spesies kelinci yang banyak diternakkan dan beberapa jenis penyakit kelinci

PETERNAKAN


PETERNAKAN KELINCI

Beternak Kelinci- Kelinci atau dalam bahasa Inggris lebih dikenal sebagai Rabbit adalah mamalia kecil yang lucu dan imut. Di malaysia, ia di panggil 'arnab'. Nama ilmiah kelinci adalah Oryctolagus spp.

Kelinci adalah mahluk hidup dari kelompok hewan filum Chordata dalam kelas mamalia dalam order lagomorpha. Kelinci adalah hewan yang makanan utamanya adalah tanaman/rumput/sayur/buah-buahan. Perbedaan antara kelinci dengan tikus adalah kelinci memiliki gigi pemotong kedua (incisors) dibagian rahang atas. ekor yang kontot dan bulat, memiliki lubang hidung berbentuk liang memanjang, Struktur tengkorak kelinci lebih ringan.

Kelinci sering diburu oleh hewan pemangsa atau predator, oleh karena itu kelinci memiliki kelebihan diantaranya cepat berkembang biak. Sebagai hewan mamalia, bereproduksi dengan melahirkan dan menyusui, kelinci berdarah panas.

Kelinci memiliki telinga yang panjang yang berfungsi sebagai penyisih panas, disamping itu kelinci juga memiliki indra pendengaran yang cukup kuat untuk membantu kelinci dalam mendeteksi musuh atau pemangsa. Selain itu, untuk melarikan diri dari predator atau pemangsa, kelinci juga dapat bergerak dengan cepat dengan cara melompat. Kelinci banyak di temukan di berbagai daerah dan iklim, suhu, tropis, dan juga di daerah gurun.

Spesies Kelinci

Jenis Kelinci Yang Jarang Diketahui
Ada lebih dari 47 jenis kelinci yang diakui oleh Asosiasi peternak Kelinci Amerika Serikat (ARBA), tetapi ada banyak lagi jenis kelinci di seluruh dunia. dibawah ini adalah sebagian kecil jenis kelinci yang diternakkan atau yang dipelihara oleh para pecinta hewan

  1. Kelinci Pika Bibir hitam atau nama Inggrisnya "Black-Lipped Pika" dari keluarga Ochotonidae, nama ilmiahya adalah Ochonotona curzoniae
  2. Kelinci Jack Ekor Hitam atau nama Inggerisnya "Black-tailed Jackrabbit" dari keluarga Leporidae, nama sainsnya Lepus californicus
  3. Kelinci Amami atau nama Inggerisnya "Amami rabbit" dari keluarga Leporidae, nama ilmiahya adalah Pentalagus furnessi
  4. Kelinci Eropa atau nama Inggerisnya "European rabbit" dari keluarga Leporidae, nama ilmiahya adalah Orytolagus cuniculus
  5. Kelinci Gunung Berapi atau nama Inggerisnya "Volcano rabbit" dari keluarga Leporidae, nama ilmiahya adalah Romerolagus diazi
  6. Kelinci Ekor Kapas Timur atau nama Inggerisnya "Eastern Cottontail" dari keluarga Leporidae, nama ilmiahya adalah Brachylagus floridanus
  7. Kelinci Perang atau nama Inggerisnya "Brown rabbit" dari keluarga Leporidae, nama ilmiahya adalah Lepus europaeus
  8. Kelinci Arktik atau nama Inggrisnya "Arctic hare" dari keluarga Leporidae, nama ilmiahya adalah Lepus Arcticus
  9. Kelinci Pika Amerika Utara atau nama Inggrisnya "North American Pika" dari keluarga Ochotonidae, nama ilmiahya adalah Ochonotona princeps
  10. Kelinci Gunung atau nama Inggerisnya "Mountain hare" dari keluarga Leporidae, nama ilmiahya adalah Lepus timidus
  11. Kelinci Pygmy atau nama Inggerisnya "Pygmy rabbit" dari keluarga Leporidae, nama ilmiahya adalah Brachylagus idahoensis
  12. Kelinci Paya atau nama Inggerisnya "Swamp rabbit" dari keluarga Leporidae, nama ilmiahya adalah Brachylagus aquaticus

Kelinci Kerdil
Kelinci Kerdil (Brachylagus idahoensis) adalah sejenis kelinci Amerika Utara, dan satu dari dua spesies kelinci di Amerika yang menggali lubang. Kelinci Kerdil merupakan satu-satunya anggota genus Brachylagus.
Meskipun terdaftar sebagai spesies terancam di Columbia di wilayah Barat Laut Pasifik di Amerika Serikat, namun IUCN mencantumkan spesies kelinci ini sebagai berisiko rendah, karena populasi Cekungan Columbia Basin merupakan populasi peninggalan terpencil yang berbeda dari segi genetik dan semakin menuju ke arah evolusi menjadi subspesies berbeda, sedangkan IUCN hanya memperhitungkan setiap spesies pada keseluruhannya.
Kelinci Kerdil merupakan kelinci yang paling kecil di dunia. Untuk yang dewasa, minimum beratnya adalah 375 sampai sekitar 500 gram (sekitar 13 ons sampai 1 pon), dan panjang tubuh kelinci ini sekitar 23,5 sampai 29,5 sentimeter (9¼ sampai 11½ inci); yang betina lebih besar sedikit dari yang jantan. Kelinci kerdil mudah dibedakan dengan kelinci lain karena ukurannya yang kecil, telinganya yang pendek, warna abu-abu, kaki belakang yang kecil, dan tiadanya bulu putih pada ekor.

Kelinci Gunung Berapi

Kelinci Gunung Berapi, juga dikenal sebagai teporingo atau zacatuche (Romerolagus diazi) adalah sejenis kelinci kecil yang hidup di pegunungan Meksiko. Ini adalah spesies kelinci kedua terkecil di dunia, membuntuti Kelinci Dwaft. Kelinci ini memiliki telinga kecil yang kebulatan, kaki yang pendek, dan bulu yang pendek dan tipis. Kelinci Gunung Berapi tinggal secara berkelompok 2 sampai 5 ekor dalam sarang bawah tanah. Berbeda dengan kebanyakan spesies kelinci, Kelinci Gunung Berapi tidak mengendap di atas tanah, sebaliknya mengeluarkan bunyi yg nyaring untuk memberikan peringatan bahaya kepada kelinci yang lain. Ini adalah hewan nokturnal yang cukup aktif mulai senja hingga fajar. Berat tubuh Kelinci Gunung Berapi sekitar 390-600 gram (14-21 oz). Pada tahun 1969, terdapat 1000 sampai 1200 ekor yang hidup secara liar.

Kelinci Bushman
Kelinci Bushman (Bunolagus monticularis) atau kelinci sungai (Riverine Rabbit) merupakan salah satu spesies mamalia yang paling langka dan paling terancam di dunia, dengan jumlahnya mungkin tidak lebih 200 ekor saja. Kelinci ini sangat terbatas area persebarannya, karena hanya ditemukan di daerah tengah dan selatan Gurun Karoo di Provinsi Tanjung, Afrika Selatan. Ia merupakan satu-satunya anggota genus Bunolagus.

Kelinci Bushman biasanya ada sebatang garis hitam yang terbentang dari sudut mulut melintang pipi. Ekornya berbulu lebat dan berwarna coklat muda (dengan sedikit hitam pada ujungnya), perut dan lehernya berwarna krim, dan kaki belakangnya lebar seperti pentungan. Ini adalah spesis kelinci yang berjaga pada malam hari. Kelinci sungai tempat makan dengan makanan favoritnya, yaitu pohon rimbun boegoe pada waktu malam, dan tidur dalam sarang pada waktu siang. Sarang kelinci ini merupakan gesekan dangkal pada pasir di bawah pohon rimbun. Kelinci ini mengumuhkan 2 jenis kotoran. Pada waktu malam, ketika kelinci menjadi aktif, ia mengeluarkan bijian keras. Pada waktu siang, tahinya menjadi lembut, diambil langsung dari dubur lalu ditelan. Beginilah kelinci Bushman memperoleh vitamin B yang diproduksi oleh bakteri dalam usus belakang, serta zat-zat mineral seperti kalsium dan fosfor jadi didaur ulang.

Kami terpanggil untuk menulis berkenaan gejala-gejala ringan yang sering dialami oleh kelinci, yang mana jika tidak terdeteksi dan diobati lebih awal mungkin dapat meyebabkan masalah serius bukan saja kepada kelinci tetapi juga kepada pemiliknya. Sangatlah rugi jika masalah ringan seperti infeksi kutu dan kurap ini tidak diobati dengan benar sehingga bertambah serius sehingga ke tingkat kritis dan menyebabkan kematian terjadi pada kelinci peliharaan.
Masalah ini tidak dapat dilihat dengan mata telanjang pada tahap awalnya. Dan apabila sudah dapat dilihat maka ia sudah ketingkat yang parah. Apabila dibawa ke dokter Hewan metode "Skin Scraping" harus dilakukan tujuannya adalah untuk mendapatkan sampel sebelum dilihat dibawah mikroskop untuk melihat bentuk telur kutu tersebut. Sampel bulu juga dapat digunakan tetapi membutuhkan sampel dari setiap bagian kelinci yang mungkin terinfeksi. Jika tes tersebut negetif, tes biopsy merupakan sebuah solusi terbaik

==================================================================

PENYAKIT KELINCI

KUTU TELINGA (EAR MITES) PADA KELINCI
Kutu telinga pada kelinci disebabkan oleh sejenis parasit yang juga lebih dikenal sebagai Psoroptes Cuniculi. parasit ini memiliki siklus hidup selama 21 hari, dan telur parasit ini akan menetas dalam waktu 4 hari. Biasanya ia hanya menjankiti satu telinga kelinci saja, dan jika tidak diobati dapat menyebar ke telinga kelinci yang satu lagi, seluruh kepala, tengkuk, bawah perut dan juga bagian tubuh lain yang lemah. Serangan oleh parasit ini menyebabkan telinga kelinci gatal. Bila kelinci mengaru telinga. Luka dari garuan itu adalah sumber makanan bagi parasit tersebut. 
Tanda-tanda kritis Pada Kelinci: gatal telinga, sering mengaruk-garuk telinga dan mengoyang -goyangkan kepala dengan lebih sering dan mungkin tanpa henti menggoyang-goyang kepala. Pada tahap awal sedikit kupingan tipis akan terlihat di dalam telinga. Kupingan yang berwana kelabu-kekuningan sebenarnya adalah ratusan dan mungkin jutaan parasit, sel kulit dan darah.
Jika tidak mendapat perawatan pada tahap ini kupingan tipis ini mungkin akan menjadi kerak yang keras yang dapat menjadi tebal sehingga 2 centimeter dalam beberapa kasus. Kerak tersebut tidak dapat dibuang dibersihkan ini karena dapat menyebabkan pendarahan dan nyeri pada kelinci. Luka tersebut selanjutnya akan menjadi lebih serius jika terinfeksi parasit dan dapat mendatangkan masalah lain.
Pengobatan kutu telinga kelinci: Jika ditingkat awal dan ringan. cuci telinga kelinci tersebut dengan mengunakan kapas yang dibasahi dengan minyak mineral atau minyak zaitun, biasanya 2 sampai 3 kali perawatan ia akan pulih. Jika semakin serius dapatkan pengobatan dari dokter hewan. Biasanya suntikan IVERMECTIN akan diberikan. tiga kali suntikan dalam waktu empat belas hari dan biasanya setelah dilakukan perawatan kerak akan tertanggal dengan sendirinya, Perlu diingat injeksi harus diambil dengan terjadwal ini adalah karena siklus hidup Kutu telinga yaitu dua puluh satu hari, IVERMECTIN tidak membunuh telur, jadi suntikan sebanyak tiga kali dalam empat belas hari mampu membunuh larva dari telur yang menetas.
IVERMECTIN yang dilarutkan dalam air dan digunakan terus ke telinga yang terinfeksi kurang efektif untuk mengobati gejala ini dibandingkan dengan metode injeksi dan oral.

KUTU HAMA( FUR MITES ) PADA KELINCI
Kutu dan hama adalah masalah biasa bagi kelinci, kucing dan juga anjing. Dan hewan hewan ini bisa jadi pembawa kepada masalah ini, dan ia dapat terinfeksi oleh manusia atau pemilik hewan hewan bersangkutan. Ini adalah disebabkan oleh parasit Listrophorus Gibbus dan juga Cheyletiella Paracitoctorax
Cheyletiella Paracitoctorax biasanya hanya berada di atas permukaan kulit kelinci dan paling umum pada kelinci. Dan itu biasa juga ada pada kelinci-kelinci yang sehat. Siklus hidupnya adalah selama 5 minggu. Kutu tungau betina bertelur dan melekatkan telur di bulu kelinci atau rambut, 3 ke 4mm dari kulit.
Tanda-tanda kritis Pada Kelinci: ada kerak dibagian tengkuk kelinci dan terlihat seperti lapisan ketombe. Dan menyebabkan iritasi pada kelinci. Dan keguguran bulu kelinci tersebut akan terjadi.
Pengobatan: Dapatkan suntikan IVERMECTIN di klinik hewan
Listrophorus Gibbus (kutu babi) adalah kutu yang jarang sekali di jangkiti kelinci. Ia mudah terinfeksi oleh kelinci yang sering di lepas bebas di perkarangan rumah ataupun di lapangan. Ini karena ia hanya bertelur di dalam tanah dan hanya larva yang hinggap pada kelinci, kucing dan juga anjing. Kutu tersebut akan mengisap darah hingga 3-4 kali lipat dari ukuran badanya dan jatuh kembali ke tanah untuk melanjutkan siklus hidupnya.
Tanda-tanda kritis Pada Kelinci: Larva biasanya akan menghisap darah di telinga, tepi mata, bawah dagu, di bahu, kaki dan celah kaki. Gigitan dari kutu tersebut dapat menyebabkan iritasi kulit dan efek garuk dapat menyebabkan infeksi.

KURAP PADA KELINCI
Kurap merupakan infeksi yang sangat serius dan jika tidak segera diobati lebih awal akan menjadi parah/kritis. Bukan itu saja parasit dari kurap ini dapat menginfeksi kelinci-kelinci yang lain, kucing, anjing dan mungkin juga pemilik hewan tersebut. Masa hidup dari parasit ini yaitu 3 minggu. Hanya larva berada di permukaan kulit kelinci, parasit betina memasuki kulit untuk bertelur dan terus berada didalam sel kulit.
Tanda-tanda kritis Pada Kelinci: Infeksi akan mulai terlihat pada mulut dan hidung kelinci, kemudian menyebar ke sekitar kepala, leher dan kadang-kandang ke badan kelinci. Kurap akan menyebabkan kelinci mengaruk-garuk badan dengan kuat dan menyebabkan infeksi kurap menyebar dan menyebabkan bulu jatuh dan kulit tampak berair dan menjadi kerak ketika kering. Kerak tersebut berair dan dapat menyebab infeksi yang lebih serius menyebabkan kelinci kurang daya tahan, lemah dan mati dalam beberapa minggu saja.
Pengobatan penyakit kurap pada kelinci: Dapatkan perawatan Hewan dengan cepat. Biasanya penyuntikan IVERMECTIN akan dilakukan. tiga kali suntikan dalam waktu 14 hari. Bersihkan kandang dengan pembasmi kuman, dan biarkan selama beberapa hari sebelum digunakan kembali, ini adalah karena parasit dari kurap dapat bertahan selama beberapa minggu tanpa inang. Pisahkan kelinci yang terkena infeksi dari kelinci, kucing atau anjing yang lain. Ini untuk menghindari dari wabah menular.

Data ini diolah dari berbagai sumber

Baca juga cara beternak ayam pedaging, cara beternak ayam aduan, cara beternak ayam petelur, cara beternak ayam kampung, cara beternak ayam hutan, cara beternak ayam arab dan cara beternak ayam mutiara

Belum ada Komentar untuk "spesies kelinci yang banyak diternakkan dan beberapa jenis penyakit kelinci"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel