5 macam jenis penyakit yang biasa menyerang ternak kerbau

PETERNAKAN

jenis-jenis penyakit yang biasa menyerang ternak kerbau peliharaan

Macam-Macam Penyakit Kerbau - Kita sebagai pemilik ternak maka kita perlu menjaga kesehatan kerbau dari berbagai penyakit, dan juga kita perlu melakukan pemeliharaan dengan benar terutama sekali dalam menjaga kebersihan kandang kerbau, dan pemberian pakan secara teratur, dan selalu menjaga kebiasaan kerbau berkubang dalam lumpur serta kerbau harus dijaga kesehatannya dengan melakukan vaksinasi secara teratur dan tepat. Beberapa penyakit yang biasa menyerang kerbau peliharaan yaitu sebagai berikut:
  1. Penyakit Mastitis, 
  2. penyakit jenis ini biasa nya menyerang ternak kerbau perah, yg di sebabkan oleh bakteri Sagalactiae dyglactiae, Sagalactiae uberis, Sagalactiae faecalis. Dan juga oleh bakteri Corynebacteriumpyogenes, M. Tubercolosis, Staphylococcus aureus, E choli, Psedomonas sp, Mycoplasma, dan Baccillus sp. Ciri-ciri ternak kerbau yang terserang penyakit Mastitis, yaitu terjadinya pembengkakan dengan timbul nya warna kemerah - merahan pada ambing, sehingga susu kerbau yang terserang penyakit Mastitis ini menjadi encer dan bergumpal. Apa bila ternak kerbau sudah terserang penyakit ini maka harus segera dilakukan pengobatan dengan menggunakan tetrasiklin, penisilin, streptomysin dan sulfonadinamid fungsinya untuk menghilangkan mikroba penyebab penyakit mastitis. Selama dalam pemakaian obat-obat tersebut susu kerbau dilarang dikonsumsi oleh manusia kurang lebih selama 5 - 7 hari. Untuk mengatasi penyakit mastitis pada ternak kerbau, sebaiknya lakukanlah pemerahan susu dengan benar dan hati-hati dan juga puting susu dibersihkan setelah dilakukan pemerahan.

  3. Penyakit Haemorrhagic Septicaemia (Pasteurilosis), 
  4. penyakit ternak kerbau jenis ini salah satu nya disebabkan oleh jasad renik Pasteurella multocida, jika penyakit ini menyerang kerbau dengan sangat ganas, bisa menimbulkan kematian terhadap ternak kerbau tersebut, dan penyakit Haemorrhagic Septicaemia (Pasteurilosis) ini disebut penyakit ternak kerbau. Akibat dari penyakit Haemorrhagic Septicaemia (Pasteurilosis) ini pada tahun 1998 di Indonesia, dilaporkan terjadi kematian kerbau mencapai hingga 6.000 ekor. Tanda-tanda kerbau terserang penyakit Haemorrhagic Septicaemia (Pasteurilosis) ini yaitu terjadi kenaikan suhu badan secara mendadak mencapai 42 derajat celsius, dan air ludah berlebihan, serta terjadi depresi yang parah dan pada umum nya dalam waktu 24 jam akan menimbulkan kematian pada kerbau tersebut. Selain itu Ternak Kerbau yang terserang penyakit ini biasa nya pada bagian dada, tenggorokan dan tulang belikat terasa panas. Pengobatan terhadap ternak kerbau yang terserang penyakit ini dapat dilakukan dengan senyawa sulfonadinamida yang dicampur dengan antibiotika seperti oksitetrasiklin. Kebanyakan penyakit ini oleh para peternak kerbau sering dilaporkan terjadi pada malam hari di musim penghujan yang dingin. Kemudian juga Penyakit kerbau ini terjadi sepanjang tahun. Maka untuk menjaga kesehatan kerbau peliharaan, agar tidak terserang oleh penyakit Haemorrhagic Septicaemia (Pasteurilosis) ini harus dilakukan vaksinasi. Vaksinasi dari penyakit kerbau ini ada 3 macam yaitu (1) alum precipitate (2) oil-adjuvant vaccines, (3) borth bacterin (bakteri pada sari daging).


  5. Penyakit Tuberculosis, 
  6. Ini juga termasuk penyakit berbahaya pada hewan, penyakit kerbau jenis ini seringkali menyerang kerbau yg diperah, karena kerbau perah sering dikandangkan. Penyakit kerbau jenis ini disebabkan oleh jasad renik Mycobaterium tubercolosis, ini perlu perhatian khusus. Kemudian juga ciri dari kerbau peliharaan yg diserang oleh penyakit berbahaya ini yaitu kerbau terlihat malas, suhu tubuh naik turun, batuk kering, nafsu makan turun, kerbau akan diare. Apa bila bakteri tersebut sudah sampai ke ambing, maka ambing akan membengkak dan air susu yang dihasilkannya akan terlihat encer seperti air. Selain itu lamanya penyerangan dari penyakit tuberculosis ini bisa berbulan-bulan atau bahkan sampai bertahun-tahun. Cara pencegahan penyakit kerbau ini yaitu dilakukan dengan pemakaian antibiotik secara tepat.

  7. Penyakit Siphona Exigua, 
  8. Penyakit ternak kerbau ini merupakan sejenis penyakit kulit yg disebabkan oleh serangga yg menggunakan tubuh kerbau sebagai inangnya. Jika terkena penyakit ini kerbau lebih menderita bila dibandingkan dengan hewan yang lainnya, dan akan berkurangnya darah yg disebabkan oleh gigitan serangga tersebut. Cara penanggulangannya adalah dengan membasmi serangga secara seksama.

  9. Penyakit Sarcoptic Mange, 
  10. penyakit kerbau jenis ini disebabkan oleh caplak jenis Sacoptic scabaeli var babulus. Ciri - ciri ternak kerbau yang terkena penyakit Sarcoptic Mange ini terdapat luka di bagian leher, sepanjang bagian perut, dengan luka pada awal - awalnya kecil tetapi makin lama semakin besar dan mengeropeng. jika sudah pada tingkat yang parah, keropeng tersebut semakin membesar dan kulit menebal dan pada akhirnya tubuh kerbau semakin melemah. Penyakit Kerbau jenis ini seringkali terjadi pada musim kemarau, karena kerbau jarang digunakan sebagai tenaga kerja. Cara penanggulangan penyakit Sarcoptic Mange yaitu dilakukan dengan menghilangkan caplak melalui penyemprotan dengan insektisida.
Itulah 5 macam penyakit yang biasa menyerang ternak kerbau, semoga informasi peternakan ini bermanfaat bagi kita semua.

Belum ada Komentar untuk "5 macam jenis penyakit yang biasa menyerang ternak kerbau"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel