PENYAKIT CANINE PARVOVIRUS PADA ANJING DAN CARA PENCEGAHANNYA

PETERNAKAN

Jenis-Jenis Penyakit Anjing

PENYAKIT CANINE PARVOVIRUS PADA ANJING


Jenis-Jenis Penyakit Anjing - Canine parvovirus merupakan salah satu jenis penyakit yang cukup berbahaya pada anjing karena penyakit Canine parvovirus ini dapat menyebabkan kematian yang tinggi pada populasi peternakan anjing. Infeksi Canine parvovirus pada anjing ditemukan di banyak Negara di dunia, sejak kejadian wabah virus ini di Amerika Serikat dan Australia pada pertengahan tahun 1978-an. Selain itu Canine Parvovirus juga penyakit virus yang sangat menular dan dapat menghasilkan penyakit yang dapat mengancam nyawa penderitanya. Parvovirus juga menyerang sel darah putih dan jika sejak muda terinfeksi virus ini, maka virus akan menghancurkan otot jantung dan bisa menyebabkan masalah jantung pada anjing seumur hidupnya. Cara penularan penyakit biasanya melalui dua jalur yaitu mulut-anus dan sawar plasenta. Baca Juga : Penyakit non-infeksi pada ikan atau penyakit yang tidak menular pada ikan
Cara Penularan penyakit Canine parvovirus pada anjing
PENYEBAB PENYAKIT CANINE PARVOVIRUS PADA ANJING

Penularan penyakit bisa melalui jalur mulut-anus adalah yang paling umum terjadi, yang mungkin merupakan hasil dari kontak dengan bahan tercemar seperti tinja, pakaian, kandang dan tanah. Selain itu infeksi juga dihasilkan melalui lubang hidung, mulut, dan pembuluh darah. 

Baca Juga Mengenai:

Gejala Klinis Canine parvovirus

Gejala klinis yang dapat timbul dari penyakit ini dikenal 2 jenis yaitu 
  1. Miokarditis nonsupuratif
  2. Enteritis berdarah. 
Virus ini menyerang dengan sangat cepat memisahkan sel-sel tubuh dalam tubuh anjing dan yang paling parah adalah menyerang saluran ususnya.
Kematian mendadak pada anjing yang berumur di bawah 8 minggu merupakan gejala yang paling sering dijumpai pada kasus miokarditis non supuratif akut. 
Kegagalan jantung sub akut disertai dengan gangguan pada pernafasan dan disertai kematian dalam waktu 24-48 jam dapat terjadi pada anjing yang berumur diatas 8 minggu. 
Pada anjing remaja dan anjing dewasa dapat terjadi kegagalan jantung kongestif dan disertai dengan kerusakan otot jantung. 

Berdasarkan tingkat keparahannya, Penyakit Canine parvovirus dibedakan atas 3 jenis yaitu:
  1. sedang, 
  2. akut
  3. perakut. 
Gejala Penyakit Parvovirus Pada Anjing

Mencret dan muntah disertai bau khas dan perdarahan ini merupakan gejala yang paling sering di jumpai pada anjing penderita. 
Gejala lainnya Canine parvovirus ini adalah:
 penyakit Canine parvovirus pada anjing
  1. Anjing terlihat lesu, 
  2. Penurunan nafsu makan, 
  3. Demam
  4. Dehidrasi
  5. Leucopenia,
Baca Juga:

Cara Pencegahan Penyakit Canine Parvovirus Pada Anjing
Pencegahan dilakukan melalui desinfeksi alat dan bahan yang tercemar, perbaikan status gizi dan kesehatan anjing serta melakukan program imunisasi secara tepat dan teratur. Kemudian penggunaan formalin, Na-hipoklorit dan fenol untuk fumigasi ataupun penyemprotan dapat menekan kasus infeksi baru.

Diare dan muntah secara berlebihan berpengaruh buruk bagi Anjing penderita penyakit ini. Anjing yang menderita penyakit ini seringkali mati karena dehidrasi. Maka dengan pemberian larutan garam dan gula faali akan sangat membantu anjing yang menderita untuk melewati masa kritis yang biasanya berlangsung selama 2-5 hari. 

Demikianlah penjelasan singkat mengenai penyakit Canine Parvovirus Pada Anjing dan Cara Pencegahan Canine Parvovirus Pada Anjing, Data tentang penyakit anjing ini kami olah dari berbagai sumber.



Belum ada Komentar untuk "PENYAKIT CANINE PARVOVIRUS PADA ANJING DAN CARA PENCEGAHANNYA"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel