Penyakit Ayam Akibat Parasit

PETERNAKAN

jenis jenis penyakit yang biasa menyerang unggas

Penyakit Ayam Akibat Parasit - Parasit dapat diartikan sebagai organisme yang menggantungkan sebagian atau seluruh hidupnya untuk mendapatkan makanan dari induk semangnya. Penyakit unggas/Ayam yang disebabkan oleh parasit merupakan salah satu ancaman serius yang meskipun jarang menyebabkan kematian tetapi menimbulkan kerugian besar dalam bentuk pertumbuhan unggas atau ayam terhambat, penurunan bobot badan pada ayam pedaging dan penurunan produksi telur pada ayam petelur. Serangan parasit pada ayam dapat ditemukan kasusnya sepanjang tahun, dengan akumulasi kasus lebih dominan terjadi di musim penghujan dibanding musim kemarau Baca juga mengenai : Cara mudah dalam membedakan ikan tongkol, ikan tuna dan ikan cakalang

Berdasarkan sifat hidupnya, parasit dapat dibagi menjadi 2 macam yaitu parasit obligat dan fakultatif. Parasit obligat adalah seluruh siklus hidup parasit bergantung pada induk semangnya, contohnya kutu, protozoa, dan cacing. Fakultatif adalah parasit yang tidak sepenuhnya bergantung pada induk semangnya dan masih dapat tetap hidup meskipun berada di luar tubuh induk semangnya, contohnya nyamuk dan lalat.

Baca juga artikel lainnya:

Berikut ini macam-macam penyakit unggas atau ayam akibat serangan parasit dan cara mengobatinya.

1. Leucocytozoon caulleryi

Ini merupakan parasit darah menyerang ayam yang dipelihara di lingkungan peternakan yang berdekatan dengan kolam, persawahan, atau peternakan ayam yang berdekatan dengan daerah berair terbuka lainnya. Parasit Leucocytozoon caulleryi ini juga menginfeksi paru-paru, limpa, ginjal, hati, otot dan organ tubuh ayam lainnya. menyebabkan tingkat kematian 50 - 80 % pada anak ayam dan tingkat kematian 5 - 12 % pada ayam dewasa. 

Tanda klinis pada ayam umur 1 bulan yang terinfeksi parasit ini  adalah anemia, anoreksia, depresi, diare, dan feses berwarna kuning atau kehijauan. Pemeriksaan nekropsi memperlihatkan adanya organ berdarah dan pendarahan di bawah kulit. Pada ayam yang lebih tua, pertumbuhan nya menjadi terhambat dan terjadi penurunan produksi telur yang signifikan. Kemudian untuk menghindari unggas terkena parasit jenis ini, kandang sebaiknya dibangun agak berjauhan dari air atau digunakan penyaring untuk melindungi masuknya parasit ke dalam kandang ayam. Baca juga mengenai : Mengenal Ciri-Ciri Ayam Tiren, Ayam Berformalin dan Ayam Suntik

2. Nematoda

Ascaridia galli yaitu nematoda paling sering menyerang ayam. Infestasi cacing bulat,
Penyakit Ayam Akibat Parasit
seperti yang sering dijumpai dalam temuan pathologis, bisa menyebabkan unggas mati mendadak akibat dari perusakan duodenum atau jejenum. unggas atau Ayam menderita hemoragi enteritis dan ditemukan larva cacing pada kelenjar membran saluran pencernaan. Ayam menjadi terinfeksi penyakit akibat mengkonumsi makanan yang mengandung telur cacing.
Cara Pencegahan nya adalah dengan memberikan anthelmentik untuk ayam sekali sebulan khususnya terhadap ayam yang dipelihara dalam kandang kotor.

3. Caplak

Caplak ayam Ornothonyssus bursa dan tungau ayam Argas robertsi adalah spesies ektoparasit caplak yang paling sering menyerang ayam. Caplak ayam Ornothonyssus bursa dan tungau ayam Argas robertsi sering ditemukan pada kandang ayam yang terbuat dari bambu, dan bahkan pada permukaan feses ayam. Meskipun caplak tidak menyebabkan kematian pada ayam tetapi produksi telur bisa turun hingga mencapai 25 %. Pada kasus infestasi A. tungau ayam Argas robertsi, bentuk dewasa biasanya bersembunyi di balik celah sepanjang hari dan akan keluar pada waktu malam hari untuk menghisap darah. Infestasi tungau tidak menyebabkan mortalitas tetapi produksi telur bisa turun 30 %. Baca juga tentang : Penyakit Avian Influenza (AI) atau Flu Burung dan Penyakit Avian Encephalomyelitis (AE) pada Ternak Ayam

Pengendalian dan Pengobatan Parasit  
Penyakit yang sering menyerang Ayam
  1. Tindakan sanitasi harus dijalankan secara benar dan ketat.
  2. Hilangkan areal yang tergenang air di sekitar kandang.
  3. Buang secara periodik, tumpukan feses yang merupakan sumber perkembang biakkan serangga dan kumbang yang keduanya diyakini dapat menularkan penyakit ayam.
  4. Sebaiknya sangkar kandang ayam yang terbuat dari bambu digantikan dengan sangkar kawat tujuan nya untuk mencegah infestasi tungau dan caplak.
  5. Gangguan burung, tikus dan hewan liar lainnya harus diperkecil.
  6. Metoda manajemen pemeliharaan ayam yang efisien akan membantu untuk memperkecil populasi parasit.
Demikianlah uraian singkat mengenai perasit yang sering menyerang unggas atau yang sering menjangkiti ayam, data tentang parasit ayam ini kami olah dari beberapa sumber

Belum ada Komentar untuk "Penyakit Ayam Akibat Parasit"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel