Penyakit Yang biasa Menyerang Sapi Bali

PETERNAKAN SAPI BALI

waspada penyakit jembrana pada sapi bali

Penyakit Yang Menyerang Sapi Bali - Virus Jembrana merupakan penyakit viral pada sapi bali. Serangan virus Jembrana terhadap sapi bali ditandai dengan berbagai gejala, seperti demam, depresi, anoreksia, perdarahan ekstensif di bawah kulit, kotoran berdarah dan terjadi kebengkakan kelenjar limfe, terutama limfoglandula prefemoralis dan preskapularis.
Sapi bali yang terserang penyakit/virus jembrana akan menunjukkan kenaikan suhu badan yang berkisar antara 40 sampai 42 derajat Celsius. Kemudian akan disertai dengan kelesuan dan sapi bali yang terserang penyakit Jembrana ini akan kehilangan nafsu makan.
Tanda-tanda tersebut akan disusul dengan pengeluaran ingus yang berlebihan, hipersalivasi dan lakrimasi.
Pada awalnya ingus yang keluar dari hidung sapi bali yang terserang penyakit jembrana ini bersifat encer dan bening,
Penyakit Yang biasa Menyerang Sapi Bali atau virus jembrana
akan tetapi lambat laun ingus tersebut akan berubah menjadi kental seperti cairan mukosa. Kemudian Gejala selanjutnya yaitu terjadi pembengkakan dan pembesaran kelenjar limfe superfisial.
Selain itu, gejala umum sapi Bali terserang oleh penyakit / Virus Jembrana adalah, masa inkubasi 4 sampai 12 hari dan akan nampak adanya bercak darah pada kulit,
Penyakit Yang biasa Menyerang Sapi Bali
sapi bali tersebut akan terlihat lesu dan tidak mau makan, hingga kematian akan terjadi secara mendadak, jika sudah akut.

Baca juga tentang:

Cara mengurangi risiko terkena penyakit jembrana pada sapi bali
Untuk mengurangi risiko terkena penyakit jembrana pada ternak sapi bali, sapi bali peliharaan kita yang telah terkena penyakit / virus jembrana ini sebaiknya harus segera dikarantinakan atau sapi Bali yang masih dalam kondisi sehat segera dipindahkan dari kelompoknya, agar tidak tertular.
Kemudian bangkai, sisa-sisa kotorannya, dan sisa pakan dari sapi bali yang sudah mati dan sakit pun harus dibakar untuk mencegah penularan lebih luas. 

Cara pencegahan penyakit jembrana pada sapi bali
Kemudian, untuk para peternak sapi bali untuk segera melakukan pembakaran terhadap kotoran yang tercemar oleh virus yang menjadi tempat hidup lalat (vektor). Hal terpenting lainnya yang harus kita lakukan adalah pembersihan kandang sapi dengan melakukan penyemprotan desinfeksi dan peralatan kandang seperti tempat makan dan minum sapi bali tersebut.

Itulah ciri-ciri penyakit jembrana pada sapi bali dan cara pencegahannya, data ini kami rangkum dari beberapa sumber.

Belum ada Komentar untuk "Penyakit Yang biasa Menyerang Sapi Bali"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel