Peternakan ayam dan jenis-jenis ayam serta ciri-ciri indukan ayam betina yang bagus

PETERNAKAN

Peternakan ayam aduan

Peternakan ayam aduan- Ayam adalah salahsatu hewan berdarah panas dengan tingkat metabolisme tubuh yang tinggi. Anak ayam umur sehari memiliki temperatur suhu tubuh 39oC. Temperatur suhu tubuh ayam dewasa rata-rata lebihkurang sekitar 40,6 – 40,7oC. Temperatur suhu tubuh ayam akan meningkat dari pagi sampai sore hari, kemudian akan menurun sampai tengah malam. Ciri yang unik dari ayam yaitu pada sistem perkelaminnannya yg diatur oleh sistem hormon. Hewan yang satu ini termasuk dalam kelas aves atau hewan bersayap yang sudah didomestikasi oleh manusia untuk di ambil manfaatkan seperti daging, telur dan lain sebagainya. Berikut ini akan dijelaskan taksonomi ayam beserta dengan ciri-ciri ayam berdasarkan manfaatnya.

Taksonomi ayam yaitu seperti dibawah ini:
Kingdom         : Animalia
Subphylum      : Vertebrata
Phylum            : Chordata
Divisi               : Carinathae
Family             : Phasianidae
Kelas               : Aves
Ordo                : Galliformes
Genus              : Gallus
Spesies            : Gallus gallus domestica sp

AYAM PETELUR

Ayam petelur adalah ayam betina yang khusus diternakkan / dipelihara untuk di ambil telurnya. Ayam petelur dapat mendatangkan penghasilan yang lumayan banyak apabila dilakukan secara intensif.

Ciri-ciri ayam petelur yaitu sebagai berikut:
Bobot badan relatif ringan, Bentuk tubuh lonjong (memanjang), Tulang ringan, Gerak lincah dan peka terhadap cuaca, Shank pipih dan melebar ke samping, Produksi telur 250 – 300 butir/ tahun dengan berat rata-rata 62 g/butir, Jengger tumbuh cepat dan dewasa kelamin umur 4,5 – 5 bulan.

AYAM PEDAGING

Ayam ayam pedaging atau Broiler merupakan jenis ayam ras yang dapat berkembang atau tumbuh dengan cepat dan bisa menghasilkan daging dalam jangka waktu yang sangat singkat yaitu lebih kurang sekitar 5 hingga 7 minggu.

Ciri-ciri ayam pedaging atau ayam broiler yaitu sebagai berikut:
Laju pertumbuhan dan bobot badan tinggi, Sifat dan kualitas daging baik, Warna kulit kuning, Daya hidup tinggi (90%), tingkat kematian rendah, Tidak temperamental, cenderung malas dengen gerakan lamban, Bentuk badan segi empat dan dalam, Kemampuan membentuk karkas tinggi, Bulu lebat dan Bulu luas dan lebar dengan alas dada bulat, Shank bulat dan tebal dan Gerakan lamban

Ciri-ciri ayam hias yaitu sebagai berikut:
Ayam hias adalah ayam yang memiliki keunikan dan juga keindahan yang berbeda dengan ayam pada umumnya. Sedangkan ciri-ciri ayam hias tidak menentu dikarenakan setiap jenis ayam hias memiliki keunikan masing-masing. Keunikan tersebut bisa kita lihat dari bentuk tubuhnya dan warna bulu maupun dari suaranya. Ayam hias sangat diminati oleh penghobi ayam. Ayam hias tidak untuk dijadikan sebagai penghasil daging maupun telur, ayam ini hanya dipelihara sebagai ternak hias yang biasanya di pelihara dirumah.
Contoh Ayam Hias : ayam ketawa, Ayam kapas, ayam kate, ayam onagodari dan lain sebagainya

AYAM ADUAN
Ayam Aduan merupakan ayam jantan dewasa yang dipelihara dan dirawat secara khusus untuk diturunkan dalam sebuah arena pertarungan ayam. Mutu dari ayam aduan sangat ditentukan oleh klas dan tulangnya. Bukanlah keaslian bibit atau Ras ayam yang  dipergunakan. Klas disini yaitu kemampuan ayam dalam bertarung dan kekayaan variasi pukulan yang akan dilancarkan ayam tersebut terhadap lawannya secara tepat dan akurat. Kemudian yang dimaksud dengan tulang adalah semangat dalam bertarung dan daya tahan tubuh ayam yang tinggi terhadap pukulan lawan.
Ciri-ciri Ayam Aduan yang bagus yaitu memiliki semangat dan juga daya tarung yang tinggi dan stamina tubuhnya prima, ketika sedang bertarung menunjukkan semangat tempur dan keberanian yang pantang untuk menyerah dan juga tahan sakit serta bermental baja. ketika bertarung pandai sekali mencari dan juga mengambil posisi yang baik untuk melepaskan pukulan kepada lawannya. sewaktu diserang lawan ayam aduan juga sangat pandai meredam dan menghindari pukulan lawannya tanpa kehilangan kontrol

Ciri-ciri umum ayam aduan yaitu seperti dibawah ini:
  1. Memiliki bulu yang mengkilap terutama pada bagian sayap dan ekornya.
  2. Memiliki mata yang jernih.
  3. Bila berdiri bentuk tubuh tegak tidak membungkuk.
  4. Kaki ayam mempunyai sisik yang kasar biasanya berbentuk belimbing.
  5. Alis yang tebal dan juga batok kepalanya yang kelihatan tebal.
  6. Memiliki Paruh yang besar.
  7. Jari kaki kecil dan panjang, susunan jarinya mekar.
  8. Stamina Kuat.
============================================================
Ciri-Ciri Ayam Betina Super Yang Baik untuk Indukan
Salah satu kunci sukses menjadi breeder ayam super yaitu pandai dalam memilih indukan yang nantinya akan dikawinkan. Indukan ayam jantan dan indukan ayam betina haruslah memenuhi syarat tertentu. Ini agar anakan ayam super yang nantinya dihasilkan mempunyai sifat-sifat unggul. dalam artikel ini, kita akan coba membahas mengenai ciri-ciri ayam betina super yang baik untuk dijadikan sebagai indukan. Ciri-ciri ayam betina super berikut ini banyak dipakai breeder-breder terkenal dalam memilih dan menyeleksi induk-induk yang nantinya digunakan.

Ayam Betina Super untuk Induk
Ciri ayam betina yang baik untuk digunakan sebagai induk dapat di lihat langsung dari bentuk fisiknya dan juga dari riwayat asal usul keturunannya.

Dari bentuk fisik misalnya, kita bisa memperhatikan bagaimana bentuk dari kepala, badan, kaki, mata, tulang sapit, bulu dan tajinya. Sedangkan dari riwayatnya bisa dilihat asal-usul trah keturunannya, apakah termasuk dari keturunan ayam juara atau tidak dan apakah pernah terkena penyakit atau tidak, dan lain sebagainya.

a. Bentuk badan indukan ayam betina
Bentuk badan ayam betina yang baik untuk dijadikan sebagai indukan yaitu bentuk badan yang menyerupai bentuk botol. Hal ini dapat kita rasakan dengan cara memegang bagian dada dan perut ayam betina ini dari bawah sembari mengangkatnya. apabila terasa nyaman dipegang, maka ayam betina tersebut termasuk baik untuk dijadikan indukan, sedangkan kalau sebaliknya, maka lebih baik ayam betina tersebut dijadikan ayam potong saja.

b. Bentuk kepala indukan ayam betina
Ayam betina yang akan digunakan sebagai indukan sebaiknya mempunyai bentuk kepala yang jika dilihat dari depan menyerupai seperti bentuk kepala ular. Karena Ayam betina yang mempunyai bentuk kepala mirip seperti kepala ular umumnya akan menghasilkan anakan yang mempunyai pergerakan luwes dan lincah, terutama bila dikawinkan dengan ayam jantan yang berkepala menyerupai buah pinang.

c. Kaki indukan ayam betina
Bentuk kaki sering menjadi pertimbangan yang paling utama ketika akan memilih ayam aduan. Hal yang sama juga berlaku pada waktu memilih ayam betina untuk indukan. Kaki dengan sisik kering dan jari-jari yang panjang biasanya dipilih sebagai syarat awal dalam menghasilkan anakan calon juara. Karena kaki seperti ini biasanya akan menghasilkan anak ayam aduan dengan pukulan yang mematikan.

d. Bulu indukan ayam betina
Bulu juga merupakan indikator kesehatan dalam dunia peternakan. Bulu yang bersih dan juga mengkilat merupakan ciri luar yang menandakan bahwa ayam mempunyai ketahanan fisik yang baik. Oleh karenanya, pada saat memilih ayam betina sebagai indukan, perhatikan bulunya. kalau kusam dan kotor, sebaiknya jangan dipilih atau cari induk ayam betina yang lain.

e. Mata indukan ayam betina
Mata ayam betina yang menjorok ke dalam pada umumnya menandakan ayam tersebut mempunyai sifat keibuan. Ayam betina calon indukan dengan ciri seperti ini nantinya akan merawat anak-anaknya dengan baik sampai anak itu tumbuh besar. Kemudian tingkat keberhasilan dari proses pengeraman telur yang dilakukan oleh ayam betina bermata cekung biasanya juga lebih tinggi. Selain itu, usahakan juga untuk memilih ayam betina dengan mata yang bersih. Kebersihan kelopak mata induk ayam betina menunjukkan bahwa ayam betina tersebut dalam keadaan sehat dan bebas dari penyakit-penyakit berbahaya.

f. Taji indukan ayam betina
Ini juga merupakan salahsatu pertimbangan yang sebetulnya tidak begitu penting. kita bisa menggunakan ayam betina yang tidak mempunyai jalu sebagai indukan. Namun akan lebih baik lagi apabila jalu mereka sudah tumbuh.

g. Tulang Sapit indukan ayam betina
Usahakan juga untuk memperhatikan tulang sapit ketika memilih ayam betina untuk dijadikan sebagai indukan. Tulang sapit atau tulang di bawah pangkal ekor yang lebar adalah ciri dari ayam betina yang akan menghasilkan anak ayam berkelas.

h. Silsilah/asal usul ayam
Perhatikan betul-betul silsilah dari ayam betina yang akan dijadikan sebagai indukan. Jangan sekali-kali menggunakan indukkan yang tidak jelas asal usulnya. Meskipun dikawinkan dengan pejantan yang berkualitas super, kemungkinan ia bisa menghasilkan ayam aduan yang berkelas menjadi sangat tipis. Ayam betina yg berasal dari silsilah ayam juara juga harus tetap kita seleksi. Karena tidak semua keturunannya mempunyai genetik yang bagus sebagai ayam aduan.

Demikianlah informasi mengenai peternakan ayam, jenis-jenis ayam dan ciri-ciri ayam yang banyak diternakkan oleh masyarakat.

Semua data ini kami rangkum dari beberapa sumber

Belum ada Komentar untuk "Peternakan ayam dan jenis-jenis ayam serta ciri-ciri indukan ayam betina yang bagus"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel