Cara menilai kemampuan bertarung seekor ayam aduan bangkok

PETERNAKAN AYAM ADUAN

Menilai Kemampuan Tarung Ayam Bangkok Aduan

Menilai Kemampuan Tarung Ayam Aduan – Ketika anda membeli ayam bangkok atau ayam aduan baru, anda mesti jeli dan juga teliti dalam memilih ayam aduan yang akan anda beli, anda juga harus dapat menilai kemampuan ayam atau memprediksi kekuatan ayam bangkok yang akan anda beli sehingga jumlah uang yang di keluarkan bisa sebanding dengan ketanguhannya ketika bertarung di arena.
Memprediksi atau Menilai Kemampuan Tarung Ayam Aduan
Meskipun menilai kualitas bertarung seekor ayam aduan bisa dilakukan dengan cara memegang bentuk tubuh ayam adu tersebut ataupun bisa juga dengan melihat ciri fisik katurangganya, Namun secara umum para penghobi ayam laga, belum cukup puas kalau belum melihat bagaimana tehnik atau gaya bertarung ayam laga tersebut pada saat diadu, dan mencoba mengadukan ayam merupakan bukti yang cukup akurat dan bisa dikatakan sebagai pembenaran atas prediksi yg di lakukan dalam hal menilai kemampuan ayam laga (ayam bangkok) tersebut.

Adapun ketika mengadu ayam laga untuk menilai kemampuan tarungnya, anda harus benar- benar memperhatikan beberapa hal sebagai indikator kualitas ayam laga atau ayam bangkok yang akan dibeli, dibawah ini merupakan indikator-indikator tersebut :
  1. Kemampuan Kontrol
  2. Kemampuan kontrol merupakan kemampuan ayam bangkok atau ayam laga dalam mengatasi pukulan lawan dengan sedikit gerakan dlm melancarkan serangan /pukulan, dalam melepaskan pukulan terhadap lawan, ayam bangkok dengan kontrol yang bagus ia tidak akan terburu-buru untuk melepaskan pukulan, ayam bangkok yang kontrol bagus akan menghindari lepasnya pukulan sia-sia yang tidak mengenai sasaran, ayam bangkok atau ayam laga dengan kontrol yang bagus akan memanfaatkan tenaganya seefektif mungkin didalam mengendalikan dan melancarkan serangan-serangan yang kuat dan keras dan tepat sasaran serta akurat.
  3. Kelincahaan Gerakan
  4. Ayam bangkok/ ayam laga yang memiliki gerakan yang lincah, maka akan sangat memudahkan ayam dalam melakukan manuver serangan dan mudah dalam menghindari pukulan lawan, apabila semakin lincah ayam bangkok tersebut ketika bertarung maka akan semakin baik kualitasnya, coba kita perhatikan gerakan ayam bangkok aduan tersebut di awal pertandingan dan di akhir pertandingan lalu bedakan, kalau ayam ini hanya bergerak di awal, maka bisa dikatakan ayam aduan tersebut memiliki stamina yang kurang bagus.
  5. Berebut Posisi
  6. Cara ayam aduan berebut posisi pun perlu untuk diperhatikan, bagaimanapun caranya, ayam aduan atau ayam bangkok yang bagus akan selalu memenangkan perebutan posisi menyerang, bisa memutari lawan dengan cepat, bisa dengan mendesak, menyalip dibawah sayap lawan, menerobos ke sela-sela kaki lalu mucul dari belakang lawan dan sebagainya biasanya jurus yang keluar adalah mendesak, kemudian kunci pukul, dan melancarkan serangan pukulan serong tanpa dapat diantisipasi.
  7. Kemampuan Menangkis Serangan Lawan
  8. Pada dasarnya ayam aduan yang tidak bagus pun dapat menangkis serangan lawan, namun ayam aduan yang bagus tidak akan terkena taji lawan saat bertarung, kecepatan gerakannya memudahkan ayam bangkok ini dalam menangkis serangan selain itu juga bisa menghindari serangan berbahaya dari lawan ketika bertarung, biasanya pada abaran, ayam bangkok akan membiarkan lawannya menyerang terlebih dulu, berbekal badan panjang dan leher yg bisa berbelok ke belakang, pukulan dari kaki lawan tidak akan masuk ketubuh ayam, hanya jatuh didepan kepala, sambil mengambil ancang-ancang, kepala nya ditarik kebelakang untuk menghindari serangan dan kemudian akan menghantam lawan yang akan mendarat, biasanya hantaman tersebut cukup keras sehingga lawan akan tersungkur ketanah.
  9. Akurasi Pukulan
  10. Dalam menilai kemampuan bertarung ayam bangkok ketika diadu, perlu dilihat kebersihan pukulan ayam, hal ini biasanya bisa kita diketahui dari suara benturan yang timbul, jika suaranya gaduh pukulan tersebut berarti tidak akurat, dan pukulannya tidak mematikan, dan sementara jika suaranya tunggal menyerupai seperti suara bambu pecah, itu pukulannya berarti masuk atau pukulannya tepat sasaran, pukulan seperti ini akan menyebabkan rasa sakit yang luar yang biasa, jika pukulan seperti ini terjadi secara berulang-ulang, maka lawan akan cepat kalah, ayam bangkok/ ayam aduan yang pukulannya bersih inilah yang wajib di miliki.
  11. Menerima Pukulan
  12. Disamping ayam bisa menangkis serangan lawan pada saat abaran, ayam aduan yang bagus biasanya bersedia menerima pukulan dari lawan tanpa merasakannya hal ini dilakukannya dalam rangka persiapan sesaat sebelum melakukan serangan balasan, serangan balasan ini cukup mengagetkan dan tidak mampu ditangkis, dan biasanya lawan akan keteteran kalau mendapat serangan semacam ini.
  13. Serangan Balasan
  14. Biasanya setelah diserang, ayam bangkok atau ayam aduan jenis lain yang mempunyai kualitas juara akan segera membalas serangan tanpa memberi kesempatan lawan bersiap-siap, dan bahkan lebih bagus jika semakin disakiti, ayam aduan tersebut akan semakin keras dan semakin kejam membalas serangan.
  15. Ketajaman Taji 
  16. Mencoba ayam aduan dengan taji dilakukan untuk ketajaman taji, apakah dapat segera mengenai sasaran secara vital atau tidak, jika hanya terkena bagian leher saja, ayam tersebut tidak akan cepat menyelesaikan pertarungan, akan tetapi kalau yang dikenai adalah mata atau bagian saraf di belakang mata atau sekitar tenguk, pertarungan akan sangat cepat selesai.
Baca Juga Mengenai :

Itulah informasi mengenai cara menilai kemampuan bertarung ayam bangkok atau ayam laga yang kami rangkum dari beberapa sumber, mungkin ini bisa menjadi kriteria atau menjadi bahan pertimbangan dalam menilai kemampuan ayam aduan pada saat diuji tarung, kontrol, baik gerakan, tehnik berebut posisi, hingga tingkat akurasi pukulan, kesemuanya harus kita pertimbangkan pada saat memilih ayam mana yang mempunyai kualitas terbaik.

Belum ada Komentar untuk "Cara menilai kemampuan bertarung seekor ayam aduan bangkok"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel