asal usul sapi brangus dan ciri-ciri fisik atau Karakteristik Sapi Brangus beserta keunggulan dari sapi brangus

SAPI HASIL CROSSBREEDING / PERSILANGAN
asal usul sapi brangus dan ciri-ciri fisik atau Karakteristik Sapi Brangus beserta keunggulan dari sapi brangus

Jenis Sapi Potong / Pedaging - Crossbreeding merupakan persilangan antar ternak dari bangsa (breed) yang berbeda. Crossbreeding sapi potong mempunyai tujuan antara lain:


  1. Membentuk bangsa teranak baru (composite breed), 
  2. Mendapatkan efek heterosis (sifat yang muncul dari persilangan yang berbeda dari induknya), 
  3. Meningkatkan produksi ternak lokal, 
  4. Mendapatkan komplementari bangsa (breed complementary). 

Di dunia Sapi Potong / Pedaging praktek persilangan ini banyak dilakukan untuk membentuk terminal cross atau composite breed antara Bos taurus dan Bos indicus.


Australia adalah salah satu negara peternakan yang paling banyak melakukan praktek ini (Crossbreeding) untuk membentuk bangsa sapi baru yang tahan terhadap caplak, tahan panas dan tahan kering namun mempunyai produktivitas yang tetap tinggi.

Hasil Crossbreeding / persilangan antara lain muncul lah bangsa sapi baru silangan Bos taurus - Bos indicus, antara lain yaitu sbb :
  1. Sapi Brangus (Brahman-Angus),
  2. Sapi Simbrah (Simmental-Brahman), 
  3. Sapi Brahman Cross,
  4. Sapi Australian Milking Zebu, 
  5. Sapi Draught Master, 
  6. Sapi Sahiwal Cross. 

Sejauh ini tidak dilaporkan adanya penurunan tingkat fertilitas secara signifikan bangsa sapi silangan tersebut di Australia dengan manajemen peternakan pastura ekstensif.

Baca juga :

Di Indonesia, aplikasi inseminasi buatan pada sapi potong / sapi pedaging secara intensif telah memungkinkan terjadinya persilangan / crossbreeding antara sapi - sapi lokal (Peranakan Onggole atau Sapi Bali) dengan semen beku Bos taurus, utamanya Anggus, Simmental, dan Limousin, sehingga permintaan semen bekunya tetap tinggi.
Sebaliknya semen beku sapi pejantan lokal semakin kurang diminati oleh para peternak.

Yang menjadi alasan mengapa para peternak sapi potong atau sapi pedaging di Indonesia lebih menyukai persilangan / crossbreeding dengan Bos taurus (Limousin dan Simmental), antara lain karena :
  1. Pertumbuhan lebih cepat, 
  2. Bobot lahir sapi Limousin dan sapi Simmental lebih besar, 
  3. Ukuran tubuh dewasa lebih besar
  4. Adaptasi baik pada lingkungan serta pakan yang sederhana
  5. Penampilan yang eksotik. 

Baca juga :

Alasan inilah mengakibatkan nilai jual lebih tinggi, dan pendapatan peternak sapi menjadi lebih besar, serta dapat menjadi kebanggaan bagi peternak sapi itu sendiri .

Kondisi saat ini program persilangan / crossbreeding dalam grading up sapi lokal dengan semen beku sapi Simmental atau sapi Limousin semakin banyak saja di jumpai di pedesaan indukan sapi silangan F1 (50% darah Bos taurus), F2 (75%), F3 (87,5%), F4 (93,75%) dan F5 (96,875% darah Bos taurus).

Yang akan kita bahas selanjutnya adalah mengenai jenis sapi potong hasil persilangan dari sapi American Brahman dan Aberden Angus, informasi ini kami rangkum dari beberapa sumber.

Baca juga:

JENIS SAPI POTONG
asal usul sapi brangus dan ciri-ciri fisik atau Karakteristik Sapi Brangus beserta keunggulan dari sapi brangus

Sapi brangus merupakan salah satu jenis sapi potong atau sapi pedaging hasil persilangan dari sapi American Brahman dan Aberden Angus yang direproduksi secara inseminasi buatan/ kawin suntik.

Pengembangan sapi brangus dilaksanakan dengan program kawin suntik pada sapi putih atau jenis sapi lokal dengan semen beku dari jenis sapi Brangus/ Angus. Sapi Brangus juga merupakan tipe sapi dwiguna (dual purpose) jadi dapat berfungsi sebagai penghasil daging maupun penghasil susu, inilah mungkin yang menjadi daya tarik bagi peternak untuk memelihara / budidaya sapi brangus.

Komposisi genetik pada sapi Brangus yaitu 3/8 Brahman dan 5/8 Sapi Aberdeen Angus. Hasil Silangan antara sapi Brahman dan sapi Angus yang kemudian menghasilkan jenis Sapi Brangus ini berasal dari Oklahoma, Amerika.

ASAL USUL SAPI BRANGUS

Jenis sapi pedaging atau sapi potong ini awalnya berasal dari negara skotlandia yang kemudian sapi jenis ini berkembang di beberapa negara eropa termasuk di negara austria dan inggris, lalu belakang ini sapi pedaging / potong jenis ini cukup banyak ditemukan di negara amerika sebagai sapi ternak.

Jika dilihat dari segi distribusi sapi pedaging / sapi potong ini paling banyak tersebar di amerika, australia, mexico, argentina dan beberapa bagian di daratan afrika.

Salah satu keunggulan dari sapi potong jenis ini yaitu Sapi jantan brangus dapat memiliki rata-rata bobot tubuhnya kuranglebih sekitar 1800 pound hingga 2200 pound dan sapi bragus betina dewasa dapat memiliki bobot tubuhnya kuranglebih sekitar 1.200 pound.

Sapi brangus sangat mudah adaptasi dengan lingkungan, palatabilitas tinggi selain itu sapi brangus ini juga cukup tahan terhadap serangan caplak.
asal usul sapi brangus dan ciri-ciri fisik atau Karakteristik Sapi Brangus beserta keunggulan dari sapi brangus

Sapi brangus siap potong sekitar umur dua hingga tiga tahun (sudah termasuk masa penggemukan selama 1,5 tahun) dan sudah memiliki bobot tubuh kuranglebih 350 kilogram. Dari segi harga sapi brangus dengan bobot yang lebih berat , sekitar 500 kilogram, dapat mencapai harga 20 juta rupiah bahkan bisa lebih harga nya. Akan tetapi berat sapi sangat tergantung pada mutu pakan dan perawatannya.

Sedangkan jenis sapi aberdeen angus merupakan jenis sapi potong atau sapi pedaging yang sangat terkenal dengan kualitas daging mentahnya. Kebanyakan trah dari sapi potong / pedaging ini memiliki warna hitam dengan postur badan tubuh yang sangat besar.

Berikut ini ciri-ciri fisik dan Karakteristik Sapi Brangus:

  1. Produktifitas dagingnya tinggi dan persentase karkasnya tinggi sebagai warisan dari Aberdeen Angus
  2. Komposisi badan sapi brangus kompak dan padat
  3. Adanya punuk sebagai warisan sifat sapi Brahman
  4. Warna hitam dengan tanduk kecil.
  5. Sapi Brangus sangat mudah menyesuaikan diri dengan pakan yang mutunya kurang baik
  6. Leher dan telinga pendek
  7. Bentuk punggung lurus
  8. Kondisi kaki kuat dan kokoh. 
  9. Sapi Brangus cukup tahan terhadap udara panas meski berwarna hitam Danb tahan terhadap gigitan serangga
Selain itu keunikan dari sapi brangus yakni kulitnya yang berwarna hitam pekat, bentuk tanduknya yang kecil, sapi brangus betina dewasa dapat menghasilkan susu yang banyak serta mudah dalam pemeliharannya. Hal ini sebagai warisan dari persilangan induk nya yg merupakan jenis sapi potong /pedaging unggulan yaitu sapi Angus dan Sapi Brahman. Makanan untuk sapi brangus yaitu berupa konsentrat (jerami, ampas ketela dan bekatul).

Baca juga :

Keunggulan atau Kelebihan Sapi Brangus
asal usul sapi brangus dan ciri-ciri fisik atau Karakteristik Sapi Brangus beserta keunggulan dari sapi brangus

Sebenarnya keunggulan atau kelebihan dari sapi Brangus adalah sebagai perpaduan dari sifat bagus yang terdapat pada induknya. Hasil persilangan antara sapi Brahman dan sapi Angus ini menurunkan sifat baik yang merupakan keunggulan atau kelebihan sapi Brangus.
Berikut ini adalah beberapa keunggulan atau kelebihan dari sapi Brangus:
  • Pertumbuhan badannya cepat
  • Bertubuh besar dan kompak
  • Berat badan sapi brangus dewasa di atas 900 kg sampai diatas 1 ton
  • Produktifitas daging tinggi
  • Persentase Karkas bagus/tinggi
  • Sapi brangus memiliki daya tahan yang baik terhadap panas/iklim tropis
  • Sapi brangus sangat mudah beradaptasi dengan pakan yang sederhana
Hanya saja memang bila dibandingkan dengan jenis sapi perah asli seperti sapi FH maka produksi susu sapi Brangus tergolong masih rendah karena sapi FH mampu menghasilkan susu hingga diatas 30 liter perharinya dengan pemeliharaan yang intensif.

Demikianlah informasi yang kami berikan tentang sapi brangus yang meliputi: asal usul sapi brangus, ciri ciri sapi brangus, serta keunggulan atau kelebihan dari sapi brangus. data tentang sapi brangus ini kami olah dari berbagai sumber.

Belum ada Komentar untuk "asal usul sapi brangus dan ciri-ciri fisik atau Karakteristik Sapi Brangus beserta keunggulan dari sapi brangus"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel