Ciri-ciri fisik sapi bali yang terkena penyakit baliziekte

PETERNAKAN SAPI BALI

penyakit baliziekte pada sapi

Penyakit Sapi Bali - Saat ini populasi sapi bali semakin meningkat dikarenakan semakin banyaknya masyarakat yang membudidayakan sapi bali ini. Sapi bali merupakan plasma nutfah asli indonesia yang harus dilestarikan dan dikembangbiakkan. Sapi bali tersebar luas di berbagai daerah di indonesia. Sifat dari sapi bali yang mudah sekali beradaptasi dengan berbagai kondisi iklim dan pola makan sapi bali yang bisa dibilang “rakus” mungkin itu salah satu nya yang memikat banyak hati peternak untuk membudidayakan sapi bali ini. Sapi bali mempunyai kemampuannya bereproduksi dengan masa purpureum 1-2 bulan sudah bisa dikawinkan lagi, merupakan waktu yang ideal untuk pola pemeliharaan sapi bali untuk mendapat banyak keuntungan.

Ciri-ciri fisik sapi bali yang terkena penyakit baliziekte

Berbagai ahli di bidang peternakan Sapi menyebutkan bahwa sapi bali ini mempunyai karkas sampai 50 %, hal ini menunjuk kan tingkat efisiensi pakan yg cukup tinggi untuk kelas sapi bali. Ada yang menyebutkan bahwa kualitas karkas daging sapi bali lebih baik daripada karkas sapi impor seperti sapi simental, sapi lemousin, dll sebangsanya.

Baca juga mengenai : 

Adapun salah satu kelemahan dari sapi bali yaitu, tidak tahan dari serangan penyakit baliziekte. Baliziekte adalah jenis penyakit yang menyerang sapi bali yang disebabkan oleh keracunan tanaman lantana camara. Lantana camara adalah sejenis tanaman perdu yang merupakan indikator lahan kritis, berdaun kecil kasar dan berbau khas, serta terdapat biji-biji kecil bulat. Tanaman lantana camara banyak dijumpai di semak-semak padang penggembalaan. Tanaman Lantana camara sangat tidak bersahabat dengan sapi bali. Apa bila Sapi bali memakan tanaman lantana camara ini maka akan menyebabkan reaksi aleri dengan munculnya banyak kadar histaminnya. Ciri-ciri fisik sapi bali yang terkena penyakit baliziekte ini biasanya tubuh sapi menjadi panas, nafsu makan sapi bali menurun bahkan bisa hilang sama sekali, kulit sapi menjadi melepuh disekitar telinga, anus, disertai gatal-gatal dan sapi bali yang terserang penyakit baliziekte terlihat tidak tenang, mata berlendir, dan hidung mengalami peradangan. Bila infestasi tanaman lantana camara
penyakit baliziekte pada sapi bali
yang di makan oleh sapi bali tersebut sangat banyak serat yang diikuti infeksi sekunder yg diakibatkan dari efek toksin dari tanaman lantana camara maka akan sangat fatal akibatnya sehingga bisa menimbulkan kematian pada ternak sapi bali tersebut.

Kendala di lapangan biasanya peternak sapi bali kurang menyadari kalau sapi bali peliharaannya sakit dan terserang penyakit baliziekte. Hal ini disebabkan karena memang gejala dari penyakit baliziekte tidak begitu terlihat. Untuk itu para peternak sapi bali sebaiknya tidak mengikat sapi peliharaanya di dekat tanaman lantana camara ini. jika sapi sudah tidak mau makan satu hari saja maka sapi bali tersebut pasti ada masalah dengan tubuhnya, sebaiknya anda segera memanggil dokter hewan. Bila cepat diberi pertolongan maka lebih besar kemungkinan sapi bali yang sakit ini bisa disembuhkan itulah prinsip yang bisa diterapkan untuk kejadian penyakit baliziekte pada sapi bali yang unik tersebut.

Baca juga :

Penanganan penyakit Bali Ziekte pada Sapi Bali

Cara mencegah dan menangani penyakit Bali Ziekte pada Sapi Bali yaitu sebagai berikut :
  1. Jauhkan ternak sapi dari tanaman Lantana Camara, terutama ternak sapi dalam keadaan lapar.
  2. Waspadai terhadap tanaman Lantana camara, tanaman ini dapat tumbuh subur di lahan kering pada musim kemarau dimana tanaman hijauan pakan ternak sapi tidak mampu untuk tumbuh. Sehingga sapi akan memakannya.
  3. Ternak sapi bali yang menunjukan gejala-gejala panyakit BaliZiekte supaya dihindarkan dari panas matahari langsung, dan untuk sapi tersebut harus diberi air minum dan pakan yang cukup. Baik juga jika sapi diberi minum air kelapa.

Itulah penjelasan singkat mengenai penyakit baliziekte pada ternak sapi bali, informasi ini kami rangkum dari beberapa sumber.

Belum ada Komentar untuk "Ciri-ciri fisik sapi bali yang terkena penyakit baliziekte"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel