terdapat 3 jenis ras sapi di dunia yaitu Bos taurus, Bos indicus dan Bos sondaicus/ dan ciri ciri sapi tersebut

SAPI
3 jenis ras sapi di dunia yaitu Bos indicus, Bos taurus, dan Bos sondaicus

Jenis Jenis Sapi - Sapi adalah binatang yang masih masuk dalam kategori ras bovine, atau biasa di sebut lembu. Di negara Indonesia, terdapat banyak sekali jenis sapi unggulan baik itu sapi potong / pedaging dan sapi perah atau sapi penghasil susu. Selain untuk diambil daging dan susunya, sapi juga dimanfaatkan oleh masyarakat pedesaan untuk alat transportasi juga sebagai pembajak di sawah.

Daging sapi memang memiliki daya tarik tersendiri, untuk saat ini daging sapi masih menjadi daging hewan termahal di pasaran khususnya di indonesia. Oleh karena itulah bisnis daging sapi memang selalu menjadi perbincangan banyak orang bayangkan saja Laba kotor dari bisnis ini berkisar Rp 40.000/ kg.

Selain itu sebagian besar dari kita pasti menyukai olahan dari daging sapi, Mulai dari bakso hingga steak, semuanya tampak menggugah selera.
Nah, selain lezat, ternyata daging sapi juga memiliki beberapa manfaat yang berguna bagi tubuh kita

Sapi menjadi komoditas peternakan yang hingga kini masih mempunyai potensi yang cukup besar di Indonesia. Sapi asli Indonesia merupakan sapi hasil dari domestikasi sapi liar Bos javanicus yang kini familiar disebut banteng.

Di tanah air,  sapi berperan penting di bidang pertanian untuk membantu petani membajak sawah.
Ada beberapa suku di Indonesia yang menganggap sapi adalah hewan sakral dan suci, suku suku tersebut  menggunakan sapi dalam beberapa acara penting atau perayaan. Bagi umat muslim sapi biasanya juga dijadikan hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha. Di Madura yang menggunakan sapi sebagai kegiatan budaya "trek-trekan" yang kini dikenal dengan nama Karapan Sapi.

Habitat Sapi Di Indonesia

Habitat asli banteng di Indonesia meliputi Pulau Jawa dan Kalimantan. Di Pulau Sumatera dan Sulawesi juga dijumpai banteng hasil domestikasi namun kemudian hidup liar kembali. Spesies banteng liar asli Indonesia ini kemudian terdomestikasi hingga sekarang dikenal oleh masyarakat dengan nama Sapi Bali sebagai sapi lokal berkualitas unggul. Introduksi banteng hasil domestikasi yang kemudian disebut Sapi Bali telah menyebar ke beberapa pulau di Indonesia seperti Nusa tenggara timur (NTT) dan Nusa tenggara barat (NTB).

Terdapat 3 jenis ras sapi di dunia yaitu Bos taurus, Bos indicus dan Bos sondaicus


1. BOS TAURUS

Bos taurus, yaitu ras sapi yang berasal dari Britania Raya (Inggris) hingga seluruh daratan benua Eropa. Keunggulan sapi ras Bos taurus ini adalah memiliki produksi daging dan susu yang baik di iklim sub tropis. Namun sapi ras ini kurang tahan dengan iklim tropis seperti di negara Indonesia. Oleh karena itu diperlukan persilangan antara sapi sub tropis dengan jenis sapi lokal guna untuk mendapatkan sifat produksi yang tinggi dan tahan dengan iklim tropis.


Berikut ini adalah Contoh bangsa sapi dari Bos taurus :

Sapi Limousin

Sapi Limosin berasal dari Negara Perancis dan dikenal sebagai sapi potong/pedaging dengan nilai jual yang sangat tinggi di pasaran. Hal ini dikarenakan, jenis sapi limousin ini memiliki tingkat pertumbuhan yang cukup baik, dimana pada usia 6-12 bulan saja, Jenis Sapi Limosin ini telah memiliki bobot badan yang besar. Bahkan pada usia dewasanya, jenis sapi limousin ini dapat mencapai bobot 1,1 ton untuk sapi jantan serta 500 kg untuk sapi limousin betina.

Ciri khas lainnya yang dapat dilihat dari sapi jenis ini diantaranya yaitu :

  • Tanduk pada sapi limousin jantan memiliki bentuk melengkung dan dapat mencapai ukuran 1,5 m.
  • warna bulu sapi limousin cokelat tua di sekujur tubuhnya dengan bagian sekitar mata dan kaki berwarna lebih muda. 


Sapi Belgian Blue

Jenis sapi ini berasal dari belgia, belgian blue terkenal dengan struktur badannya yang berotot lebih menonjol daripada jenis sapi lain.
Sapi ini diberi nama blue ( biru ) karena corak dari warna kulit nya yang lebih banyak didominasi oleh warna biru, warna yang familiar ada di sapi ini adalah Belgian White and Blue Pied, Belgian Blue-White, Blue Belgian, Belgian White Blue, Blue.

Berat belgian blue jantan dewasa bisa mencapai 1100 dan 1250kg, tinggi badan 1.45m - 1.50m. Jenis sapi belgian blue juga dapat mencapai bobot 1300kg, sedangkan untuk sapi belgian blue betina dewasa dapat mencapai bobot tubuh 850 untuk 900kg dan dengan tinggi dapat melebihi 1,40 meter.

Sapi Simmental

Sapi Simmental berasal dari wilayah Simme, Swiss. Namun saat ini, sapi simental banyak dikembangbiakkan di berbagai belahan dunia, seperti Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat dan Indonesia. Sapi simmental termasuk dalam golongan sapi potong/pedaging dan perah/penghasil susu, Sapi simental memiliki sifat yang jinak sehingga mudah untuk diternakkan.

Sapi simental memiliki karakteristik yaitu bobot tubuh yang sangat besar, sapi simmental jantan dewasa bobot mencapai 1,4 ton sedangkan untuk sapi simmental betina dewasa mencapai bobot 800 kg. Ciri fisik dari Sapi Simmental yang mudah dikenali yaitu warna bulu kuning kecokelatan dengan bentuk tubuh yang panjang dan padat.


Sapi Charolais

Sapi charolais adalah sapi yang berasal dari perancis dan memiliki tipe dwi guna yaitu sebagai ternak kerja dan pedaging/sapi potong. Sapi charolais didatangkan ke Amerika Serikat terutama di daerah-daerah Lousiana, Florida, dan Texas. Sapi ini terutama digunakan untuk disilangkan dengan jenis sapi lainnya dan terutama dengan Sapi Brahman supaya memiliki sifat unggul cepat tumbuh dan tahan terhadap penyakit.

Bebeberapa Ciri-ciri Sapi charolois:
  • Sapi charolais umumnya memiliki tanduk, tetapi ada pula yang tidak bertanduk.
  • Sapi charolais Umumnya berwarna putih cream dengan pigmentasi kemerahan pada kulit, khususnya disekitar hidung, mata dan perut.
  • Sapi charolais tergolong sapi yang berukuran besar, dengan berat badan dapat mencapai 1200 kg untuk yang jantan dan mencapai 750 kg untuk yang betina.
  • Berat lahir maupun berat sapih tergolong berat, yaitu berat lahir dapat mencapai 45 kg dan berat sapih mencapai 275 kg.
Keunggulan Sapi Charolais:
  • Rata-rata pertambahan berat badan harian (ADG) Sapi charolais dapat dicapai 1,5-1,6 kg.
  • Kecepatan pertumbuhan tinggi
  • Sifat-sifat yang disukai yaitu perdagingan yang sempurna khususnya bagian loin dan paha belakan
  • Sapi charolais mempunyai daya tahan yang baik terhadap panas dan dingin.
  • Memiliki kemampuan mengasuh anak yang bagus
  • Persentase karkas tinggi


Sapi Friesian Holland (FH)

Sapi Friesian Holstein : jenis sapi perah atau jenis sapi penghasil susu dengan kemampuan produksi susu tertinggi dengan kadar lemak lebih rendah dibandingkan bangsa sapi perah lainya.

Asal Usul Sapi Friesian Holland
Sapi perah Friesian Holstein masuk ke negara Indonesia dibawa oleh Hindia Belanda tahun 1891-1893-an dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas sapi perah lokal.

Sapi Perah Friesian Holstein (FH) mempunyai karakteristik yang sangat berbeda dengan jenis sapi lainnya.


Karakteristik atau ciri ciri sapi perah Friesian Holstein yaitu sebagai berikut.

  • Pada sapi Friesian kepala panjang dan sempit dengan tanduk pendek dan menjurus ke depan.
  • Pada dahinya terdapat warna putih berbentuk segitiga.
  • Berat sapi Friesian Holstein jantan 1.000 kg dan sapi betina 650 kg.
  • Mempunyai ambing yang kuat dan besar.
  • Bulu sapi Friesian Holstein berwarna hitam dengan bercak putih.
  • Bulu ujung ekor berwarna putih.
  • Bulu bagian bawah dari carpus berwarna putih atau hitam dari atas turun ke bawah.
  • Pada jenis Sapi Brown Holstein, bulunya berwarna coklat atau warna merah dengan putih.
  • Tenang, jinak sehingga mudah dikuasai.
  • Lambat menjadi dewasa.
  • Sapi Friesian Holstein tidak tahan panas, namun mudah untuk beradaptasi.

Sapi perah Friesian Holstein murni telah ada di Jawa Barat sejak tahun 1900-an, tepatnya di daerah Lembang dan Cisarua. Dari kedua daerah inilah jenis sapi perah/sapi penghasil susu Friesian Holstein kemudian menyebar ke beberapa daerah di Jawa Barat.

2. BOS INDICUS

Bos indicus, yaitu ras sapi yang berasal dari benua Asia dan Afrika. Sapi ras bos indicus juga sering disebut sebagai Sapi Zebu. Sapi dari ras Bos indicus memiliki sifat yang cukup tahan terhadap iklim tropis dan sapi ras ini memiliki tubuh yang sempit. Ciri khas dari sapi ras bos indicus yaitu memiliki punuk (kelasa) dan gelambir.


Contoh bangsa sapi dari Bos indicus adalah :

Sapi Brahman

Sapi Brahman : keturunan dari jenis Sapi Zebu yang berasal dari India. jenis sapi ini kemudian dikembangbiakkan di Amerika sejak tahun 1949 serta ditingkatkan kualitas genetisnya.

Sapi brahman memiliki ciri fisik yang sangat khas berupa punuk pada bagian punggungnya. Bagian telinganya juga sangat unik, dimana memiliki ukuran yang panjang menggantung serta memiliki ujung yang runcing.

Selain itu, sapi brahman memiliki kulit yang longgar sehingga terlihat bergelambir pada bagian bawah tubuhnya, seperti pada bagian leher hingga perut.

Sapi Ongole 

Sapi ongole adalah varietas sapi zebu atau sapi berpunuk, sapi ongole merupakan sapi yang berasal di india tetapi banyak ditemukan juga diindonesia.
Sapi ongole banyak dikawinkan dengan sapi jawa sehingga ada istilah sapi PO ( peranakan ongole ) yang mirip dengan sapi ongole walaupun agak sedikit kecil.
Sapi ongole memiliki ciri ciri diantaranya yaitu : berwarna kulit putih dan keabu-abuan, badan yang agak bergelambir dengan bobot sekitar 450kg, sapi ongole memiliki punuk yang besar , kualitas daging ongole sebenarnya tidak terlalu baik dibandingkan dengan jenis sapi lain tetapi harganya yang terbilang relatif murah membuat sapi Ongole ini laku dipasaran masyarakat indonesia.

Sapi Gir

Sapi gir termasuk kedalam kelas kerbau, berasal dari India bagian barat tepatnya di semenanjung Kathiawar.

Sapi gir memiliki tanduk, berwarna putih dengan bercak-bercak cokelat atau hitam. Salah satu kelebihan sapi jenis ini adalah termasuk sapi yang kuat dan banyak terdapat di daerah Sumatera Utara, selain diambil susunya sapi gir juga dijadikan sebagai hewan pembajak sawah dan pengangkut hasil pertanian.


Sapi Sahiwal

Sapi Sahiwal merupakan sapi perah berasal dari daerah tropis yang produksi susunya paling tinggi, Sapi Sahiwal berasal dari daerah Punyab, distrik Montgomery, Pakistan. Daya adaptasi terhadap iklim panas sangat bagus. Jenis sapi ini tahan hidup di daerah asalnya dan dapat berkembang di daerah-daerah yang curah hujannya tidak begitu tinggi.


Ciri ciri Sapi Sahiwal

Sapi Sahiwal jantan bobot badannya mencapai 500 - 600 kg dan Sapi sahiwal betina bobot badannya mencapai 450 kg.
Sapi Sahiwal mempunyai warna kelabu kemerah-merahan atau kebanyakan sapi sahiwal ini berwarna merah warna sawo atau coklat.


Sapi Africander

Jenis sapi ini berasal dari sapi Hottentot di Afrika Selatan. Sapi Africander digunakan sebagai sapi pekerja dan sapi pedaging/ sapi potong.

Ciri ciri sapi Africander yaitu:
Warna bulunya merah, mukanya panjang, telinga dan gelambir sesuai, kulitnya halus dan mempunyai punuk yang agak kecil, agak membulat.


Sapi Krishna Valley

Sapi Krisna Valley : sapi keturunan Bos Indicus yang berasal dari India dan Pakistan, Jenis sapi ini dikembangkan sebagai sapi pekerja

Ciri ciri sapi Krisna Valley
Mempunyai tanduk pendek, Berat badan 550 kg pada jantan dewasa sedangkan 325 kg pada si betina. warna sapi krisna Valley bervariasi antara putih dan abu-abu.


3. BOS SONDAICUS

Bos sondaicus : Ras sapi yang berasal dari daratan semenanjung malaya dan Indonesia. Sifat dari sapi ras Bos Sondaicus tidak jauh berbeda dari ras Bos indicus.

Salah satu ciri dari sapi ras Bos sondaicus yaitu semua bangsa sapi ras ini memiliki tanduk. Hal ini dikarenakan mayoritas dari sapi ras Bos Sondaicus ini merupakan hasil dari persilangan dari Sapi lokal dan sapi ras Bos indicus.

Contoh sapi ras Bos sondaicus yaitu:


Sapi Bali

Sapi Bali : sapi asli Indonesia yang termasuk hasil domestikasi dari banteng. Sapi Bali mempunyai sistem reproduksi yang tinggi dan jenis sapi ini bisa digunakan sebagai hewan ternak kerja di kebun, ladang, sawah atau tegalan.

Sapi bali mempunyai adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan nan persentase dalam kelahiran mencapai 80% serta sapi indukan (betina) yang mampu melahirkan anak setahun sekali. Jenis sapi ini mempunyai kualitas daging yang sangat baik dengan persentase karkas yaitu: Daging dan tulang dalam, tanpa kaki, kepala, dan jeroan mampu mencapai 60%.

Namun, sapi ini juga memiliki kekurangan diantaranya yaitu: Proses pertumbuhan yang agak lambat, peka terhadap penyakit jembrana, ingusan dan Bali siekte.


Sapi Madura

Sapi Madura juga salah satu sapi Indonesia, sapi jenis ini banyak dijumpai di Madura
Ciri ciri sapi madura yaitu punuk yang berwarna kuning sampai merah bata, terkadang terdapat beberapa warna putih pada bagian ekor, moncong dan pada kaki bawah.

Kelebihan sapi Madura adalah tahan terhadap kondisi pakan yang kurang berkualitas.

Kekurangan Jenis sapi ini yaitu daya pertambahan berat badan yang rendah dalam artian (cukup lama masa penggemukannya).


Sapi Aceh

Sapi aceh : sapi khas dari daerah aceh, jenis sapi ini juga bukan varietas asli dari sapi karena sapi aceh kebanyakan adalah hasil dari persilangan antara bos sundaicus dengan varietas sapi zebu yg memiliki ciri berpunuk dan bergelambir.

Keunggulan Sapi Aceh
Sapi aceh memiliki daya tahan tubuh yang kuat, adaptasi terhadap lingkungan tropis sangat baik, jenis sapi ini bisa tetap hidup terhadap pakan kualitas jelek, kuat terhadap serangan kutu dan parasit dan jenis sapi ini juga memiliki produktivitas baik sehingga mudah untuk diternak / dibudidaya.


Sapi PO (Peranakan Ongole)

Jenis Sapi ini merupakan jenis sapi lokal asli Indonesia atau biasa disebut sapi jawa. Sapi jenis ini adalah hasil dari persilangan antara sapi Ongole dari india dengan sapi jawa. Jenis sapi ini selain sebagai sapi pedaging juga dijadikan sapi pekerja biasanya dipakai untuk membajak sawah, ladang, kebun.

Ciri khas sapi ini berpunuk dan  gelambir besar menggantung tetapi tidak sebesar sapi ongole. Bulu sapi Peranakan Ongole putih keabu-abuan. Berat sapi Peranakan Ongole mulai 200kg sampai 600kg/ekor.


Sapi Grati

Sapi Grati merupakan sapi perah lokal yang berasal dari daerah Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Sapi ini dihasilkan dari persilangan antara sapi Friesian Holstein (di Indonesia disebut Fries Holland) dengan sapi Madura, sapi PO, atau sapi Jawa.

Meskipun perawakannya lebih kecil dari Fries Holland, ternak sapi Grati mampu menghasilkan susu lebih banyak dari sapi asal Belanda tersebut. Karena dihasilkan dari sistem kawin silang, banyak orang menyebut sapi ini dengan sapi Peranakan Friesian Holstein (PFH).

Demikian lah informasi mengenai jenis jenis sapi pedaging atau sapi potong dan jenis jenis sapi penghasil susu atau sapi perah, beserta ciri ciri sapi pedaging dan ciri ciri sapi perah.

Belum ada Komentar untuk "terdapat 3 jenis ras sapi di dunia yaitu Bos taurus, Bos indicus dan Bos sondaicus/ dan ciri ciri sapi tersebut"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel