Perbedaan Ayam Jalu dengan Ayam Pukul berserta perbedaan ciri fisiknya

PETERNAKAN AYAM ADUAN

Perbedaan Ciri Fisik Ayam Pukul Dan Ayam Jalu

Perbedaan Ayam Jalu dengan Ayam Pukul - Bagi pencinta ayam laga mengetahui karakter dari ayam aduan tersebut merupakan suatu hal yang sangat penting untuk diketahui, karena selain berguna dalam pilih tanding dan juga dalam menentukan lawannya di pertarungan nanti, selain itu juga sangat berguna untuk pemilihan dalam menentukan ayam laga yang akan dijadikan andalannya. Dengan melihat berdasarkan dari gaya serang ataupun pola serangan dalam mengalahkan lawan tandingnya, ayam laga atau ayam aduan bisa kita bedakan menjadi 2 yaitu, (1) ayam pukul. Ayam pukul yaitu ayam aduan yang memukul lawan tarungnya tanpa menggunakan jalu. (2) ayam jalu, ayam jalu yaitu ayam aduan atau ayam laga yang memukul lawan tandingnya dengan sekaligus menggunakan jalu. Selain itu perawatan antara ayam pukul dan ayam jalu juga sedikit berbeda. dalam artikel kali ini untuk membedakan antara ayam pukul dengan ayam jalu agar di dapati perawatan yang tepat.

Perbedaan Ciri Fisik Ayam Pukul Dan Ayam Jalu
Ayam pukul dan ayam jalu dapat dibedakan berdasarkan beberapa ciri fisiknya. Berikut ini adalah perbedaan-perbedaanya :

Ayam Pukul
  1. Teknik tarung     : Fighter, lebih mengutamakan teknik kontrol dan selalu mengelock gerakan lawan dengan teknik kuncinya yang bagus.
  2. Ciri kaki               : Ruas kaki tidak teratur tapi otot kaki kasar dan kuat.
  3. Bentuk mata       : Mata jernih dengan tulang alis yang menonjol.
  4. Ciri bulu              : Bulu badan lebat, mengkilat tapi agak kaku dan kasar.
  5. Bentuk kepala    : Kepala berukuran besar agak pendek dengan jengger kecil dan kaku.
  6. Bentuk paruh     : Pendek dan kuat.
  7. Bentuk tubuh     : Tegap, struktur tulang kasar, otot besar dibagian bahu, leher dan pangkal sayap.
  8. Bentuk taji          : Jalu pendek dan posisi dibelakang kaki.
Umur siap tarung ayam tipe pukul yaitu sekitar 12 bulan dengan kondisi belum pernah kawin.

Ayam Jalu
  1. Tehnik tarung    : Slugger, lebih gesit dan lincah dalam menyerang lawan, agresif dan terus menerus memukul bagian vital dari badan lawannya.
  2. Bentuk mata       : Bola mata kecil bulat dan agak cekung kedalam.
  3. Bentuk kepala    : Ukuran kepala lebih kecil dan memanjang dengan jengger yang lentur dan tipis.
  4. Ciri bulu              : Bulu sayap, bulu tubuh dan bulu ekor lebih lebat secara keseluruhan untuk menunjang gerakan manuver udara.
  5. Bentuk paruh     : Panjang dan kuat.
  6. Ciri kaki               : Kaki kecil, bulat, dengan sisik yang kering.
  7. Bentuk tubuh     : Ramping dan leher agak panjang.
  8. Bentuk taji          : Jalu berukuran sekitar 2 centimeter, posisi berdekatan dengan jari kelingking.
Umur siap tarung ayam tipe jalu yaitu sekitar 18 bulan dengan kondisi belum pernah kawin.

Berikut ini adalah beberapa patokan perbedaaan antara ayam pukul dengan ayam jalu :

Ciri-ciri fisik
Ayam pukul
Postur tubuh  idealnya ayam pukul adalah badan  kekar, padat, kulit lentur juga kenyal, otot yang besar dan kondisi tulangan tebal, selain menjadikan ciri khas dari fisik ayam pukul juga sekaligus menjadi penyebab kekuatan dan keakuratan dalam memukul lawan.

Ayam jalu
Postur tubuh  idealnya ayam jalu  adalah badan yang ramping, ringan, lentur juga kenyal dengan kondisi  tulangan sedang dan padat di sertai bulu yang cukup tebal. Selain menjadi ciri  fisik  ayam jalu juga sekaligus menjadi kemampuan kecepatannya  disaat menyerang lawan.

Kualitas pukulan
Ayam  jalu
Kualitas pukulan dari ayam jalu ialah produktif , artinya selain pukulannya bisa membuat luka serius terhadap lawannya,  juga dapat memukul dengan lebih banyak dari pada ayam pukul.

Ayam pukul
Kualitas pukul dari ayam pukul adalah efektif,  artinya selain bobot pukulnya yang sangat keras dan juga akurat dan selalu mengarah tepat di bagian organ vital  lawan tarungnya. Akurasi pukulannya juga sangat bagus.

Cara kerja dan target serangan
Ayam jalu
Cara kerja ayam jalu menyerang dengan sangat cepat dan dengan beraneka ragam tehnik. Prinsipnya cenderung menyerang dan target serangan ayam jalu adalah sembarang tempat, tanpa memperhatikan bagian-bagian vital dari lawannya.

Ayam pukul
Cara kerja  ayam pukul sedikit lebih lambat tapi pasti, cenderung bertahan dan target serangan ayam pukul yaitu selalu mengarah tepat di bagian-bagian organ vital lawannya, misalnya bagian sambungan leher, bahu, mata, kepala, telinga atau bagian pundak lawan.

Efek pukulan
Ayam jalu
Mampu membuat luka sobek,  bisa membuat cacat fisik sekaligus mental dan juga bisa membuat mati musuhnya akibat kehabisan darah.

Ayam pukul
Bisa membuat luka-luka memar, dan dapat membuat lawan tarungnya cacat fisik sekaligus mental, dan selain itu bisa membuat mati akibat pukulan yang selalu mengarah pada bagian organ vital lawannya.

Kelebihan dan kelemahan
Ayam pukul
Ayam pukul yaitu ayam aduan yang memukul dengan hanya mengandalkan pukulan-pukulan tanpa menancapkan  jalu, memukul lawan dengan tidak menggunakan jalu adalah kekurangan dari ayam pukul akan tetapi kelebihan dari ayam aduan type ini selain bobot pukulan nya yang sangat keras juga selalu memukul lawannya tepat pada bagian-bagian organ vital, sekalipun pukulannya tidak di sertai taji, namun ayam aduan tipe ini dapat melumpuhkan lawannya bahkan dalam sekali pukul.


Ayam jalu atau taji

Ayam jalu/taji yaitu ayam yang memukul sekaligus menancapkan jalu akan tetapi kelemahan pada ayam jalu selain pertahanannya yang kurang baik, selain itu pukulan yang dilepaskan ayam jalu/taji tidak selalu mengarah pada bagian-bagian vital lawannya artinya ayam jalu memukul lawan di sembarang tempat. Akan tetapi  keunggulan dari ayam jalu ini selain pukulannya bisa membuat luka serius juga dapat menyerang lawanya dengan cepat. Pukulan ayam jalu ini selalu lebih banyak dari lawan ayam tipy pukul, sehingga membuat ayam jalu selalu lebih cepat dalam mengalahkan lawan tarungnya.

Dari penjelasan singkat di atas memang terkadang teori tersebut berbeda dengan kenyataan yang terjadi di arena pertandingan. Mungkin sering kita jumpai ayam aduan yang gerakannya sangat cepat, pukulan cepat dan juga sangat banyak dalam memukul lawan ternyata tidak punya taji/jalu. Begitu juga sebaliknya, sering juga ayam aduan yang pukulannya sangat keras akan tetapi jarang sekali memukul dan gerakannya pelan tapi pasti ternyata jalunya panjang. Jika seperti ini kejadianya bagaimana perawatannya yang tepat untuk ayam aduan tersebut??

Sebaiknya tipe pukulan dari ayam aduan tersebut dibedakan dari keras dan kurang keras, dari cepat dan kurang cepat. Jenis Ayam aduan yang tipe pukul cepat biasanya bobot pukulannya agak kurang. Sementara jenis ayam aduan yang pukulnya keras biasanya kurang cepat. Tapi ada juga tipe ayam aduan yang pukul cepat dan juga keras dengan akurasi yang bagus, kalau ini tipe ayam aduan yang sempurna pukulannya. tapi kalau tipe ayam aduan seperti ini susah sekali mendapatkannya.

Belum ada Komentar untuk "Perbedaan Ayam Jalu dengan Ayam Pukul berserta perbedaan ciri fisiknya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel