15 jenis kambing yang sangat cocok untuk dibudidayakan

Jenis-Jenis Kambing

Habaloen - Kambing yang sangat cocok untuk bisnis adalah kambing yang biaya perawatannya murah namun dapat memberikan keuntungan yang besar secara ekonomis bagi pemiliknya. Namun jika anda ingin membudidayakan atau berternak kambing khusus untuk disembelih pada hari raya qurban, ada baiknya anda memilih jenis kambing yang memiliki ukuran badan besar atau kambing pedaging/potong. dari sebuah sumber yang kami dapatkan bahwa di perkirakan di dunia ini terdapat 300 ras kambing yang tersebar di sekitar tropis maupun subtropis. dibawah ini adalah jenis-jenis kambing yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat indonesia. Baca juga : Penyakit non-infeksi pada ikan atau penyakit yang tidak menular pada ikan

1. Kambing Kacang
jenis jenis kambing yang cocok untuk dibudidayakan


Kambing Kacang merupakan jenis kambing yang paling banyak diternak diindonesia dan kambing potong ini disebut juga kambing asli Indonesia (lokal). Bobotnya badanya rata-rata kambing kacang yang dewasa lebih kuranglebih 25 kilogram, dengan tinggi gumba lebih kurang sekitar 60 centimeter. jantan maupun yang betina bertanduk, telinga nya pendek dan menggantung. Warna bulu kambing potong ini sangat bervariasi dari coklat, hitam, putih dan kombinasi dari beberapa warna. kambing potong ini juga termasuk salah satu tipe penghasil daging yang baik.

2. Kambing Muara
jenis jenis kambing yang cocok untuk dibudidayakan

Kambing Muara banyak dijumpai di Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Jika kita lihat dari segi penampilannya jenis kambing potong ini sangat gagah, dan tubuhnya kompak serta warna bulu bervariasi antara warna putih, warna hitam dan warna bulu coklat kemerahan,.

Baca juga mengenai :
3. Kambing Samosir (Kambing Putih, Kambing Batak)
jenis jenis kambing yang cocok untuk dibudidayakan

Berdasarkan sejarahnya kambing penghasil daging ini diternak atau dipelihara oleh penduduk setempat secara turun temurun di Pulau Samosir, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara.

Kambing potong ini memiliki berat tubuh dewasa yaitu rata-rata bobot betina 26 – 32 kg; panjang badan 57 sampai 63 cm, tinggi pinggul 53 – 59 cm, tinggi pundak 50 – 56 cm, dalam dada 28 hingga 33 cm dan lebar dada 17 – 20 centimeter.

Jika dilihat dari ukuran tubuhnya, kambing Samosir ini hampir sama dengan kambing Kacang yg terdapat di Sumatera Utara. Untuk pemberian nama kambing Samosir saat ini masih secara lokal dan dikenal dengan nama Kambing Batak atau Kambing Putih.

4. Kambing Etawa
jenis dan ciri-ciri kambing yang cocok untuk dibudidayakan

Kambing penghasil susu jenis Etawa ini disebut juga dengan nama kambing Jamnapari karena kambing perah atau kambing penghasil susu ini berasal dari wilayah Jamnapari India. Kambing etawa memiliki postur besar dengan telinga terkulai panjang bisa mencapai 20 hingga 30 centimeter. Kambing perah jenis ini warnanya belang hitam putih ataupun merah dan cokelat putih. Kambing etawa bobot yang jantan bisa mencapai 68 kg sampai 91 kg, sedangkan bobot yang betina dewasa mencapai 36 sampai 63 kilogram. untuk produksi susu bisa mencapai 2 hingga 3 liter/harinya.

5. Kambing Seanen
15 jenis jenis kambing yang cocok untuk dibudidayakan

Kambing perah jenis ini berasal dari wilayah Saenen, negara Swiss, kambing penghasil susu jenis ini memiliki warna yang putih, Kambing seanen merupakan salahsatu tipe perah terbaik, dan sering dikawinkan dengan jenis kambing peranakan etawa (PE) tujuannya yaitu untuk menghasilkan susu yg lebih banyak.

6. Kambing Nubian
jenis jenis dan ciri - ciri kambing yang cocok untuk dipelihara

Kambing Nubian berasal dari Afrika. Ciri-ciri kambing penghasil susu ini yaitu berbulu pendek, mengkilap dan kebanyakan berwarna hitam dan coklat, kambing perah ini memiliki telinga yang panjang dan jatuh atau terkulai. Kambing jenis ini bersifat sangat lembut, namun dari segi produksi susunya lebih sedikit jika dibandingkan dengan kambing yg berasal dari negara Swiss, namun persentase lemak susu tinggi. Kambing perah jenis ini akan mencapai dewasa kelamin pada saat bobot tubuhnya kira-kira 60 kg. kambing penghasil susu ini cenderung lebih banyak dagingnya bila dibandingkan bangsa kambing perah jenis lainnya

7. Kambing Beekal
15 jenis kambing yang cocok untuk dibudidayakan

Kambing perah ini banyak dijumpai di beberapa distrik di Punyab India, Rawalpindi dan Lahore di Pakistan barat. Jika diperhatikan jenis kambing ini mirip seperti kambing Jamnampari, antara lain dari bentuk mukanya Roman Nose, bentuk telinga panjang tetapi lebih kecil jika dibandingkan telinga kambing Etawah.

Kambing penghasil susu ini biasanya berwarna merah coklat dengan sedikit belang-belang putih atau bercak. Tinggi gumba jantan dan betina yaitu sekitar 89 - 84 centimeter. kambing Beekal betina dewasa mencapai berat sekitar 45 kg. Selama laktasi kambing perah ini dapat menghasilkan susu 105 kg susu dalam waktu 224 hari, dan jenis kambing ini dapat beranak rata-rata setahun sekali dengan rata-rata anaknya tunggal atau twin (kembar dua).

8. Kambing Anglo Nubian
15 jenis kambing yang cocok untuk dibudidayakan atau diternak

Kambing Anglo Nubian merupakan kambing hasil dari persilangan antara kambing Jamnampari dari India dan kambing Nubian. Kambing perah ini merupakan kambing yang sangat besar, kambing penghasil susu ini mempunyai kaki yang tinggi dengan kulit yang cukup baik dan bulu mengkilap serta Warna bulu sangat bervariasi. Selain itu telinga panjang dan menggantung, mukanya konveks atau cembung yang biasanya disebut Roman Nose. Jika diperhatikan bentuk kepala kambing perah ini keseluruhannya seperti kepala unta dan biasanya tidak bertandu. Pada puncak laktasi produksi susu kambing perah ini dapat mencapai 2-4 kg per hari dengan rata-rata sekitar 1-2 kg per harinya. Susu kambing Anglo Nubian memiliki kadar lemak yang sangat tinggi, rata-rata 5,6%.

9. Kambing Toggenburg/Bangsa Togg
15 jenis kambing yang cocok untuk dibudidayakan atau diternak

Bangsa kambing Toggenburg atau bangsa Togg berasal dari pegunungan Alpen di Swiss. Kambing perah jenis ini merupakan salah satu jenis kambing kecil dengan badan pendek dan kompak. 
Kambing Toggenburg betina mempunyai berat badan sekitar 45 kg saat dewasa kelamin. Warna dari kambing Togg coklat dibagian badannya dengan warna putih di kaki bagian bawah, dan dasar ekor. Selain itu jenis kambing Toggenburg ini mempunyai rambut yang panjang atau sedang dan kambing ini pada umumnya memiliki jenggot. Kepala kambing Toggenburg mempunyai ukuran sedang dan garis profilnya sedikit cekung. Telinganya berdiri dari mengarah Kambing Toggenburg juga jenis kambing penghasil susu yang baik.

Kambing French Alpine merupakan Kambing perah yang berasal dari pegunungan Alpine di Perancis. Kambing penghasil susu ini mempunyai warna yang cukup bervariasi, antara lain warna putih, warna coklat, hitam dan abu-abu. Jenis kambing perah ini memiliki badan yang besar dengan mata yang tajam dan bentuk telinga tegak. Selain itu kambing perah jenis ini tidak banyak menunjukan kesulitan dalam kelahiran, kambing penghasil susu ini menonjol kemampuan untuk menyusui anaknya karena memiliki ambing yang besar dan bentuknya bagus dengan puting yang ideal. Ukuran kambing betina saat dewasa kelamin yaitu sekitar 55 kg.

11. Kambing British Alpine
15 jenis kambing yang cocok untuk dipelihara

Kambing perah ini berasal dari negara Swiss dan pegunungan Alpine Austria. Kambing penghasil susu ini yg dideveloped menjadi produsen susu yg sangat baik. Dari sebuah sumber disebutkan bahwa sebagian besar kambing asli di Eropa merupakan kelompok bangsa Alpine dan penyebarannya luas hampir keseluruh Eropa. Kambing-kambing Swiss, Italian Alpine dan French merupakan tipe-tipe kambing Alpine dan sangat banyak dijumpai di wilayah Eropa Tengah dan Eropa Utara. Kambing perah ini biasanya dipelihara atau diternak dalam jumlah yang kecil dan ditumbatkan dengan sistem feedingstall. Jenis kambing penghasil susu ini telah dimasukkan di India barat, Mauritius, Malaysia, Guyana dan Madagaskar. Selain itu Kambing perah jenis ini memiliki daya klimatisasi lebih baik daripada jenis kambing Saanen. Pernah tercatat produksi susu dari kambing ini lebih dari 4,5 kg perharinya pada laktasi kedua dan ketiga, namun di Mauritikus dan Malaysia pengembangan kambing perah jenis ini gagal antara lain karena kelembaban yang tinggi.

12. Kambing Damaskus
jenis dan ciri-ciri kambing yang baik untuk dibudidayakan

Kambing penghasil susu ini merupakan jenis kambing perah yang sangat banyak diternak atau dipelihara di Libang, Syria, Cyprus. Kambing penghasil susu ini baik yang jantan maupun yang betina tidak memiliki tanduk, pada umumnya kambing damaskus berwarna merah atau merah dan warna putih, bentuk muka konveks, daun telinga panjang dan menggantung. produksi susu 3-4 liter perhari dan dapat mencapai 6 liter, dengan jumlah produksi 300 sampai 600 liter dalam 8 bulan. Kambing Damaskus ini lebih subur bila dibandingkan dengan jenis kambing Saanen, dimana tiap kelahiran rata-rata 1,76 cempe, Kambing perah ini tinggi gumba mencapai 70-75 cm dan bobot badan antara 40-60 kg..

13.  Kambing Jawarandu
jenis dan ciri-ciri kambing yang baik untuk dibudidayakan
Nama lain dari jenis kambing pedaging ini yaitu Anglo Nubian, kambing Bligon,Gumbolo, Kacukan atau Koplo. Kambing potong ini berasal dari daerah Nubia ( Timur Laut Afrika ). Kambing penghasil daging ini memiliki bobot badan mencapai 40 kilogram, mempunyai tanduk baik yang jantan maupun kambing betina. Kambing potong ini merupakan hasil dari perkawinan silang antara Kambing Peranakan Ettawa dan Kambing Kacang

14. Kambing Barbari
15 jenis kambing yang cocok untuk dibudidayakan atau dipelihara

Jenis Kambing Penghasil Susu ini sangat banyak dijumpai di India bagian barat. Jenis kambing perah ini mempunyai bulu-bulu yang pendek, Kambing perah ini pada umumnya berwarna putih dengan bercak-bercak coklat. kambing barbari betina dewasa beratnya antara 27 hingga 36 kg. Tinggi gumba kambing jantan antara 66 sampai 76 centimeter dan betina sekitar 60 hingga 71 centimeter. Biasanya jenis kambing perah ini diternak atau dipelihara untuk memproduksi susu dan ambingnya, kambing perah ini dapat berkembang dengan sangat baik. Produksi susu selama dalam periode laktasi 235 hari mencapai 144 kg.

Di Negara India jenis kambing ini telah dikembangkan karena produksi susunya dan bentuk tubuhnya yang relative kecil, salahsatu kelebihan kambing ini yaitu produksi susu yang cukup banyak menyebabkan ternak kambing ini dipandang sebagai produsen susu yang ekonomis.

15. Kambing Boer
15 jenis kambing yang cocok untuk dibudidayakan atau dipelihara

Kambing penghasil daging yang satu ini berasal dari benua afrika, dan kemudian banyak dikembangbiakkan di negara Australia. Kambing Boer yang jantan dewasa bobot badannya bisa mencapai 100 - 150 kilogram. Kambing jenis ini memiliki bentuk tubuh besar dan juga panjang tetapi tidak setinggi jenis Kambing Peranakan Etawa(PE). Prosentase karkasnya cukup baik mencapai 52 persen sehingga sangat bagus untuk dijadikan sebagai tipe pedaging.

Nah, demikianlah informasi mengenai jenis-jenis kambing yang cocok untuk dibudidayakan, data ini kami rangkum dari berbagai sumber.

Belum ada Komentar untuk "15 jenis kambing yang sangat cocok untuk dibudidayakan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel