 cm x 2.54 cm.

PERSYARATAN PETERNAKAN AYAM PEDAGING.

PERKANDANGAN.
Ayam pedaging membutuhkan lingkungan pemeliharaan yang nyaman untuk pertumbuhan yang baik. Perkandangan harus disediakan lengkap dengan lingkungan internal dan eksternal yang memberikan
kenyamanan untuk ayam dengan harga biaya bangunan yang paling ekonomis.
 
Jenis Kandang.
Kandang Terbuka
  1. Dinding kandang terbuka, dibuat dari kawat punai atau jaring.
  2. Satu tingkat atau dua lantai.
Kandang Tertutup
  1. Kandang ditutup keseluruhan sepanjang masa.
  2. "curtain" dibuka apabila perlu.
  3. Lingkungan (suhu, kelembaban dan sirkulasi udara) di dalam kandang dikontrol.
  4. Udara masuk dan keluar dikontrol menggunakan kipas.
  5. Dua metode kontrol lingkungan "evaporative cooling
  6. system "dan" tunnel ventilation "dapat digunakan.
  7. Setingkat atau dua lantai.
Bentuk bangunan kandang ayam pedaging.
Kandang di buat dengan posisi sumbu panjang searah jarum timur-barat. Kandang tersebut akan dapat menghindari pancaran terus cahaya matahari ke dalam kandang. Jarak di antara kandang tidak kurang dari 15 meter untuk mengontrol perebakan penyakit dari satu kandang ke kandang lainnya. Pastikan tidak ada pohon-pohon besar atau bangunan dekat kandang yang dapat menghalangi sirkulasi udara yang sempurna.

Desain kandang ayam pedaging.
  Fitur utama dalam menentukan desain kandang ayam pedaging:
  1. Tahan lama dan biaya yang ekonomis.
  2. Mudah dalam perawatan.
  3. Biaya pemeliharaan yang ekonomis.
  4. Pengontrolan hewan predator yang efektif.
  5. Ventilasi dalam kandang yang optimal dan nyaman.
Ukuran Kandang Ayam Pedaging.
Lebar Kandang
  1. 5,5 meter - 12,2 meter tergantung pada ukuran kandang yang akan dibangun.
  2. Lebar kandang yang kurang dari 5,5 meter akan menyebabkan kandang terlihat runcing
Panjang Kandang
  1. Tergantung pada jumlah ayam pedaging yang akan dipelihara.
  2. Luas lantai antara 7 - 10 ekor untuk setiap 1 meter persegi. Sekitar 0,8 kaki persegi / ekor untuk kandang tertutup dan 1,1 - 1,2 kaki persegi / ekor untuk kandang terbuka.
Contoh: Untuk memelihara 1.000 ekor ayam Pedaging dengan
menggunakan 10 ekor / meter persegi.

Total luas lantai yang dibutuhkan = 1.000 / 10 = 100 meter persegi, Lebar kandang yang dipilih = 7 meter Jadi panjang kandang = 100/7 = 14,3 meter
Ukuran kandang yang diperlukan adalah 7 meter x 14,3 meter

Desain dan bahan atap kandang ayam.
  1. Desain atap kandang berperan penting dalam memastikan sirkulasi udara di antara kandang dan lingkungan yang sempurna.
  2. Menggunakan bahan yang dapat mengurangi panas, tahan lama dengan biaya yang terjangkau.
  3. Jenis aluminium sangat cocok karena daya pembalikan panas yang tinggi dan sesuai dengan iklim negara ini.

PERALATAN MAKANAN DAN MINUMAN.

Menggunakan peralatan komersil automatic atau manual adalah lebih sesuai dan ekonomis. Peralatan plastic / logam lebih baik dari kayu karena mudah dicuci (Disinfeksi) dan tahan lama. Peralatan makanan dan minuman selalu diperiksa untuk mempastikan berfungsi baik dan pada susunan jarak yang sesuai.

MAKANAN DAN MINUMAN AYAM PEDAGING.

Makanan ayam pedaging harus sesuai dengan tingkat pertumbuhan untuk pembesaran yang baik. Periode dan jenis makanan diberi akan mempengaruhi efisiensi biaya produksi.
  1. Makanan pembuka (crumble) = 1 - 28 hari
  2. Makanan penghabisan (pellet) = 29 hari sampai dipasarkan
Pasokan air minum bersih harus selalu ada. Tingkat kematian yang tinggi dapat terjadi karena kekurangan air. Pengambilan air tergantung pada kondisi suhu alam keliling, kelembaban kandungan makanan, asupan makanan dan gerakan. Ayam akan minum 2 kali lipat dalam kondisi suhu yang panas dari kondisi suhu biasa. lazimnya ayam akan minum 2 kali lipat jumlah berat makanan yang dimakan.

KESEHATAN AYAM.

Ayam yang sehat serta bermutu memiliki ketahanan melawan penyakit yang baik. Adalah penting peternak memeriksa kesehatan ayam setiap hari sehingga tindakan awal mengontrol polusi dapat diambil. program kesehatan ternak adalah melalui biosekuriti, vaksinasi dan pengobatan. Namun kadangkala kelompok ayam masih diserang penyakit dan perlu dirawat. Jika terjadi demikian, peternak disarankan berhubung dengan Departemen Layanan Hewan atau praktisi hewan swasta untuk mendapatkan ketentuan jenis penyakit dan medis yang diperlukan.

Vaksinasi Penyakit (Ayam).
Di tahap awal anak - anak ayam mungkin di lindungi oleh antibodi dari induk (maternal antibody). Bila ayam meningkat umur perlindungan dari antibodi maternal menurun. ayam perlu diberi vaksinasi untuk mencegah penyakit yang berbahaya dan berisiko tinggi.

Jenis Vaksinasi Ayam
Program vaksinasi nyata bagi sebuah peternakan harus diatur dan disesuaikan dengan pola manajemen peternakan, kondisi penyakit dan daerah peternakan.

Pengobatan penyakit.
Hanya obat yang disetujui oleh pemerintah saja dan penggunaan obat untuk pengobatan atau kontrol penyakit pada tingkat paling minimum disarankan.

Biosekuriti.
Pelaksanaan biosekuriti peternakan yang baik dan mengamalkan praktek peternakan yang baik dapat membantu mengurangi resiko masuknya dan menularnya penyakit ke dalam peternakan Ayam.

Di antara langkah biosekuriti yang harus diamalkan adalah:
  1. Memagar sekitar area peternakan ayam menggunakan "chain-link" setinggi 6-10 kaki.
  2. Menyediakan peralatan pembasmi kuman.
  3. Penggunaan obat-obatan, vaksin dan pembasmi kuman terjadwal.
  4. Hanya satu jalur keluar masuk di peternakan ayam.
  5. Akuisisi anak ayam dari peternakan jenis yang diikhtiraf SALT.
  6. Mengadopsi prosedur praktek peternakan yang baik.

MANAJEMEN PENTERNAKAN AYAM PEDAGING.

Peternakan ayam pedaging harus diurus dengan baik untuk kinerja pertumbuhan dan produksi yang maksimal.
  1. Tahap Perindukan
  2. Tahap Pembesaran Ayam Pedaging
  3. Nutrisi
  4. Minuman
  5. Kesehatan Ayam
PERAWATAN PERINDUKAN.
Pemeliharaan anak ayam saat perindukan sangalah penting dan merupakan suatu tingkat pemeliharaan yang rumit didalam pemeliharaan ayam pedaging. Keberhasilannya tergantung pada perkandangan yang baik, suhu dan sirkulasi udara yang dijaga dengan baik. Sebaik-baik kandang perindukan adalah yang tertutup tetapi memungkinkan sirkulasi udara yang baik, dapat menghindari kesejukan dan kehilangan udara panas dari kandang ke lingkungan. Dinding kandang harus ditutup dengan kertas atau plastik di sekelilingnya.
 
MEMELIHARA ALAT PERINDUKAN.
Pembersihan alat perindukan harus dilakukan. Kerusakan perlulah diperbaiki. peralatan perindukan didesinfeksi dan disimpan dalam gudang dengan baik untuk penggunaan kelompok berikutnya.

Menyediakan Ruang Perindukan.
  1. kandang perindukan dibuat untuk memastikan anak-anak ayam berada dekat dengan sumber panas untuk beberapa hari.
  2. kandang dibuat dari kadboard, kayu lapis atau kawat jaring halus 1 cm setinggi lebihkurang 45 cm dengan ukuran lintas lebihkurang 214 cm.
  3. Alaskan lantai dengan sampah dari ketaman kayu / papan, jerami padi setebal 8 cm - 10 cm.
  4. Siapkan satu tempat berisi larutan desinfektan untuk desinfeksi sepatu sebelum masuk ke kandang.
Kelengkapan Perindukan.
Alat Pemanas (Induk Hover )
Alat  pemanas seperti pemanas gas, elektrik  atau  pemanas lampu dipasang sebagai unsur panas. Alat pemanas gas berdaya 30,000 BTU dapat digunakan untuk lebihkurang 500 ekor anak ayam. Pastikan bilangan anak ayam yang sesuai untuk sesuatu jenis alat pemanas yg digunakan.

Tempat Makanan dan Tempat Air
Tempat makanan dan tabung air hendaklah diatur berselangseling supaya anak-anak ayam dapat  ke tempat makanan dan minuman dengan mudah. Sebuah tempat makanan berukuran 46 cm x 46 cm cukup untuk 100 ekor anak ayam. Jika menggunakan palong makanan berikan ruang makan 2.5 cm seekor. Tabung air bermuatan 9 liter sesuai dan cukup untuk 100 ekor anak ayam umur 1 hingga 14 hari.

Persediaan Menerima Anak Ayam.
Nyalakan api alat pemanas, nyalakan api alat pemanas setidaknya 12 jam sebelum kedatangan anak ayam untuk memanaskan area perindukan dan mendapatkan suhu daerah perindukan yang sesuai. Isikan makanan dan air minum isi makanan pembuka ke dalam baki makanan. Jangan isi terlalu penuh karena anak-anak ayam tidak makan banyak saat ini dan untuk menghindari pemborosan makanan karena dikais atau dikotori. Masukkan air bersih / vitamin atau 'antistress' kedalam tabung air (lengkap).

Kedatangan anak ayam.
  1. Anak ayam dihitung dan dimasukkan segera ke tempat perindukan. Lakukan pemberian vaksin jika perlu.
  2. Anak ayam diberi minum. Ajari anak ayam minum jika menghadapi kesulitan mengenal tempat air minum. Air minum harus diganti setiap hari dan selalu tersedia cukup.
  3. Makanan dianjurkan diberi kemudian.
  4. Sering mengunjungi perindukan dan perhatikan distribusi anak-anak ayam untuk mempastikan bahwa suhu perindukan adalah sesuai dan anak-anak ayam minum serta makan.
  5. Besarkan ruang perindukan sejalan dengan pertumbuhan ukuran anak-anak ayam.
Pemantauan Suhu Perindukan.
  1. Suhu perindukan yang sesuai adalah dalam kisaran 20 C sampai 30 C dan dipantau terus. Suhu ideal tercermin dari perangai dan tion anak-anak ayam dalam ruang merenung.
  2. Unsur panas dipasang 24 jam terus menerus pada minggu pertama. Sekirannya kondisi terlalu panas, alat pemanas bisa dipindahkan atau panas dikurangi.
  3. Minggu kedua hover hanya dinyalakan diwaktu malam saja. 1,7 Pembuangan Anak Ayam Mati dan Lemah.
  4. Anak-anak ayam yang mati dibuang dengan segera secara sistematis.
  5. Anak-anak ayam yang lemah dan tidak sempurna diasingkan karena akan mengurangi efisiensi biaya produksi.
Tingkat pembesaran ayam ini berumur antara 4 minggu sampai dijual. Manajemen makanan, minuman, kebersihan dan kesehatan yang tepat dan baik akan menghasilkan produksi yang maksimal.

GIZI.
Pemberian makanan yang sempurna harus dilakukan untuk menjamin pembesaran badan ayam yang cepat dan hemat biaya. Biaya makanan adalah sekitar 70 persen dari keseluruhan biaya produksi ayam pedaging. Dari itu peternak harus mengambil perhatian berat ke atas manajemen makanan. Hindari pemborosan makanan karena ini akan mempengaruhi keuntungan.

Jenis makanan.
Makanan ayam pedaging yang diberi sesuai tingkat pertumbuhan untuk pembesaran yang baik. Periode dan jenis makanan akan mempengaruhi efisiensi biaya produksi.

Jenis Makanan Ayam
Umur Ayam
Makanan awal
(Jenis crumble)
1 sampai 28 hari
Makanan penghabisan
(Jenis pelet)
29 hari sampai dipasarkan

Jenis, Peringkat Tempat Makanan.
Manajemen peralatan makanan ayam
Manajemen peralatan makanan disesuaikan dengan umur ayam, ukuran dan jumlah ayam yang dipelihara. Tempat dan ruang makanan perlulah memadai sehingga semua ayam kesempatan untuk makan tanpa berdesakan. Ruang makan yang tidak memadai akan mempengaruhi peluang ayam yang kecil dan lemah dari mendapatkan makanan yang cukup, dan menyebabkan cedera dan pembesaran ayam tidak merata.

Pasokan makanan Ayam
Pastikan makanan ayam diberi sesuai tingkat usia dan selalu ada.
Tempat makanan
  1. Tempat makanan gantung
  2. Sediakan satu wadah makanan ukuran penampung 40,6 cm untuk 30 ekor ayam. Makanan diisi 3/4 permukaan saja untuk menghindari pemborosan.
  3. palong makanan
  4. Sediakan luas ruang makan 5,0 - 7,5 cm untuk setiap ekor ayam. Makanan diisi tidak melebihi ½ tingkat dan harus diisi beberapa kali sehari untuk memastikan makanan diberi memadai dan selalu ada.
Pemeliharaan Tempat Makanan Ayam.

. Tingkat ketinggian wadah makanan
  1. Tempat makanan harus disesuaikan ketinggiannya sesuai pembesaran ayam. Ketinggian yang sesuai adalah ketika ayam berdiri, ujung tempat makanan sama dengan tingkat belakang ayam.
  2. Tingkat yang rendah akan menyebabkan ayam mengais makanan dengan moncong atau kaki dan menyebabkan pemborosan makanan.
  3. Level yang tinggi akan mempengaruhi ayam yang kecil dari mendapatkan makanan. hindari ayam berjalan jauh untuk mendapatkan makanan.
Mutu dan Penyimpanan Makanan Ayam.
Mutu makanan ayam
Makanan diperoleh dari pemasok makanan yang terkenal, yang baik mutu makanannya. Makanan yang kurang kualitas dan rusak akan mempengaruhi kesehatan ternak ayam pedaging.

Penyimpanan makanan Ayam
Makanan ayam disimpan secara teratur ditempat yang berventilasi baik dan bersih. Tempat yang bersuhu tinggi akan menyebabkan makanan cepat menjadi rusak dan kehilangan zat gizi sedangkan pakan atau makanan akan mudah berjamur ditempat yang bersuhu lembab. penyimpanan makanan harus aman dari tikus (rat proof). Tak dapat dihindari sediakan perangkap atau racun tikus karena tikus dapat membawa penyakit buat ayam.

Air Minuman Ayam.
Badan ayam mengandung sekitar 70 persen air. Air sangat penting dalam kehidupan ayam untuk proses-proses dalam tubuh dan untuk kontrol suhu. Mengingat pentingnya air bagi ayam, pengawasan pemberian air harus diwaspadai terutama sekali di musim panas.

Pemberian Air Minuman.
  1. Pasokan air minum bersih yang cukup dan selalu ada.
  2. Pengambilan air tergantung pada kondisi suhu alam keliling, kelembaban kandungan makanan serta asupan makanan dan gerakan.
  3. Biasanya ayam minum 2 kali lipat jumlah berat makanan yang dimakan.
  4. Saat kondisi suhu panas ayam akan minum 2 kali lipat dari kondisi suhu biasa.
  5. Tingkat kematian yang tinggi dapat terjadi karena kekurangan air.
Tempat Minum dan Letak Minum Ayam.

Tempat minun Ayam
Ruang minum yang cukup harus diberikan kepada setiap ekor ayam sehingga semua ayam berpeluang untuk minum tanpa berdesakan.

Tingkat 1 sampai 10 -14 hari:
Satu tabung air bermuatan 9 liter adalah untuk 100 ekor anak ayam.

Tingkat membesar

Gunakan wadah minuman gantung otomatis untuk memudahkan manajemen dan tahan lama. Jika menggunakan palong air, luas 2 cm diberikan bagi seekor.

Pemeliharaan Tempat Minum Ayam.

Ketinggian tempat minum
  1. Ketinggian dan posisi tempat minun harus disesuaikan dan diatur dengan baik menurut pembesaran ayam. Ketinggian ideal yaitu permukaan bibir tempat minum pada permukaan belakang ayam.
  2. Tingkat air tempat minuman gantung otomatis adalah ¼ dari kedalaman bibir tempat minum dan harus diawasi selalu.
  3. Tempat minuman harus sering diperiksa untuk memastikan selalu berfungsi dengan baik. Tempat yang rusak menyebabkan tidak ada pasokan air, bocor atau air melimpah, dan kotoran basah.
Mutu Air Minum Ayam.

Berikan ayam air yang bersih, bermutu dan tidak tercemar. air minum harus pada pH 6,5 - 8,0, warna, rasa, bau dan suhu yang dapat diterima oleh ayam. Air minum harus diobati dengan klorin. Air minum yang mengandung kadar mineral yang tinggi dapat mempengaruhi kesehatan ternak ayam.

KESEHATAN AYAM.
Ayam yang sehat serta bermutu memiliki ketahanan melawan penyakit yang baik. Adalah penting peternak memeriksa kesehatan ayam setiap hari sehingga tindakan mengontrol penyakit dapat diambil sejak dari awal. program kesehatan ternak ayam mencakup semua aspek kebersihan peternakan seperti manajemen pembersihan kandang dan peralatan, biosekuriti peternakan dan pengawalan penyakit.

Namun kadangkala ternak ayam masih diserang penyakit dan perlu dirawat. Jika terjadi demikian, peternak ayam disarankan untuk menghubungi dokter Hewan atau praktisi hewan swasta untuk mendapatkan ketentuan jenis penyakit dan medis yang diperlukan.

Pembersihan Kandang ayam.

Kandang ayam pedaging harus dibersihkan dengan sempurna setelah selesai dari pemeliharaan ayam. ini adalah untuk menjamin kandang bersih dari kotoran dan kuman atau bibit penyakit.

Membuang Kotoran
Sistem lantai sarap
Setelah semua ayam dijual, pekerjaan pembersihan dimulai dengan mengeluarkan sampah lama.

Sistem lantai tinggi
Kotoran yang ada di bawah kandang harus dibersihkan dahulu. sisa ini dibuang atau dikeluarkan dari peternakan dengan sempurna atau diproses sebagai pupuk. Kandang disapu bersih untuk membuang sisa - sisa kotoran.

Mencuci Peralatan dalam Kandang Ayam.

Tempat makanan dan minuman manual
Bekas makanan dan minuman dikeluarkan dari gudang untuk dicuci. Gunakan wadah air yang berbeda untuk merendam bekas makanan dan minuman. Gunakan obat pencuci saat merendam dan dibilas dengan air bersih, didesinfeksi, dikeringkan dan disimpan di tempat khusus sehingga diperlukan.

Tempat minum otomatis
 
Tempat minum otomatis dicuci didalam kandang bersama dengan pencucian kandang. Saringan di dalam tempat minum harus dibuka dan dibersihkan.

Menyapu Bersih Kandang.

Setelah kotoran, sampah dan peralatan dikeluarkan, seluruh kandang ayam termasuk atap dan atap harus disapu bersih.

Semprotan Racun Serangga dan Racun Kutu.

Setelah disapu bersih, kandang ayam disemprot dengan insektisida yang tidak membahayakan manusia dan binatang ternak. Semprot racun kutu jika ada masalah kutu ayam. Keseluruhan kandang termasuk area atap, atap dan celah-celah kayu harus disemprot. Semprot harus rata dan basah menurut pencampur yang disarankan oleh produsen racun. Gunakan langkah-langkah keamanan saat menyemprot racun. Setelah itu biarkan ruangan kandang satu sampai dua hari. Sapu dan buang serangga-serangga yang mati di dalam kandang.

Mencuci kandang ayam

Kandang ayam dicuci dengan menggunakan air pompa yang bertekanan tinggi untuk pembersihan kandang lebih sempurna. pembersihan secara manual menggunakan sabun yang direkomendasikan dapat juga dilakukan. kandang termasuk area atap dicuci sampai bersih. Setelah kandang ayam dicuci, dibilas dengan menggunakan air yang bersih dan di biarkan hingga kering.

Semprotan Racun Pemusnah Kuman
Setelah kering, kandang ayam disemprot dengan racun pembasmi kuman. Penyemprotan harus dilakukan dengan teratur dan sempurna. Semprotkan area dalam dan luar kandang hingga basah. Gunakan racun pembasmi kuman dengan pencampur sebagaimana yang disarankan oleh produsen racun saja.

Mengosongkan Kandang Ayam

Setelah disemprot dengan racun pembasmi kuman, Kandang ayam harus dikosongkan selama 2 minggu.Tujuannya yaitu untuk pengawalan penyakit yang lebih baik karena selama ini menghambat putaran hidup kebanyakan kuman penyebab penyakit. Jika kandang ayam dibiarkan kosong lebih 2 minggu penyemprotan racun pembasmi kuman kedua adalah dianjurkan. Setelah kandang bersih dan kering maka harus dilakukan persiapan untuk menerima kedatangan anak-anak ayam baru.

Pengendalian Penyakit Ayam.

Ayam yang sehat serta bermutu memiliki ketahanan melawan penyakit yang baik, dapat menggunakan makanan dengan efisien serta pertumbuhan yang baik. Penyakit dapat mempengaruhi efisiensi peternakan ayam dan kerugian karena menyebabkan kematian ayam, dipengaruhi pertumbuhan, meningkatkan biaya perawatan dan kontrol, kehilangan kualitas dan kemungkinan kehilangan pasar. Karena itu, penting bagi para peternak memeriksa kesehatan ayam setiap hari sehingga tindakan mengontrol infeksi dan penularan penyakit dapat di atasi sejak awal. Disarankan agar peternak menghubungi dokter Hewan untuk mendapatkan nasihat sehubungan dengan program vaksinasi penyakit pada ayam. Penyakit dapat dikontrol melalui 3 cara yaitu biosekuriti, vaksinasi dan pengobatan yaitu metode dalam praktek perternakan yang baik.

Baca juga cara beternak ayam hutan, cara beternak ayam petelur, cara beternak ayam serama, cara beternak ayam 

Belum ada Komentar untuk "cara beternak ayam pedaging dan memilih bibit ayam pedanging yang bermutu baik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel