perawatan anak ayam dan pemeliharaan ayam sampai siap jual

PETERNAKAN AYAM

PETERNAKAN

Cara Pemeliharaan dan Perawatan Terbaik Kepada Ayam

Di sini, kami ingin berbagi informasi tentang cara perawatan anak ayam yang baru menetas, Untuk anak ayam yang baru menetas biasanya lebih baik bersama induknya, namun banyak masalah lain yang membuat kita harus memisahkan anak ayam dari induknya. masalah yang sering terjadi seperti serangan pemangsa seperti musang, anjing, tikus, kucing liar dan ular. selain itu, induk yang pertama kali beranak juga sering menyebabkan kematian anak ayam itu sendiri. Apabila masalah ini terjadi, waktu dan energi kita juga harus di sesuaikan. anak ayam yang dipisahkan sangat sensitif terhadap lingkungan yang sering mengundang masalah kesehatan oleh karena itu penggunaan obat campuran dalam air dan vitamin sangat perlu, untuk kandang ayam berukuran sederhana dan berada di daerah yang agak terbuka, hal-hal yang perlu kita lakukan yaitu ...
  1. Memasang tameng / tutup tabir pada setiap dinding kandang yang terbuka agar anak ayam tidak terkena angin atau udara dingin di malam hari dan gigitan nyamuk
  2. Memasang lampu panas pada kandang pada waktu malam menurut luas ukuran kandang. jika kandang ayam kita tidak memiliki peralatan tersebut, maka sebaiknya supaya memasukkan anak ayam dalam kotak tebal yang ditutup dan di buatkan lubang untuk udara masuk pada waktu malam, Ini harus dilakukan setiap malam sehingga anak ayam mencapai ukuran yang memungkinkannya untuk hidup mandiri.
  3. Makanan juga harus dikendalikan, pemberian makanan pellet starter sangat dianjurkan, pada umur sebulan -2 bulan, pellet dapat dikonversi ke pellet NO.2 yaitu tujuan pembesaran. akhir sekali ketika anak ayam mencapai umur 3-5 bulan, pellet no.3 diberikan dicampur jagung halus itu akan membantu anak ayam tumbuh secara serentak dan membangun otot-otot penting di kala ayam itu dewasa, cara pemberian pakan begini dapat mengurangi masa pembesaran anak ayam dari 8 bulan ke 6 bulan untuk ukuran yang sama.
  4. Jangan lepaskan anak ayam yang masih kecil mengais pasir di luar kandang. ini dapat menyebabkan anak ayam mengalami kecacingan atau penyakit puru .
  5. Pastikan wadah makan dan minum dibersihkan setiap hari sebelum mengisi pakan kembali ini untuk mencegah penyakit menular pada anak ayam.

Proses Pembesaran Ayam

Dibawah ini adalah penjelasan secara detail, langkah-langkah yang harus dilakukan selama periode pembesaran anak-anak ayam yang ditetaskan menggunakan incubator. Semoga ini berguna.

Brooder:
  1. Anak ayam yang baru menetas dikeluarkan dari Hatcher / incubator setelah 2 hari, setelah bulu kering sepenuhnya dan kakinya kuat berdiri. 
  2. Brooder yang sesuai arsitekturnya diletakkan didalam gedung yang tertutup / teduh untuk menghindari dari kesejukkan dan kepanasan serta dipasangkan jaring untuk menghindari dari gigitan nyamuk. 
  3. Lampu yang sesuai watt nya dipasang 24 jam. 
  4. Wadah minum selalu dibersihkan dan air minum di ganti yang baru setiap hari. 
  5. Makanan dedak halus hitam 'Gold Coin' (201C) diberi sepanjang waktu. 
  6. Air minum ditambah vitamin + stimulant (Hidro Rex Vital Aminoacidos (HRV) untuk kebutuhan zat vitamin dan menambah selera makan setiap 5 hari sekali. 
  7. Brooder harus dibersihkan dan pembasmian kuman dengan diisfectant setiap kali sebelum masuk anak ayam baru tujuannya untuk mencegah penyakit.
Kandang ayam Asuh
  1. Setelah anak ayam berusia 10 -14 hari, barulah dipindah ke kandang asuh. Sebaiknya dilakukan diwaktu malam untuk menghindari dari stress karena pindah kandang baru yang besar dan nampak pemandangan luar. 
  2. Kandang asuh tertutup dapat berada diluar atau dibawah bangunan berteduh. Lantai kandang asuh dilapisi dan ditabur serbuk gergaji / sekam padi supaya tetap kering dan mengurangi efek amonia. 
  3. Dinding kandang asuh dipasang jaring nyamuk jika dinding menggunakan jaring kawat. 
  4. Dinding kandang diselimut sehingga dapat menjaga panas lampu diwaktu malam tapi membuat sedikit bukaan diatas dan bawah untuk sirkulasi udara baru sehingga ayam tak lemas dan menghindari akumulasi gas amonia yang berbahaya bagi sistem pernapasan ayam. Selimut dibuka pada waktu siang. 
  5. Lampu yang sesuai watt nya dengan luas kandang asuh dipasang pada malam saja. 
  6. Sebagian dinding dibuka pada siang hari untuk sirkulasi udara dan menghindari overheating jika berada diluar gedung tertutup. 
  7. Jumlah anak ayam harus sesuai dengan luas kandang asuh supaya tidak berhimpit dan bersesakan. Wadah makanan yang memadai harus sesuai dengan jumlah anak ayam untuk menghindari ayam dari berebut makanan. 
  8. Berikan makanan dedak halus hitam 'Gold Coin' (201C) sepanjang waktu. 
  9. Kandang harus dibersihkan dan pembasmian kuman dengan diisfectant setiap kali sebelum masuk anak ayam baru untuk mencegah infeksi penyakit.
Kandang Asuh Akhir: 
  1. Setelah ayam berusia 30-40 hari, pindahkan anak ayam kekandang asuh yang lebih besar. Sebaiknya dilakukan pada waktu malam untuk menghindari dari stress dan anak ayam lebih mudah ditangkap didalam gelap. 
  2. Kandang ini masih harus dipasang jaring nyamuk, lantai masih perlu berlapis, tetapi tidak perlu diselimut pada waktu malam. Sirkulasi udara sudah cukup melalui jaring nyamuk. 
  3. Vaksin Newcastle desease dapat diberi pada usia ini untuk melindungi anak ayam dari sampar. 
  4. Amoxicillin 50% - 6in1 pada dosis yang rendah bisa diberikan setiap 7 hari sekali sebagai langkah pencegahan dari penyakit Fowl Cholera, E.Coli, Salmonnella, Cronic Respiratory Deasease (CRD), Staphylococcosis dan Coryza 
  5. Vitamin diberi 5- 7 hari sekali untuk menambah kesehatan dan mendorong pertumbuhan anak ayam. 
  6. Makanan dedak halus 'Gold Coin' yang memadai dengan jumlah anak ayam dapat diberi 2 kali sehari. 
  7. Setelah berusia 2 bulan, dedak halus kuning dapat diperkenalkan. Beri dedak ini setelah ayam benar-benar lapar untuk menghindari dikais dan tersebar dibuang karena masalah pertukaran rasa makanan. Oleh sebab itu lapik lantai diperlukan. Makanan yang jatuh akan dimakan kembali bila anak ayam tersebut lapar kembali. 
  8. Hindari dari panas terik matahari secara langsung. Kandang asuh ini harus dikawasan teduh. 
  9. Wadah minum harus dibersihkan dan diberi air minum yang bersih setiap hari.
Kandang Pembesaran Awal
Kandang ini harus dibangun didalam area berpagar terpisah dari ayam dewasa 
  1. Setelah berusia 60 hari, anak-anak ayam dapat dipindahkan ke kandang pembesaran. 
  2. Kandang yang berlantai dan berdinding jaring, dapat disegel serta tertutup. 
  3. Biarkan selama 2 minggu didalam kandang ini supaya terbiasa dengan tempat tinggal barunya. 
  4. Masih diberi makan dedak komersil secukupnya untuk 2 kali sehari. 
  5. Perkenalkan makanan berbagai jenis seperti nasi, ampas kedelai atau sebagainya sedikit demi sedikit sewaktu ayam itu benar-benar lapar. 
  6. Wadah minuman dibersihkan dan air di ganti yang baru setiap hari. 
  7. Antibiotik pada dosis yang rendah diberi setiap 7 hari sekali sebagai langkah pencegahan. Vitamin juga diberi selang 5-7 hari secara berselang seling. 
  8. Setelah 2 minggu, buka pintu kandang, biarkan ayam itu turun sendiri. Tangga harus dibuatkan jika kandang tinggi. 
  9. Berikan makanan dalam wadah diatas tanah pada waktu siang dan didalam kandang diwaktu malam. 
  10. Siapkan papan atau apa saja benda yang lebih tinggi untuk ayam bertengger jika tanah rendah dan menakung air diwaktu hujan lebat untuk menghindari ayam mati lemas atau kedinginan. 
  11. Dinding kandang tidak perlu diselimut tetapi lampu hemat listrik / flourecent harus dipasang supaya ayam nampak dan mematuk nyamuk. 
  12. Kandang ayam juga harus dibersihkan untuk mencegah penyakit.
Kandang Pembesaran Akhir
  1. Setelah berusia 80-90 hari, ayam sudah bisa dipindahkan ke kandang pembesaran akhir. Kandang ini terpisah dari kandang pembesaran awal diatas. Kandang ini merupakan tempat ayam ini tumbuh dan tidur sampai dewasa dan dijual. 
  2. Kandang ini tertutup, berdinding, berlantai, berpalang dan berpagar. Ayam dikurung sampai 2 minggu untuk memperkenalkan tempat barunya. 
  3. Makanan campuran seperti dedak, ampas kelapa / kedelai, sisa makanan dan sebagainya dapat diberi secara terjadwal 2 kali sehari. 
  4. Selama dalam kurungan, ayam diasuh makan didalam wadah diatas tanah didalam area kandang untuk menghindari perebutan makanan dengan ayam-ayam yang lebih dewasa. Setelah habis makan, pintu pagar dibuka untuk dibiarkan lepas keluar berjemur, bermain, mandi debu. 
  5. Ajarin anak ayam tidur diatas palang kayu. Pada malam hari, angkat semua anak ayam dan letakkan diatas tiang kayu. Buat setiap hari sampai semua ayam tahu naik sendiri untuk tidur diatas mistar. Lantai yang kosong, dapat digunakan untuk anak ayam yang baru pindah masuk kandang. 
  6. Kandang harus dibersihkan dan disemprot dengan diisfectant setiap kali sebelum masuk anak ayam baru untuk mencegah infeksi penyakit.
data ini diolah dari berbagai sumber

Belum ada Komentar untuk "perawatan anak ayam dan pemeliharaan ayam sampai siap jual"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel