Kumpulan jenis-jenis penyakit yang biasa menyerang kelinci peliharaan

PETERNAKAN

jenis-jenis penyakit yang biasa menyerang kelinci peliharaan

Jenis-Jenis Penyakit Kelinci - Kelinci adalah salah satu hewan yang lucu, lincah dan aktif. Ketika kelinci peliharaan kita mulai terlihat kurang aktif, tidak nafsu makan dan juga kelinci terlihat lesu, kita sebagai pemiliknya sudah harus dapat mengenali perubahan-perubahan tersebut dan mengamati lebih lanjut mengenai gejala apa yang terjadi pada kelinci peliharaan kita untuk kita mendeteksi penyakit apa yang sedang menimpanya dan dengan demikian kita bisa mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengobatinya. Baca juga: Penyakit non-infeksi pada ikan atau penyakit yang tidak menular pada ikan

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PENYAKIT PADA KELINCI
Penyakit biasanya menyerang kelinci karena beberapa faktor seperti kondisi kandang dan lingkungan kandang kelinci yang tidak steril, faktor cuaca bahkan faktor dari hewannya sendiri pun bisa menjadi penyebabnya. Hal-hal itulah yang biasanya menjadi penyebab utama penyakit menyerang kelinci peliharaan.

Berikut ini adalah jenis-jenis penyakit yang biasa menyerang kelinci peliharaan.

1. Tungau Telinga

Telinga kelinci muncul kerak berwarna coklat dan keluarnya cairan yang bau, gejala awal penyakit ini biasanya muncul bintik-bintik merah muda dan kelinci akan menggaruk-garuk terus telinganya. Penyakit kelinci jenis ini akan menular melalui binatang kecil yang disebut “tungau”

Pencegahan Tungau Telinga:
  • Kandang kondisikan selalu dalam keadaan bersih dan tidak lembab, 
  • Kurangi kepadatan kandang dan pisahkan kelinci yang sudah sakit,
  • Tempat pakan dan minum bersih, sebaiknya anda berikan pakan yang kering untuk kelinci, 
Cara pengobatannya :
  • Basuh dan bersihkan telinga Kelinci dengan air hangat, 
  • Oleskan minyak kelapa asli yang belum dipakai atau bisa juga anda gunakan obat lainnya yang dapat menyembuhkan antibiotik.
2. Penyakit Pasteurellosis
Penyakit kelinci jenis ini disebabkan oleh bakteri Pasteurella multocida. Infeksi bakteri ini dapat menyebabkan penyakit pernafasan yang parah, radang paru-paru, infeksi telinga, dan penyakit lainnya.

Penularan Penyakit Pasteurellosis pada Kelinci :
  • Aerosol, atau melalui udara yang terkontaminasi
  • Kontak Langsung dengan kelinci yang sakit
Gejala Penyakit Pasteurellosis:
  • Kelinci terlihat bersin-bersin dan batuk-batuk.
  • Kelinci yang sembuh bisa menjadi pembawa penyakit.
  • Radang pada hidung kelinci.
  • Terlihat cairan seperti ingus di hidung kelinci.
  • Mata kelinci mengeluarkan cairan dan disertai radang.
Penanganan Penyakit Pasteurellosis :
  • Pisahkan kelinci yang sakit.
  • Membuat ruang yang luas dalam kandang untuk mengontrol sirkulasi udara.
  • Menjaga sanitasi dan kebersihan kandang ternak kelinci.
  • Tindakan keamanan bisa dengan cara memusnahkan kelinci yang sudah sakit.
Baca juga tentang:

3. Penyakit Impaction Pada Kelinci
jenis-jenis penyakit kelinci

Jenis penyakit kelinci ini akibat adanya sumbatan pada lambung maupun caecum. Penyakit ini dapat juga terjadi pada kelinci yang masih muda yang kurang nutrisi, biasanya terjadi pada kelinci yang disapih sebelum 3 bulan.

Penyebabnya :
  • Konsumsi makanan berlebih dan kekurangan air.
  • Nutrisi yang kurang pada anakan kelinci
  • Stres pada kelinci
  • Makanan yang tidak dapat dicerna
Gejala Penyakit Impaction Pada Kelinci :
  • Bobot badan kelinci turun.
  • Perut kelinci membesar diakibatkan adanya massa yang tidak normal.
  • Kelinci tidak mengeluarkan kotoran.
  • Mengeluarkan seperti GEL bukan kotoran.
Tindakan :
  • Bahan pakan kelinci tidak mengandung ligin o
  • Harus tersedianya air minum yang cukup bagi kelinci
  • Kandungan serat makanan 13-20%
4. Penyakit Enteritis Pada Kelinci
jenis-jenis penyakit yang biasa menyerang kelinci
Ini adalah penyakit pencernaan akibat infeksi bakteri pathogen seperti Clostridium sp, E. coli dan lainnya, penyakit jenis ini kurang lebih mirip dengan diare/mencret.

Penyebab Penyakit Enteritis :
  • Penggunaan obat-obatan yang berlebihan pada kelinci.
  • Makanan yang sudah terkontaminasi.
  • Dosis obat yang tidak tepat.
Gejala klinis Penyakit Enteritis:
  • Badan kelinci terlihat membungkuk
  • Tubuh kelinci tampak semakin kurus
  • Mata kelinci sayu dan sipit
  • Kelinci merasa haus.
  • Telinga kelinci turun kebadan
  • Muka kelinci tampak mengecil
  • Terdengar bunyi pada gigi kelinci
  • Kotoran keras dan lunak.
Pencegahan Penyakit Enteritis :
  • Berikan pakan yang sehat dan bernutrisi untuk kelinci.
  • Jangan memberikan makanan yang berbahaya untuk kelinci seperti : tomat, kubis, kentang, kangkung, bayam dan selada,
  • Berikan makanan pelet sediakan air mimum yang bersih
Baca juga mengenai :

5. Penyakit Sore Hocks Pada Kelinci
jenis-jenis penyakit yang biasa menyerang kelinci peliharaan

Jenis Penyakit kelinci ini mengakibatkan bulu kaki kelinci menjadi terkelupas, bahkan kulit kelinci yang terkena penyakit ini bisa terluka. Dalam dunia medis penyakit ini disebut pododermatitis.

Penyebab :
  • Kelinci kelebihan berat badan (overweigth), Permukaan alas kandang yang terlalu keras, kasar, dan tidak nyaman serta akibat kelainan genetik dan lainnya.
Gejala :
  • Awal penampakannya, bagian bulu di alas kaki yang menipis (biasanya berbentuk lingkaran)
    Lambat laun bulu di alas kaki kelinci tersebut akan habis dan kemudian terjadi peradangan disertai perlukaan.
Penanganan :
  • Bersihkan kaki kelinci yang sakit dengan air hangat, dicampur dengan antiseptic atau pakai revanol.
  • Kontrol bobot badan kelinci agar tidak terjadi kegemukan yang berlebihan.
  • Alas kandang jangan yang kasar.
  • Beri obat luka seperti Betadine.
6. Penyakit Scabiosis atau scabies
macam-macam penyakit yang biasa menyerang kelinci peliharaan


Scabiosis adalah penyakit kulit yang biasa menyerang kelinci peliharaan yang disebabkan oleh ektoparasit Sarcoptes scabiei dan Notoedres cati

Cara Penularan Penyakit Scabiosis atau scabies :
  • Kontak langsung dengan kelinci yang terkena penyakit scabies
  • Kandang yang dipakai bersama
  • Wadah atau tempat pakan kelinci yang digunakan bersama
  • Benda yang terkena kelinci positif  Scabiosis atau scabies
Gejala Scabiosis atau scabies :
  • Kelinci sering menggaruk-garuk badannya karena gatal,
  • Terdapat luka seperti radang, burik pada kelinci, biasanya di bagian kepala, telinga, kaki, dan kulit yang terbuka.
  • Pertumbuhan menjadi terhambat.
Penanganan Penyakit Scabiosis atau scabies:
  • Berikan desinfektan dan pembersihan kandang secara rutin, jaga sanitasi pada kandang kelinci, jangan biarkan kandang menjadi lembab
  • Sebaiknya anda berikan pakan kering untuk kelinci yang terkena penyakit kulit ini, dan hindari penggunaan pakan yang lembab dan pakan yang terlalu banyak mengandung air. dan selalu membersihkan makanan sebelum diberikan untuk kelinci
  • Pisahkan kelinci yang terserang penyakit ini, agar kelinci yang lain tidak tertular.
7. Radang Mata
jenis-jenis penyakit yang umum menyerang ternak kelinci
Penyakit kelinci yang satu ini bisa terjadi karena infeksi, salah satu penyebabnya adalah kekurangan vitamin A yang membuat mata berair atau pun terkena benda tajam.

Pencegahan Radang Mata : 
Cek makanan yang akan diberikan untuk kelinci pastikan makanan tersebut aman dikonsumsi oleh kelinci, dan tempatkan kelinci pada kandang yang aman.

Cara Mengobati : berikan obat salep mata topical

8. Stress
Beberapa faktor bisa menjadi penyebab stress pada kelinci diantaranya, yaitu :
  1. Kelinci sakit tanpa diberi pengobatan
  2. Kondisi lingkungan yang ramai dan berisik
  3. Kualitas makanan dan minum rendah
  4. Kondisi kandang yang terlalu padat
  5. Setelah melalui perjalanan jauh
  6. Berada di tempat yang dibawah suhu 15 derajat atau diatas 26 derajat
Akibatnya Kelinci tersebut akan mengalami beberapa macam penyakit seperti penyakit jantung, asam lambung dan usus yang terganggu.

Cara pengobatan Stress pada Kelinci:
  1. Berikan obat penghilang rasa sakit untuk kelinci tersebut
  2. Tempatkan kandang kelinci pada lokasi yang tenang
  3. Kurangi kepadatan kandang
  4. Hindarkan dari lampu terang, panas ataupun bau yang terlalu menyengat
  5. Berikan makanan dan minum yang berkualitas baik
Demikianlah sedikit informasi mengenai beberapa jenis penyakit yang sering menyerang ternak Kelinci peliharaan dan cara mengobatinya. Oleh karena nya agar penyakit-penyakit tersebut tidak menyerang Kelinci pelihara kita, pastikan kandang, lingkungan kandang, tempat makanan, dan tempat minum selalu dibersihkan secara rutin. selain itu hindari kepadatan kandang, dan tempatkan kandang kelinci dilokasi yang aman dan tenang. Sebisa mungkin kita bisa mencegah agar penyakit-penyakit tersebut tidak menyerang kelinci.

Belum ada Komentar untuk "Kumpulan jenis-jenis penyakit yang biasa menyerang kelinci peliharaan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel